My Husband Om-Om

My Husband Om-Om
Extra part~Selimut bersayap


__ADS_3

Nathan terseyum saat melihat kalender meja yang dia lingkari, entah apa maksud pria beranak dua itu, hanya melihat kalender saja sudah membuatnya tersenyum bahagia.


Nathan masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri, pria itu bersenandung kecil dengan bahagia.


Ami baru saja masuk kedalam kamar setelah menaruh stok ASI di lemari pendingin khusus. Wanita itu mendekati box bayi dan melihat kedua buah hatinya sudah terlelap sejak tiga puluh menit yang lalu. Jam menunjukan pukul sembilan, Nathan memang telat pulang, bertemu klien dan banyak pekerjaan yang harus dia selesaikan dengan asistennya.


Dan pukul delapan lewat Nathan baru sampai dirumah orang tuanya.


Ami duduk di depan meja rias sambil memakai rangkaian skincare untuk kulit wajahnya. Tapi saat melihat kalender disebelahnya membuat matanya memicing.


"Kenapa angka di kalender jadi dilingkar begini." Tangannya meraih kalender meja yang menurutnya aneh, selama ini dirinya tidak terlalu memperhatikan tapi sekarang dirinya baru tahu.


"Eh, kok dari bulan kemarin," Bingung dan juga tidak mengerti Ami kembali menaruh kalender itu.


Ceklek


Nathan keluar dari dalam kamar mandi dengan tubuh yang setengah telanjang, handuk kecil yang dipengang mengusak rambutnya yang basah.


"Byy.." Ami berdiri dan mendekati Nathan, seperti biasa Ami membantu mengeringkan rambut basah suaminya.


Nathan full senyum, kedua tangan pria itu langsung melingkar dipinggang Ami.

__ADS_1


"Kenapa senyum kamu bikin aku merinding By." Ucap Ami yang merasa bulu halusnya meremang melihat senyum Nathan yang aneh.


Nathan masih terseyum menatap lekat wajah Ami dengan jarak dekat. "Senyum tampan yang bikin Mama meleleh." Jawaban Nathan membuat Ami mendelik.


"Bukan meleleh By, tapi misteri." ketus Ami yang sudah merasa tidak nyaman, saat tangan besar Nathan mulai nakal di tubuhnya.


"Em, ternyata sudah tidak pakai selimut." Gumam Nathan dengan tangan yang meraba bagian bawah Ami.


Ami yang hanya menggunakan dress pendek membuat tangan Nathan mudah menyentuh bagian kewanitaan Ami yang dilapis segitiga muara tanpa selimut. You know lah selimut..


"Em, selimut apa By,?" tanya Ami yang berpengangan pada bahu Nathan. Sudah lama tidak merasakan sentuhan membuat Ami merasakan sensasi yang luar biasa.


"Selimut bersayap, sudah tidak pakaikan?" Tanya Nathan dengan tersenyum menyeringai, menatap wajah Ami yang sedang menggigit bibir bawahnya saat ibu jari Nathan menekan bagian sensitifnya hingga Ami sampai menahan desahannya.


Tangan besar Nathan mengusap lembut kulit paha Ami yang terbuka, hingga membuat Ami meremang dengan gelora yang bergejolak.


Nathan melepas pangutan Ami yang begitu bernapesu, menatap wajah sayu sang istri, tanpa menghentikan gerakan tangannya yang semakin naik menyentuh buah dada Ami yang begitu padat dan besar.


"Ahh, By." Ami memejamkan mata, merasakan hangatnya tangan Nathan menjalar ke seluruh tubuhnya.


Hap

__ADS_1


Nathan mengendong Ami ala koala, hingga kedua kaki Ami melingkar erat dipinggang Nathan yang kokoh.


Nathan melumatt dan menyesap bibir Ami dengan lembut namun menuntut, memperdalam ciuman mereka saat Ami mengalungkan kedua tangannya di leher Nathan.


Berjalan menuju sofa yang tidak jauh dari ranjang, agar tidak membuat buah hati mereka terganggunya, Nathan mendudukkan tubuhnya di sofa dengan Ami yang duduk diatas pengakuannya.


Hah


Napas Ami memburu dengan dada naik turun, bagian bawahnya sudah merasakan singkong premium suaminya mengeras.


"Boleh aku buka puasa." Tanya Nathan dengan tatapan sayu, pancaran kedua matanya penuh kabut gairah dengan napas yang menderu.


"Eum, menginginkannya By." Ucap Ami tanpa malu, saat gelora dalam tubuhnya sudah membumbung tinggi. Ingin menuntaskannya hasrat yang selama hampir dua bulan dia pendam saat sang suami membuatnya bergairah.


"With pleasure dear."


Nathan melancarkan aksinya hingga terdengar suara lenguhan dan desahann keduanya saat penyatuan pertama setelah lama berpuasa.


"Ahhhhh..."


.

__ADS_1


Horeee buka puasa 🤣


__ADS_2