My Husband Om-Om

My Husband Om-Om
SEASON 2~ Cinta tulus


__ADS_3

Hari ini hari kedua Hawa di rumah sakit, mekipun gadis itu merajuk karena ingin pulang tapi tidak diijinkan.


Bukan dokter yang tidak membolehkan dia pulang, melainkan tiga pria yang begitu posesif padanya. Papa Nathan, dan kakak nya Adam, sekarang bertambah Mario yang begitu posesif padanya saat sakit seperti ini.


Mario selalu menelepon saat dirinya tidak bisa datang, menelpon hanya untuk melihat Hawa makan dan meminum obat, Mario akan melakukan Vidio call, meskipun Mario sedang sibuk tapi pria itu akan memprioritaskan kekasihnya.


Dan sore ini pria itu baru saja pulang dari kantor setelah siang tadi hanya bisa menelpon dengan panggilan Vidio call.


Mario membawakan martabak manis pesanan Hawa, dan satu lagi minuman kekinian yang begitu ramai di beli anak muda.


Ceklek


Mario membuka pintu ruangan Hawa, dan melihat gadis itu sedang duduk diatas ranjang sambil memainkan ponsel.


Mario berjalan masuk dan tersenyum, ketika Hawa menatap kearahnya. Disofa ada Adam yang juga sibuk dengan gadgetnya, mungkin pria muda itu banyak pekerjaan, mengingat Adam yang sudah menggeluti bidang bisnis.


"Om, bawa pesenan ku?" Mata Hawa berbinar saat melihat Mario menunjukkan dua kantung plastik.


"Untuk tuan putri." Mario manaruhnya diatas meja kecil disamping ranjang.


Mario beralih mendekati Hawa, dan mencium pucuk kepala gadis itu.


Adam yang melihat reaksi kedua orang itu hanya memutar kedua bola matanya malas, dirinya lebih baik pergi dari lingkungan orang bucin dari pada harus melihatnya.


"Gue pulang, udah ada Om kamu yang jagain." Ucap Adam yang mendekati Hawa dan Mario.


Hawa mendelik, mendengar ucapan Adam yang seperti meledek panggilanya kepada Mario.

__ADS_1


Sedangkan Mario cuek tanpa mendengar ucapan Adam yang menyindirnya.


"Kenapa matanya melotot? kamu liat hantu?" tanya Adam sambil menoleh kesamping kanan dan kiri.


Hawa mencubit perut Adam yang menggunakannya kaus, sedangkan bawahnya masih menggunakan celana abu-abu.


"Kak ada ngeselin, Udah sana pulang ah." Usir Hawa.


Adam mengusap perutnya yang di cubit." Sakit dek, kamu penganiayaan." Ucap Adam.


Adam ingin membalas perbuatan Hawa dengan mencubit kedua pipi Hawa, tapi belum sampai tangan Adam menyentuh pipi Hawa, tangan Mario sudah lebih dulu menutupi pipi Hawa.


"Apa?" Hawa semakin berani menentang Adam, ketika mendapat perlindungan dari Mario.


Adam mendengus kesal, dan menatap Mario tajam. "Menganggu kesenangan saja." Ucap Adam yang menatap Mario.


"Jangan kamu, semut saja tidak aku biarkan mengingatnya." Ucap Mario membuat Adam mendelik.


"Hati-hati Wa, jika berdua yang ketiga adalah setan."


Setelah melakukan itu Adam memilih pergi dengan cepat, sebelum pawang Hawa ngamuk.


"Ihh, kak Adam nyebelin."Hawa menatap punggung adam yang sudah tak terlihat.


Hawa mengehela napas, dan dia tidak sadar jika wajah Mario begitu dekat padanya.


"Kenapa begitu?" Tanya Mario yang menatap wajah Hawa lekat.

__ADS_1


Hawa yang tersadar jarak mereka begitu dekat mengerjapkan kedua matanya berkali-kali.


"O-om.." Hawa menelan ludah, melihat tatapan Mario yang begitu intens menatap wajahnya.


Bibir merah serta hidung mancung Mario membuat Hawa tidak bosan melihatnya.


"Kamu kenapa?" Tanya Mario lagi yang belum mendapat jawaban.


"Ini, kenapa bisa Semerah ini, dan ini kenapa kayak perosotan." Jemari Hawa menyentuh bibir dan hidung Mario.


Mario menahan napas sejenak merasakan sentuhan yang Hawa berikan, desiran kuat dia rasakan di dada gejolak hatinya semakin berkobar.


Tanpa diminta, Mario mendekatkan wajahnya hingga bibir keduanya menempel sempurna, dan Mario mencium lembut bibir kekasihnya.


"Only mine, you are only mine."


Dan Mario kembali menyesap bibir Hawa atas bawah, kerinduannya larut dalam cumbuan, hingga Hawa tidak sadar mengalungkan tangannya di leher Mario.


Cinta memang indah jika kita tahu bagaimana memperlakukan cinta itu sendiri. Cinta tulus dan sebuah obsesi itu sangat berbeda. Dan disini hanya ada cinta yang tulus tanpa adanya obsesi.


.


.


Kembang kopi sayang kuh..💋💋


.

__ADS_1


.



__ADS_2