My Husband Om-Om

My Husband Om-Om
Gara-gara lagi Paijo


__ADS_3

Nathan melirik Ami yang baru saja keluar dari kamar, gadis itu menatap Nathan seperti umpan yang akan diterkamnya hidup-hidup.


Nathan hanya duduk sambil minum kopi, santai tidak merasa bersalah sudah membuat ponsel Ami rusak dengan berendam di akuarium, bahkan membuat gadis itu menangis dan mengumpati dirinya.


"Makanlah, tidak usah melihatku seperti itu." Nathan bicara tanpa melihat wajah Ami yang menatapnya sinis.


Pagi Ami sudah di buat kesal oleh Nathan, pria itu membangunkannya hanya untuk membuat sarapan, dia beralasan jika bik Asih tidak datang pagi ini, dan Ami harus membuatkannya sarapan. Jangan lupakan Nathan yang menggedor-gedor pintu kamarnya membuat Ami yang ingin bangkong tidak jadi dan berubah menjadi emosi.


Ami menarik kursi diseberang Nathan duduk, gadis itu mengambil potongan sandwich yang tadi dia buat untuk Nathan dan dirinya.


Diam tanpa suara, hanya bibir keduanya yang mengunyah makanan masing-masing. "Datanglah kesekolah selesaikan pembayaran yang kamu belum lunasi." Nathan memberikan Ami amplop dan satu kartu debit untuk Ami. "Gunakan kartu itu untuk keperluan mu, mulai sekarang kamu tidak perlu bekerja lagi." Nathan menatap wajah Ami yang tidak ada reaksi. "Saya tidak mau di samakan dengan Paijo yang tidak bisa merawat Istrinya." Ucap Nathan seketika membuat Ami tersedak.


Uhuk...uhuk..


Ami segera meraih gelas air putih di depannya, sedangkan Nathan hanya mengulum senyum. Gadis itu sangat unik dan menggemaskan.


"Satu lagi," Nathan mengeluarkan sebuah kotak, dan Ami pun tahu apa isinya. "Tidak perlu menerima barang pemberian orang lain yang tidak memiliki hubungan denganmu."


Ami menelan ludahnya kasar, bagaimana Nathan bisa tahu jika dia dikasih ponsel oleh Zian.


Nathan beranjak dari duduknya, dirasa sudah cukup bicara dengan Ami. Nathan akan berangkat ke kantor.

__ADS_1


"Password nya tanggal lahir kamu." Ucap Nathan lagi sebelum benar-benar keluar dari apartemen dan menutup pintu.


Ami diam mematung menatap kartu yang Nathan kasih, apalagi ponsel dengan tipe kamera tiga Boba yang harganya sangat wow untuk Ami.


"Ini.." Ingin rasanya Ami menjerit namun jeritan hatinya lebih mendominasi.


"Jangan sampai setelah ini tuh si Om minta imbalan." Ucap Ami memikirkan hal yang tidak-tidak, membuatnya takut sendiri. Dirinya takut jika semua yang Nathan kasih harus ada imbalanya.


.


.


Nathan terus tersenyum di dalam mobil, mengingat wajah polos Ami ketika dirinya memberikannya apa yang seharusnya menjadi hak Ami.


"kalau saja kamu sudah bukan siswi SMA, mungkin aku tidak akan membuat perjanjian konyol seperti itu." Ucap Nathan yang merasa mulai tidak bisa mengontrol dirinya, jika terus lama-lama dekat dengan Ami.


.


.


"Maaf apa pak Nathan nya ada?" Tanya Maudy yang berkunjung di kantor Nathan, mantan calon tunangannya yang tidak jadi.

__ADS_1


"Pak Nathan belum datang mbak, mungkin sebentar lagi. Ucap sekertaris Nathan.


"Baiklah kalau begitu biar saya yang menunggu." Jawab Maudy, yang dipersilahkan masuk diruangan Nathan.


Maudy melihat kesekeliling ruangan dengan gaya Eropa modern, membuatnya menyunggingkan senyum.


"Aku akan buat kamu kembali bersamaku." Maudy tersenyum ketika melihat foto Nathan di atas meja kerja, "Kamu begitu tampan dan sempurna dan aku adalah wanita yang pantas untuk bersanding denganmu."


.


.


Hola-hola gaess...πŸ˜‚ Jagan lupa mampir juga ke karya author lainya yakk..😎


πŸ‘‰Pembantuku Canduku (Allanaro Putra Adhitama dan Indira Cahaya putri) πŸ₯°


πŸ‘‰ Pembantuku Canduku2 (Bimo Bagaskara & Alena Adhisti) Squel dari Pembantuku Canduku πŸ₯°


πŸ‘‰ Pebinor Nakal (Riko Herlambang & Renita Renjana) Squel dari Pembantuku Canduku πŸ₯°


πŸ‘‰ My Husband Om-Om (Aldrick Nathan Adhitama & Ayana Malika Ifana ) Squel dari Pembantuku Canduku πŸ₯°πŸ₯°

__ADS_1


JADI SEMUA NOVEL OTOR MASIH BERKAITAN DENGAN KERABAT DAN KELAURGA BESAR ADHITAMA 🀣


CUSSS jangan lupa kasih dukungan author para reader tersayanggggg😘😘😘😘 Lope....Lope....😍😍😍😍


__ADS_2