
Selepas berlatih pernapasan semalaman Nagato berniat untuk membaringkan tubuhnya sejenak tetapi diruangan tengah terdengar teriakan seorang perempuan.
"Litha!" gumam Nagato ketika memejamkan matanya dan mendengar jeritan suara perempuan yang terlintas didalam kepalanya pertama kali adalah gadis kecil yang bersamanya yaitu Litha.
Nagato membuka pintu kamarnya dan lari menuju ruangan tengah disana terlihat Kakek Hyogoro mematahkan tangan dua pria yang terlihat berumur tiga puluhan tahun.
"Cepat katakan, kalian ini siapa?!" Kakek Hyogoro menodongkan pedangnya kepada dua laki - laki tersebut.
Ketika kedua orang itu hendak berbicara lidahnya langsung putus, melihat hal itu Rika, Ran, dan Rina menjerit histeris karena melihat pemandangan yang mengerikan. Tak lama warga desa Ninnku berdatangan ke penginapan untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi.
Rina mencoba menjelaskan bahwa ada puluhan penculik yang membawa Rini, gadis itu juga menjelaskan bahwa ketika kedua pria yang telah mati di lantai penginapan berniat berbuat yang tidak senonoh terhadap mereka bertiga tetapi Kakek Hyogoro datang dan langsung menghajar kedua pria tersebut.
Kepala desa menjelaskan kepada Kakek Hyogoro bahwa selama dua minggu terakhir ini banyak kasus penculikan gadis di desa ini, sehingga membuat warga desa resah, dirinya berniat meminta bantuan kepada Klan terdekat tetapi orang yang dia suruh selalu menghilang tanpa jejak.
"Berapa orang yang anda suruh untuk mengantarkan surat dan uang itu!" tanya Kakek Hyogoro kepada kepala desa.
__ADS_1
"Tiga orang ... " jawab kepala desa dengan tangan yang bergemetar.
"Siapa yang anda curigai sebagai dalang penculikan ini?!" Kakek Hyogoro mengerutkan dahinya ketika melihat reaksi kepala desa.
"Orang yang kusuruh pertama kali mengantarkan bantuan yaitu anakku sendiri." Kepala desa pucat wajahnya ketika berkata yang sejujurnya.
Penduduk desa dan pelayan penginapan yang mendengar perkataan kepala desa menjadi geram.
"Tenang ... apa ada sesuatu yang terjadi sebelum anak anda mengirimkan surat itu?!" Kakek Hyogoro mengelus dagunya sambil menyipitkan matanya menatap kepala desa dan dirinya menyuruh penduduk desa untuk tenang karena banyak anak perempuan mereka yang telah diculik sehingga ketika mengetahui dalamg tersebut adalah anak kepala desa, para penduduk desa berniat menghakimi kepala desa yang tidak becua mengurus anakanya.
"Sejak didatangi pria misterius anakku terobsesi untuk menjadi seorang jendral kekaisaran ... " kepala desa menjelaskan bahwa setiap malam anaknya meminta izin untuk pergi menemui pria misterius dan setiap kembali kerumah wajahnya pucat disekujur tubuhnya terlihat otot - otot yang terlihat mengerikan.
Litha menghampiri Nagato, gadis kecil itu sudah mandi dan berdandan namun ketika Nagato menjelaskan situasi yang terjadi pada gadis kecil tersebut, dirinya terkejut mendengar perkataan Nagato.
"Litha, jangan tinggalkan penginapan." Nagato hendak berpesan kepada Litha, tetapi gadis kecil itu menghiraukannya.
__ADS_1
"Aku sudah berlatih dan aku tidak ingin dilindungi terus - menerus!" Litha cemberut mengembungkan pipinya dan memalingkan wajahnya kesamping.
Kakek Hyogoro memegang Chibi dan menyuruh anak kucing manis tersebut mencium bau yang ada di dua pria yang telah terbunuh itu. Selain memiliki kecepatan berlari yang setara dengan harimau buas, kucing manis juga memiliki indera penciuman yang melebihi anjing biasa.
"Litha suruh anak kucing itu mengikuti bau Rini!" Kakek Hyogoro memberikan sobekan baju Rini dan anak kucing manis tersebut kepada Litha.
Litha menuruti perkataan Kakek Hyogoro dan menyuruh Chibi mencium sobekan baju Rini. Sesudah Chibi mengendus, anak kucing manis tersebut turun dari tangan Litha dan lari keluar penginapan.
"Kita ikuti." Kakek Hyogoro mengajak Litha dan Nagato mengikuti Chibi dari belakang.
Nagato menghela napas panjang sambil mengikuti Chibi bersama Litha disampingnya.
Chibi menuntun mereka menuju hutan yang dekat dengan Desa Ninniki, disana terlihat pohon - pohon dan tumbuhan liar yang tumbuh diatas tanah.
Nagato merenung dalam perjalanan menuju tempat perampok, entah mengapa dirinya merasa mengantuk karena tidak tidur semalaman.
__ADS_1
Tanpa mereka sadari, Chibi terus berlari menuntun mereka hingga sampai di kediaman para perampok yang disana terlihat beberapa pondok kecil dan benteng yang terbuat dari kayu yang masih baru.
Menurut Kakek Hyogoro kelompok perampok yang meculik gadis desa adalah kelompok yang masih amatir karena terlihat dari jumlah kekuatan perampok yang dirinya deteksi menggunakan Tenkai.