My Husband Om-Om

My Husband Om-Om
Extra part~Kepala yayasan.


__ADS_3

Dibawah teriknya matahari dua orang yang berbeda jenis kelamin itu sekali mengelap keringat dan mengomel tidak jelas. Saling menyalakan.


Niko melirik Rena, "Kalian sebenarnya cocok kenapa tidak jadian, tapi malah mengagumi milik orang lain." Ledek Niko yang baru saja datang melihat Rena dan Dion saling beradu argument saling menyalahkan.


Rena tersenyum menyeringai, sedangkan Dion hanya diam dengan tatapan datarnya.


"Tuh kan, dengerin Ion. Banyak orang yang bilang kita cocok." Rena berbinar mendapati dipuji cocok dengan pria yang dia sukai.


"Cih, cocok lu jadi pembokat gue." ketus Dion lalu merampas kertas yang berada ditangan Niko.


"Skorsing untuk kalian berdua, karena Nathan Adhitama adalah ketua yayasan dikampus ini." Terang Niko membuat Dion dan Rena membelalakkan kedua matanya.


"Ba-bagaimana bisa?"


Niko hanya menatap santai, sambil memasukkan kedua tangannya disaku celana.


"Apa yang tidak mungkin dari seorang Nathan, apalagi menyangkut istrinya. Gue harap kalian tidak lagi macam-macam dengan adik gue, kalau tidak Tamat riwayat kalian." Perkataan Niko membuat Rena dan Dion menciut. Mereka tidak menyangka kejadian kecil yang baru saja terjadi sudah membuat mereka terkena masalah besar.


"What? Satu bulan!" pekik Rena setelah membaca surat dari rektor miliknya.


"Ya, karena itu permintaan ipar gue." Niko terseyum penuh bahagia, dia senang melihat dua orang yang sombong dan angkuh tidak berkutik saat ada yang melawan mereka.


"Ingat jangan mencari masalah dengan yang namanya A_Y_A_N_A!" tekan Niko dan berlalu pergi.


Siapa yang akan berani jika satu kampus sudah tahu siapa Ayana Malika Ifana yang baru saja memasuki kampus bergengsi dan berpredikat tinggi.


Sejak satu jam yang lalu, nama Ami sebagai istri dari pengusahaan nomor satu di Asia itu sudah menyebar, Bahkan semut yang lewat saja mereka juga mendengarnya.


.


.

__ADS_1


Hampir seharian menemani istrinya, atau lebih tepatnya Nathan menunggu Ami untuk menyelesaikan mapel hari ini, hari pertama kuliah pasti membuat wanita itu sibuk dan mungkin juga stress.


Nathan dulu sempat merasakan hal yang sama dengan Ami, bedanya Nathan yang diam tidak ada yang berani mendekati. Lain dengan istrinya yang memang hambel, jadi banyak orang yang mendekatinya.


Brak


Nathan menoleh dan tersenyum, ketika melihat istrinya yang duduk di kursi penumpang sebelahnya dengan napas tersengal.


"Kamu kenapa sayang? seperti dikejar anjing." Ucap Nathan yang melihat Istrinya ngos-ngosan.


"By.." Ami yang sejak tadi menutupi dadanya menggunakan tas yang dia bawa, kini wanita itu menarik tangannya agar Nathan bisa melihat apa yang terjadi.


Glek


Nathan menatap intens dengan menelan ludahnya kasar, tatapan matanya tak berkedip.


"By... jangan dilihatin seperti itu." Ami memberengut, dan kembali menutupi dadanya yang sedikit lebih wow itu dengan tasnya kembali.


"Shhh, by sakit." Wajah Ami memerah menahan ngilu dan sakit dikedua buah dadanya yang keras.


"Sakit sayang." Ucap Nathan yang sedikit menekan buah dada Ami yang keras itu. "Kenapa keras sekali." Gumam Nathan yang tidak lagi Merasakan kenyal.


"Ini karena tadi aku lupa untuk mengeluarkannya By." Ami meringis, tangannya sedikit mengundurkan kursi duduknya.


"Ck, terus bagaimana. lihat baju kamu semakin basah." Nathan yang melihat wajah istrinya tidak nyaman merasa khawatir.


"Kita pulang saja By, engh." Ami memejamkan mata saat tangan Nathan perlahan membuka kancing kemeja bajunya.


"By, mau apa?" Tanya Ami yang terkejut, saat Nathan membuka kancing kemejanya.


"Duduk tegak dulu sayang." Ucap Nathan memebantu Ami untuk duduk.

__ADS_1


"Untuk apa?" Meskipun bingung Ami tetap menurut.


Clik


Ahhh


Nathan berhasil melepas pengait penutup kelembutan Ami, sehingga membuat gunung kembar itu terbebas.


"Lebih baik?" Tanya Nathan sambil mengusap benda kesayangannya dengan lembut.


"Em, lebih baik, tapi rasanya berat sekali By." Ucap Ami dengan lirih.


Karena mengasihani dan dalam waktu beberapa jam tidak memproduksi untuk dibuang, maka produksi asi semakin meningkatnya, apalagi Ami yang rajin minum vitamin agar kebutuhan twins terpenuhi.


"Kita keaparteman."


Bukanya diajak pulang, malah mlipir..😩


Nathan membiarkan penampilan Istrinya berantakan karena ulahnya, bagian depan Ami Nathan tutupi menggunakan Hoodie yang selalu ada dimobilnya, meskipun kaca mobilnya hitam, tapi Nathan tidak rela melihat istrinya setengah telanjang didalam mobil.


.


.


Busui pasti pernah mengalami hal serupa 😩.


Jangan lupa mampir, kerumah ANDO DAN OLIVE.. "LOVE IS BACK"🥰


.


Ada yang ingat dengan mereka

__ADS_1



__ADS_2