
Kehidupan rumah tangga memang tidak ada yang semulus pantat bayi, jika ada mungkin orang itu hanya hidup sendiri.😂
Ami yang yang kini pencemburu membuat Nathan semakin cinta, mungkin semua ibu melahirkan akan memiliki rasa yang sama saat pasca melahirkan, lantaran perubahan hormon mood ibu menyusui atau pun karena suatu perubahan dalam tubuhnya setelah melahirkan. Karena pasti tumbuhnya tak seindah sebelum mengandung dan melahirkan. Terkadang banyak wanita yang berpikiran jika tumbuhnya tidak lagi menarik bagi suami, tapi tidak semua pikiran wanita sama halnya dengan apa yang di pikirkan seorang pria. Seorang wanita rela tumbuhnya berubah hanya demi mengandung buah hati mereka, mengalami ngidam dan morning sicknes, belum lagi menghadapi mood swimming yang naik turun. Sungguh menjadi wanita adalah hal yang begitu membahagiakan dan sangat luar biasa jika kita menikmatinya. Melahirkan seorang malaikat kecil, hingga nyawa seorang ibu yang dipertaruhkan. Sungguh mulia bagi seorang ibu, yang memiliki cinta dan kasih sayang sampai mati.
Siang matahari tampak panas diluaran sana, hari weekend Nathan menghabiskan waktu untuk mengurus sang putra, meskipun belum bisa memandikan, setidaknya Nathan sudah bisa mengendong dan menggantikan popok untuk Adam, apalagi bayi tampan itu yang sedikit rewel dan aktif, lain dengan Hawa yang anteng dan tidak rewel seperti Adam.
Bibir Nathan terseyum hingga, memperlihatkan gigi putihnya, saat kejahilan mulai berdatangan diotaknya.
Nathan melepas baju yang Adam pakai, dan menutupi tubuh bagian Adam yang polos dengan selimut putih. Sedangkan Nathan juga melepas kaus yang dia pakai hingga memperlihatkan dada bidang dengan perut keras seperti tanah liat.
Mengarahkan kamera ponsel pada keduanya, Nathan hanya memperlihatkan wajah dan sedikit bahunya, lalu mengambil gambar.
Cekrek
.
Nathan terseyum, "Jagoan Papa memang tidak ada duanya." Ucap Nathan dengan senang, saat melihat hasil jepretannya tadi.
__ADS_1
Ceklek
Ami masuk dengan menggendong putrinya, wanita itu baru saja dari mengambil Hawa yang bermain dengan neneknya.
"By, kenapa Adam tidak pakai baju." Tanya Ami yang berjalan menuju ranjang.
Nathan segera mendudukkan dirinya dan mengambil baju Adam disampingnya, untuk dia pakaikan kembali.
"Tidak apa-apa, hanya ingin mendapatkannya sesuatu." Jawab Nathan terseyum, dan tangan besarnya dengan telaten memakaikan baju Adam kembali.
Ami menaruh Hawa di samping Adam yang masih terlelap, sedangkan gadis mungil itu membuka matanya dengan terang.
"Jagoan Mama masih belum bangun." Ami menciumi pipi putranya dengan gemas, hingga membuat tidur Adam terusik.
"Dia sudah terlalu lama tidur By, nanti malam pasti begadang lagi." Ucap Ami yang masih berusaha membangunkan putranya, agar membuka matanya.
Adam akan tidur lama saat siang hari, dan akan terjaga saat malam hari, dan itu membuat Ami harus menemani sang putra, meskipun diawal Ami sudah terlelap, dan tengah malam dia terbangun bergantian dengan suaminya agar bisa istirahat setelah menjaga Adam.
Sungguh nikmat yang Ami rasakan sebagai ibu yang memiliki bayi kembar di tambah bayi besarnya yang selalu ingin dimanja.
__ADS_1
Tak lama Hawa juga ikut terlelap, saat Nathan menggendong dan menimang princess kecilnya itu.
Menaruh Hawa di atas ranjang disebelah Adam, Nathan menaruh guling kecil untuk pembatas kedua buah hatinya.
"Tidur yang nyenyak sayang, karena Papa juga ingin ditidurkan Mama." Ucap Nathan yang tidak tahu malunya pada kedua anak-anaknya.
Ami yang baru saja keluar dari kamar mandi, sudah melihat kedua buah hatinya terlelap di atas kasur.
"Mereka sudah tidur." tanya Ami dengan senyum.
"Hm, sepertinya mereka memberikan waktu untuk Mama agar bisa menidurkan papa." Nathan memeluk Ami dari samping, dan melabuhkan kecupan dipipi hingga dibahu Ami yang polos. Jika dirumah Ami nyaman untuk memakai daster atau dress tanpa lengan, dengan potongan dada rendah ataupun busui dibagian depan, agar mudah saat menyusui twisn.
"Apa ini belum sembuh." Ucap Nathan parau, ditelinga Ami, hembusan napas panas Nathan membuat dada Ami berdesir.
"Em, belum By. Shh." Ami memejamkan matanya, saat jemari Nathan mengelus intinya dengan lembut. Tumbuhnya langsung bereaksi.
"Kenapa lama sekali." Gumam Nathan sambil menyusuri telinga hingga leher Ami menggunakan lidahnya yang basah. Bagaimana tubuh Ami tidak meremang jika sentuhan Nathan mampu membangkitkan gairahnya.
.
__ADS_1
.
Hanya part yang manis-manis 😂