My Husband Om-Om

My Husband Om-Om
SEASON 2~ Hawa yang juga tahu


__ADS_3

Nathan menuruni tangga dan melihat Hawa sedang bicara pada Mike.


"Untuk apa kau datang kemari..!!" Nathan menatap Mike tajam. "Masih punya nyali kau mendatangai putriku!" Geram Nathan dengan sorot mata yang tajam.


Mike menelan ludah kasar, tubuhnya tiba-tiba terasa kaku membuatnya tak berkutik.


"O-Om." Mike tergagap melihat Nathan berjalan mendekati mereka.


Melihat tatapan tajam dengan wajah datar dan dingin membuat Mike seperti melihat mafia yang sangat menyeramkan, sungguh dirinya menjadi ngeri sendiri.


"Papa." Hawa yang melihat wajah dingin Nathan menjadi bingung.


Srett


Nathan menarik tangan Hawa untuk menyingkir dari samping pria brengsekk didepanya ini.


"O-Om saya bisa_"


"Bisa jelaskan jika semua itu tidak benar, dan sebuah kecelakaan yang tidak sengaja karena kalian sama-sama tidak sadar." Potong Nathan dengan raut wajah yang sama, bibir Nathan tersenyum sinis. "Basi." Dengus Nathan.


Mike merasa tertohok dengan ucapan Nathan, dirinya benar-benar tidak bisa berkutik, untuk menjelaskan dan membela dirinya saja tidak ada celah.


"Maksud papa apa?" Tanya Hawa yang tidak mengerti dengan ucapan papanya.

__ADS_1


Nathan menatap putrinya dengan senyum. "Ada kecoak yang buang kencing ke goa rawa." Ucap Nathan tidak jelas.


Hawa semakin bingung dengan ucapan papanya. "Kecoak apa Pah namanya?" Ucapan polos Hawa membuat Nathan mengehela napas, bagaimanapun juga putrinya masih dibawah umur, tidak sepantasnya dirinya berkata yang tidak senonoh.


Mike menjadi diam seperti patung, perkataan yang tadinya sudah dia susun dengan rapi untuk minta maaf dan memperbaikinya perjodohan mereka, hilang begitu saja saat melihat reaksi Nathan yang begitu menyeramkan.


"Nak kau perlu tahu jika_"


"Om, saya minta maaf." Potong Mike yang belum rela jika tunanganya mengetahui yang sebenarnya.


Tapi Mike lupa, jika orang tua tidak akan menjerumuskan anaknya kepada penderitaan.


"Diamlah, kau tidak aku ijinkan bicara." Tegas Nathan semakin menatap tajam Mike.


Mike tidak bisa berkata lagi, sudah pasti dirinya akan berakhir disini.


"Perjodohanmu dibatalkan, karena dia bukan pria baik seperti yang papa kira." Ucap Nathan pada putrinya.


Sebagai seorang ayah, Nathan tidak akan melepaskan putrinya pada pria yang sudah jelas-jelas melakukan hal yang tidak bisa ditolerir, apalagi sampai bercinta dengan wanita lain, Nathan tidak akan membiarkan pria itu mendapatkan putrinya.


"Maksud papa, papa tahu kalau kak mike_" Hawa menjeda ucapanya, dia tidak ingin berasumsi jika ucapan papanya mengarah pada apa yang pernah dia pikirkan selama ini.


"Lihat apa Hawa?" Tanya Nathan yang malah penasaran dengan ucapan putrinya.

__ADS_1


"Lika."


Mike menatap Hawa dengan wajah sendu, penyesalan terlihat jelas dimata pria itu, tapi apa boleh buat jika papanya saja sudah membatalkan perjodohan ini, dan dalam hati Hawa itu juga yang dia inginkan. Meskipun begitu Hawa tidak akan bicara lebih dulu, dan sekarang papanya sudah mengetahui sesuatu yang membuat perjodohannya batal.


"Sepertinya kak Mike memiliki hubungan dengan kak Livia, jadi_"


"Lika itu tidak benar." Mike menyangkal karena memang itu kenyataan, tapi hubungan yang Hawa maksud bukanlah hubungan kekasih.


"Kak aku tahu, saat aku melihat kak Mike keluar dari kamar kak Livia pagi-pagi sekali, pasti diantara kalian terjadi sesuatu." Ucap Hawa menatap Mike sendu.


Mike menggelengkan kepalanya, dia tidak ingin kehilangan Hawa.


"Kak Livia mencintai kak Mike, aku bisa melihatnya. Dan aku tidak ingin egois karena berada disamping kak Mike, membuat kak Livia seperti memusuhiku, apalagi yang terjadi dengan kalian berdua sudah membuktikan jika kalian memang mungkin sudah ditakdirkan, hanya saja dengan cara yang tidak terduga. Jadi aku mohon." Hawa menjeda ucapanya untuk menggenggam tangan Mike. "Bertanggung jawab lah kak, sebelum kamu menyesal nantinya." Ucap Hawa dengan tersenyum tulus.


Nathan begitu terharu sekaligus takjub dengan putrinya, dia pikir princess kecilnya tidak bisa bersikap bijak dan dewasa seperti ini. Mengingat Hawa yang tumbuh dengan penuh kasih sayang dan materi yang cukup, tapi itu tidak membuat putrinya bersikap egois.


Sungguh Nathan merasa jika diri Istrinya menjelma didalam tubuh Hawa.


"Titisan Kelapa dan kedelai pilihan berpadu menjadi satu, sungguh papa bangga padamu sayang." Gumam Nathan mengingat Istrinya saat remaja dulu.


.


.

__ADS_1


NB_Natadecoco+Malika\= Kelapa-kedelai pilihan yang dirawat sepenuh hati menjadi hitam pilihan......???? selanjutnya pikir sendiri 🤧


Ayoook gassss kirim author sajen agar part dibawahnya lanjut🤣🤣🤣


__ADS_2