
Ledakan serta suara senjata yang berbenturan. Saling membunuh dan saling menhancurkan. Teriakan dari akhir kehidupan terus menggema di dalam dan luar Ibukota Daifuzen. Api terus membakar rerumputan bahkan mayat-mayat yang bergelimpangan.
Kaisar Orochi yang mengubah wujudnya menjadi Yamata No Orochi tanpa sadar membakar mayat-mayat yang bergelimpangan. Sembuaran dari delapan kepala ular berhasil membuat pihak Kekaisaran Kai menjaga jarak dengannya. Bahkan Takatsugu yang mengubah wujudnya menjadi Ushi Oni terlihat tidak dalam kondisi terbaiknya.
Entah apa yang membuat setiap serangan Takatsugu tidak kuat. Namun Kaisar Orochi tidak membutuhkan alasan dari Takatsugu. Dia sekarang tertarik untuk menjadikan Takatsugu bergabung dengan pasukannya.
Kaisar Orochi sedikit penasaran karena Organisasi Disaster tidak melakukan pergerakan untuk menguasai Kekaisaran Kai. Ada beberapa perkiraan yang sudah Kaisar Orochi pikirkan selama bertahun-tahun. Namun menurutnya ada sosok orang yang berpengaruh dan kuat yang menjaga Kekaisaran Kai. Tentu itu bukan Hizen, apalagi Satra beserta Sepuluh Tetua Kai yang telah mati tak bersisa.
“Takatsugu, aku ingin bertanya padamu?” Delapan kepala ular itu tersenyum menyeringai. Yamata No Orochi mengentikan serangan membabi buta dan ingin mengetahui keberadaan Kagutsuchi Sura. Jika Takatsugu dan pengikut Kagutsuchi Sura masih hidup. Bukan tidak mungkin, sosok pemimpin Klan Kagutsuchi itu masih hidup di suatu tempat.
Takatsugu yang mengubah wujudnya menjadi Ushi Oni membunuh ratusan prajurit militer Kekaisaran Rakuza sebelum menjawab perkataan Kaisar Orochi. Dia tidak ingin melewatkan kesempatan untuk membunuh ratusan prajurit militer Kekaisaran Rakuza saat Kaisar Orochi menghentikan serangannya.
“Ada apa, Orochi? Sudah kukatakan padamu, aku sama tidak tertarik bergabung dan mewujudkan ambisi gilamu itu!” Untuk mewaspadai serangan mendadak. Takatsugu membentuk pedang besar yang terbuat dari aura.
Salah satu kepala Yamata No Orochi menyemburkan api ke arah langit sebelum kepalanya mendekati Takatsugu yang mengubah wujudnya menjadi Ushi Oni.
“Aku dengar kalian dari Keluarga Kagutsuchi dibunuh habis-habisan oleh orang asing. Apa mereka juga yang menyelamatkan kalian?” Kepala Yamata No Orochi yang begitu dekat dengan wajah Takatsugu yang mengubah wujudnya menjadi Ushi Oni tersenyum menyeringai.
“Tidak. Aku dan Satsuma berhasil melarikan diri. Kami melompat ke sungai. Namun racun di tubuh kami terus menggerogoti daging dan kehidupan kami. Aku sendiri tidak menyangka Chosu masih hidup, dengan wajah yang berbeda. Jika kami bertiga masih hidup, bukan tidak mungkin, Guru Besar Sura dan Tosa masih hidup. Mungkin di suatu tempat di Benua Ezzo ini, mereka berdua masih bersembunyi...” Takatsugu sangat menyadari racun yang ada di dalam tubuhnya. Jika Sura dan Tosa masih hidup, Takatsugu tidak bisa membayangkan bagaimana rasa sakit yang dialami Sura dan Tosa selama bertahun-tahun.
“Racun? Sepertinya kalian dibantai oleh orang yang memiliki kekuatan Air Suci! Aku turut berbelasungkawa. Maka dari itu, Takatsugu! Jika kau bergabung denganku! Kita bisa membuat orang asing yang ingin menginjakkan kaki di Benua Ezzo akan berpikir dua kali! Kita akan membunuh siapa saja yang berani mengusik kekuasaanku!” Delapan kepala Yamata No Orochi tertawa terbahak-bahak. Tak lama salah satu kepalanya menatap Takatsugu dengan sangat tajam.
“Bagaimana?” Tawaran Kaisar Orochi tetap ditolak dengan tegas oleh Takatsugu. Kali ini ayunan pedang besar yang terbuat dari aura itu memotong salah satu kepala Yamata No Orochi.
“Aku tidak akan pernah menjadi bawahanmu, Orochi!” Takatsugu yang mengubah wujudnya menjadi Ushi Oni berteriak. Serangannya yang memotong salah satu kepala Yamata No Orochi memicu kemarahan Kaisar Orochi.
__ADS_1
“Baiklah, kalau begitu aku akan membunuh tiga perempuan yang kau lindungi itu!” Salah satu kepala Yamata No Orochi menyemburkan api ke arah pendekar dari Klan Akatsuki dan Klan Seifu.
Takatsugu yang mengubah wujudnya menjadi Ushi Oni terlihat marah ketika Kaisar Orochi hendak mengincar Ichiba, Hika dan Tika. Tak butuh waktu lama bagi keduanya untuk bertarung dan saling bertukar serangan.
Ledakan terjadi ketika angin padat milik Ushi Oni dan api semburan Yamata No Orochi. Api meluap-luap di udara, dengan cepat padang rumput yang menghijau itu menjadi merah karena api melahapnya.
Kepulan asap hitam menghiasai langit sore bersamaan dengan pertempuran antara Ushi Oni melawan Yamata No Orochi yang tidak berakhir. Kekuatan Takatsugu lebih kuat dari yang diperkirakan Kaisar Orochi.
“Sepertinya kau hanya bertarung menggunakan tekad. Tetapi tekad tidak selamanya akan membuatmu berhasil, Takatsugu!” Salah satu kepala Yamata No Orochi berteriak sebelum menyemburkan api ke arah Takatsugu yang mengubah wujudnya menjadi Ushi Oni.
“Apa kau ada masa lalu kelam? Memang, di kehidupanku juga ada lelucon seperti itu. Saat kita berjuang sekuat tenaga, tetapi akhir dari hasil itu sangat menyakitkan. Tidak ada yang lebih menyakitkan dari semua itu!” Tebasan pedang besar Takatsugu memotong dua kepala Yamata No Orochi.
“Sudah kubilang, Takatsugu! Kau dan aku itu mempunyai banyak kesamaan! Bergabunglah denganku!” Sekarang regenerasi kepala Yamata No Orochi yang terpotong dengan cepat tumbuh kembali. Semburan api dari delapan kepala Yamata No Orochi berhasil ditangkis Takatsugu menggunakan pedangnya yang besar dan dilapisi aura.
Ayunan tebasan pedang Takatsugu yang besar itu menghasilkan hembusan angin yang menghempaskan ratusan prajurit militer Kekaisaran Rakuza yang membantu Kaisar Orochi.
Api yang membakar pepohonan, ditambah dengan angin yang berhembus kencang, membuat kebakaran semakin merambat. Saat ini Takatsugu sadar dengan apa yang dilakukannya. Tetapi tidak ada cara lain, karena api yang berkobar menghasilkan kepulan asap hitam itu dia gunakan sebagai sinyal bantuan.
Sesuai arahan Chosu. Saat ini yang perlu mereka lakukan adalah menahan serangan dari pasukan militer Kekaisaran Rakuza yang berjumlah lebih banyak dari mereka.
Berkat amukan Ushi Oni wujud dari Takatsugu dan Yamata No Orochi wujud dari Kaisar Orochi, membuat Emi dan beberapa pendekar melakukan serangan dari kejauhan ke arah Kaisar Orochi yang mengubah wujudnya menjadi Yamata No Orochi.
Kobaran api disertai angin membuat pusaran api yang besar dan membakar tubuh Yamata No Orochi. Tak lama tujuh kepala Yamata No Orochi menyemburkan api ke arah pendekar Kekaisaran Kai. Namun pendekar dari Klan Mangetsu dapat menahannya dengan baik.
Api dan air bertabrakan di udara. Semburan api yang membentuk mulut ular itu berbenturan dengan pusaran air. Serangan susulan membuat pertarungan untuk membunuh Kaisar Orochi semakin sengit.
__ADS_1
Pendekar dari Kekaisaran Kai memang memiliki kekuatan lebih dari yang diperkirakan Kaisar Orochi. Jika Keluarga Furigiri masih ada atau Klan Kagutsuchi masih ada. Bukan tidak mungkin, Kekaisaran Kai akan menjadi negeri terkuat di Benua Ezzo bahkan Kaisar Orochi tidak akan mendapatkan tahta Kekaisaran Rakuza.
Mengingat hubungan baik antara Klan Kagutsuchi, Keluarga Furigiri dan pewaris sah tahta Kekaisaran Rakuza. Maka Kaisar Orochi tidak akan menguasai beberapa kerajaan dan negeri yang ada di Benua Ezzo seperti sekarang.
Semua berkat Kaisar Genki dan Kaisar Hizen yang mengubah aturan Kekaisaran Kai dengan sumpah dekrit darah. Dua pemimpin yang punya kekuasaan dan tidak punya kekuatan, takut akan kudeta sehingga kedua keturunan Yamata itu membawa malapetaka yang besar bagi Kekaisaran Kai.
Bukan hanya Kekaisaran Kai saja, tetapi Kekaisaran Rakuza beserta Benua Ezzo juga kena imbasnya. Namun berkat mereka, sekarang Kaisar Orochi bisa tersenyum menyeringai penuh kepuasan dengan wujud Yamata No Orochi.
“Keturunan Yamata yang pantas menjadi raja hanya aku!” Salah satu kepala Yamata No Orochi melesat ke bawah dan hendak menerkam tubuh Emi.
“Jurus Es : Mawar Berduri!”
“Jurus Es : Bintang Es Kejora!”
Kilatan cahaya membuat kedua mata kepala Yamata No Orochi yang hendak menerkam tubuh Emi memejam. Tak lama duri-duri dari bunga mawar yang ukurannya besar menusuk kepala Yamata No Orochi.
Duri-duri tersebut tak lain adalah es. Salah satu kepala Yamata No Orochi membeku. Tidak hanya bagian kepala yang terkena duri-duri bunga mawar yang besar itu, melainkan es perlahan merambat ke seluruh tubuh Yamata No Orochi.
“Apa ini bisa berhasil?” Takeda dengan napas yang terengah-rengah menahan ratusan pasukan militer Kekaisaran Rakuza bersama dengan Takamasa.
“Tidak semudah itu. Dia adalah Yamata No Orochi. Kita tidak bisa mengalahkannya semudah ini...” Emi menggigit bibir bawahnya ketika seluruh tubuh Yamata No Orochi terbakar dan mencairkan es yang membekukan tubuhnya.
Semua pendekar dari Kekaisaran Kai yang memiliki tujuan untuk membunuh Kaisar Orochi yang mengubah wujudnya menjadi Yamata No Orochi hanya bisa menggigit bibir bawah mereka dan menggenggam erat senjata mereka. Amukan dari Yamata No Orochi membuat puluhan pendekar dari Klan Akatsuki dan Klan Mangetsu bersembunyi di belakang Takatsugu.
Semburan api beserta hembusan angin dari mulut Yamata No Orochi ditahan Takatsugu yang mengubah wujudnya menjadi Ushi Oni untuk melindungi pendekar dari Klan Akatsuki dan Klan Mangetsu.
__ADS_1
Takatsugu tersenyum menyeringai melihat semua mata yang ada di kepala Yamata No Orochi berwarna merah darah, “Ingin membunuh mereka? Lewati mayatku dulu, Orochi!”