
"Kak Mike." Hawa menatap pria yang sedang bersandar di samping mobil sports milik Mike.
"Pagi.." Mike tersenyum dan mendekati Hawa yang sedang berdiri didepan teras rumahnya.
Pagi Hawa yang ingin berangkat ke sekolah dikejutkan dengan kedatangan Mike.
"Ayo aku antar kesekolah." Ucap Mike yang sudah berdiri didepan Hawa.
"Apa kita punya janji?" Ucap Hawa yang bingung, karena biasanya Mike akan datang ketika keduanya sudah berjanjian itu pun yang menyuruh Vania Mama Mike.
Mike terkekeh. "Hey, kau itu tunanganku, apakah harus bikin janji dulu jika ingin bertemu." Ucap Mike dengan menatap wajah cantik Hawa.
Mike mengakui jika Hawa memang cantik, hanya saja Mike tidak suka karena Hawa menjadi primadona sekolah, apalagi sifat Hawa yang ramah dan baik membuat Mike tidak suka apalagi ramah dengan siswa pria.
"Bukan begitu, tapi ini luar biasa bagiku." Jawab Hawa cuek.
Hawa berjalan mendekati mobil Mike, dan Mike masih berdiri mematung.
Jawaban Hawa terkesan cuek, tidak seperti biasanya yang merasa tidak enak.
"Ayo kak, nanti aku terlambat." Ucap Hawa dengan sedikit keras karena Mike tidak segera mendekat.
__ADS_1
Mike pun membuka pintu mobil untuk Hawa, dan gadis itupun masuk dan duduk sikursi penumpang samping kemudi.
Hawa duduk dan memasang sealbead dan Mike baru saja duduk dibalik kemudi.
"Hari ini pulang jam berapa?" Tanya Mike yang sudah menjalankan mobilnya, meninggalkan halaman rumah besar milik Adhitama.
"Jam 2 siang." Jawab Hawa singkat.
Tanganya sibuk dengan benda pintar, gadis itu berselancar di room chat Grub sekolah.
Mike melirik sekilas, pagi ini Hawa memang sedikit berbeda, jika sebelum-sebelumnya Hawa hanya duduk diam kini gadis itu asik dengan ponselnya.
Mike berdehem sebelum bicara. "Sayang, bagaimana kalau weekend kita liburan." Ucap Mike sambil fokus menyetir.
"Kita? maksudnya hanya berdua." Ucap Hawa dengan tidak percaya.
Tidak percaya jika Mike mengajaknya liburan, karena selama ini pria itu selalu sibuk dengan urusannya sendiri.
"Tidak juga, mungkin ada beberapa temanku yang ikut, mereka berpasangan, jadi aku membawamu sebagai pasanganku." Ucap Mike yang membelokkan mobilnya masuk kegerbang sekolah, karena kini mereka sudah sampai disekolah Hawa.
"Terserah kak Mike saja, yang penting minta ijin dulu sama papa." Ucap Hawa sambil melepas sealbead miliknya.
__ADS_1
"Baiklah, nanti aku yang akan minta ijin." Mike mencondongkan tubuhnya. "Lika sebentar."
Tubuh Hawa diam mematung, Mike mencium pipinya.
"Belajar yang sungguh-sungguh." Ucap Mike dengan senyum, tangannya menepuk kepala Hawa pelan.
"Em," Hawa mengaguk saja, dan keluar dari mobil.
Pikiran Hawa tidak tenang, tidak biasanya Mike berbuat manis dengannya, karena biasanya Mike sangat ketus dan suka marah-marah.
Dikantor Adhitama seorang pria sedang berdiri dimeja sekertaris bernama Sinta.
"Tuan Anda ingin bertemu siapa?" Tanya Sinta yang menatap pria tinggi dengan wajah yang menurut wanita sangat tampan.
"Saya ingin bertemu tuan Adhitama? apakah ada?"
"Beliau ada, silahkan masuk." Sinta berjalan menuju pintu ruangan direktur, wanita yang sudah kepala empat itu menyuruh pria itu masuk setelah mendapat ijin dari atasannya didalam.
"Selamat siang Tuan." Pria itu sedikit membungkuk untuk memberikan hormat rasa sopan.
Nathan yang masih berkutat dengan pekerjaannya mendongak, dan sedikit terkejut dengan kedatangan pria itu.
__ADS_1
"Kamu.!"