Kagutsuchi Nagato : The Dawn

Kagutsuchi Nagato : The Dawn
Ch. 28 - Kuina Terluka


__ADS_3

Nagato melihat alun - alun di tengah kota sudah dipenuhi oleh penduduk dari Kota Yasai yang berdesak - desakan dan penduduk kota berharap pertempuran tengah malam ini segera selesai.


Mata Kuina melebar ketika melihat seorang pria yang tak lain dia adalah X 2 mengeluarkan tenaga dalamnya bahkan melepaskan auranya untuk mengaliri seluruh tubuhnya, yang paling membuat dirinya terkejut adalah aura berwarna hitam yang dikeluarkan oleh X 2.


"Pria itu terlihat mencurigakan." batin Kuina sambil menatap tajam X 2 yang berada dipinggiran alun - alun tengah kota.


Serlin juga menyadarinya ketika aura hitam mulai mengelilingi seluruh tubuh X 2, gadis itu merinding ketika merasakan aura jahat yang sedang dikeluarkan pria yang sedang ditatap oleh Kuina.


"Kuina, sejak awal kau sudah menyadarinya?" Serlin mengepalkan tangannya dengan erat.


"Ya ... dia sudah mampu membuka aura ditubuhnya yang paling merepotkan adalah warna aura yang dia punya! Lihat aura warna hitam itu." Kuina menjawab pertanyaan Serlin sambil merapatkan giginya.


Ketika tubuh X 2 membesar bahkan tingginya setinggi enam meter, seluruh orang yang berada di alun - alun tengah Kota Yasai terkejut.


"Sial! Aura ini .... jangan bilang dia mampu menggunakan Tenkai." mata Kuina melebar karena aura milik X 2 yang menjadi manusia buas melebar cukup luas dan benar - benar terasa.


"Tenkai! Merepotkan Kuina ... orang itu bukanlah orang biasa!" Serlin mencoba untuk tetap tenang sambil mengepalkan tangannya lebih erat lagi karena tangannya bergemetar hebat.


Di dunia ini ada beberapa warna aura ketika seseorang tersebut mampu membuka aura didalam tubuhnya, bahkan ada beberapa orang di dunia ini yang mampu membangkitkan seluruh potensi aura yang ada di dalam tubuhnya dan hanya bisa dihitung pakai jari orang yang mampu menggunakan kekuatan tenaga dalamnya dan aura saja untuk melawan para pengguna air suci, pengguna senjata kuno, maupun orang yang terpilih oleh kekuatan arwah suci.

__ADS_1


Bahkan salah satu dari tiga Jendral yang dimiliki oleh pasukan militer yang dibentuk Aliansi Bangsa - Bangsa mampu menandingi pengguna air suci yang sudah membangkitkan kekuatan dari air suci yang dimiliknya.


Senjata Kuno dibagi menjadi beberapa macam tergantung kekuatan yang ada didalam senjata tersebut, contohnya seperti senjata kuno tipe legendaris, senjata kuno tipe pusaka, senjata kuno tipe langka, senjata kuno tipe surgawi dan ada beberapa tipe lagi dari macam - macam senjata kuno yang tersebar diseluruh belahan dunia.


Air Suci juga ada beberapa tipe seperti Air Suci tipe elemen, Air Suci tipe Langka, Air Suci tipe Bencana, dan ada beberapa air suci yang memiliki kekuatan dari kembangan kekuatan ketiga tipe itu.


Air Suci juga tersebar diseluruh dunia dan mempunyai kekuatan yang dirumorkan mampu mengguncang dunia, contoh seperti tipe bencana rata - rata penggunnya memiliki kekuatan manusia yang diluar nalar karena memiliki kekuatan seperti tsunami, gunung berapi, banjir, kemarau, gempa bumi, badai dan lain - lain.


Air suci berada di dalam cawan suci sama seperti arwah suci karena beberapa arwah suci juga ada yang tersegel di dalam cawan suci.


Nagato dan yang lainnya merasakan aura intimidasi yang begitu hebat, membuat mereka sulit untuk bergerak.


Ketika X 2 berteriak seluruh mata yang berada di alun - alun tengah kota menatap X 2 yang berubah menjadi manusia buas dan tersenyum lebar bahkan X 2 tertawa sekeras - kerasnya hingga membuat para penduduk kota lari ketakutan.


"Tolong ... " salah seorang kakek tua renta terjatuh karena tubuhnya tidak bisa bergerak.


"Ibu, aku takut ... " seorang anak kecil menangis dan memeluk tubuh ibunya.


Para penduduk menatap pukulan X 2 yang mengarah ke arah mereka dengan cepat.

__ADS_1


Ketika para penduduk yang berada dijangkauan aura intimidasi X 2 merasa begitu putus asa dan hanya memasrahkan diri mereka tidak menyangka akan diselamatkan seorang gadis yang menahan pukulan X 2 dengan pedang ditangannya.


"Tidak mampu kutebas!" ucap Kuina sambil menahan pukulan tangan X 2 yang besar dan dilapisi aura hitam itu.


Kuina membulatkan tekadnya untuk menggunakan seluruh kekuatannya untuk menghempaskan pukulan X 2 karena gadis itu tergesa - gesa menyelamatkan para penduduk sehingga dia tidak sempat mengolah pernafasan bahkan mengunakan tenaga dalamnya.


"Tidak akan kubiarkan kau berbuat seenaknya!" Kuina menahan pukulan tangan X 2 yang dikelilingi aura hitam dengan pedangnya.


"Dia sudah mampu mempelajari, tidak dia bahkan sudah mampu menggunakan itu? Bahkan dia memiliki aura berwarna hitam ... huh sial! Aku tidak mam- .... !" Kuina menahan pukulan X 2 namun Kuina tidak mampu menahannya lebih lama lagi sehingga dia terpental cukup jauh dan terluka cukup parah sedangkan X 2 mundur beberapa langkah kebelakang dan terjatuh diantara rumah - rumah para penduduk Kota Yasai karena tebasan pedang Kuina.


"Kuina!" teriak Nagato dengan wajah yang emosi dia berlari mengejar Kuina.


"Kuina? ... tidak mungkin dia bereaksi secepat itu, dia terlalu gegabah!" Serlin melangkahkan kakinya dengan cepat.


Litha dan yang lain juga menghampiri Kuina namun ketika mereka sampai dihadapan Kuina, mata mereka melebar melihat luka Kuina yang begitu parah.


Haru menggenggam tangan Kuina dan terduduk, perempuan itu mengeluarkan air matanya.


"Kakak, tidak mungkin ... " ucap Litha lirih sambil menutup mulutnya dengan tangannya.

__ADS_1


"Keparat sialan! Kau harus tau akibatnya jika menyentuh salah satu temanku!" emosi Nagato meledak melihat Kuina yang terkapar di hadapanya, Nagato hampir mengeluarkan pedangnya yang tipis dan memiliki bilah yang cukup unik itu namun tangannya ditahan oleh Iris.


Kuina terluka cukup parah ketika menyelamatkan penduduk kota yang berada di aura intimidasi milik X 2, melihat Kuina terluka, Nagato marah dan hendak menyerang X 2. Pertempuran antara Nagato melawan X 2 akan segera di mulai.


__ADS_2