SELEBRITI BUKAN ARTIS

SELEBRITI BUKAN ARTIS
SIAPA AYAHNYA?


__ADS_3

Keberangkatan untuk menemui Blackat dibatalkan, Aira dan Lea tidak ingin melanjutkan karena pergi sudah menjadi pilihan Black. Mereka ingin menghargai keputusan Blackat.


"Ada apa tiba-tiba di cancel? aku sudah memesan tiket." Dean menatap tajam Juan yang juga tidak bisa banyak debat.


"Dean, sebaiknya memang kita tunda. Ada masalah di masa lalu soal orang tua kita dengan Kak Blackat." Juan mendengar pembicaraan kedua orangtuanya meksipun tidak tahu pasti benar tidaknya.


"Masalah apa?" Dean menatap serius.


Kepala Juan menggeleng, melihat kedua orangtuanya yang bergegas pergi ke rumah Altha padahal seharusnya pergi ke kantor.


Tatapan mata Juan dan Dean sama tajamnya, memutuskan untuk mengikuti karena ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi di masa lalu Blackat.


"Ada apa Aliya? kenapa ingin bertemu sepagi ini?" Dimas masuk ke ruangan Altha yang sudah ada suami istri.


Anggun duduk di samping Aliya, menatap wajah yang sangat serius. Al menyerahkan foto kepada Anggun dan Dimas.


Kening Dimas berkerut, menyingkirkan foto tidak ingin istrinya melihat foto lama yang tidak mengenakkan.


"Kenapa diungkit lagi? ini sudah terjadi dua puluh tahun yang lalu bahkan sebelum aku menikahi Anggun." Dimas langsung berdiri ingin melangkah pulang.


"Ada apa dengan Shena, Al? dia menghilang dua puluh lima tahun yang lalu, kenapa tiba-tiba kamu menunjukkan ini?" Anggun bicara sangat tenang karena sangat paham pemikiran Aliya yang sebenarnya ingin menunjukkan kebenaran.


Meskipun Anggun tidak mengerti apa yang ada di pikiran Al sehingga mengungkit masa lalu.


"Sudahlah Anggun, abaikan saja. Aku tidak ingin membahas masa lalu lagi," ucap Dimas merasa akan menyakiti istrinya.


"Duduk saja dulu Kak, kita coba dengarkan penjelasan Aliya darimana dia mendapatkan foto Shena." Alt menatap Dimas yang akhirnya menurut.


Perasaan Aliya sedih, mulutnya berat sekali untuk bicara karena baik Aliya maupun Anggun mengenal Shena. Polisi wanita paling menyebalkan karena selalu mengikuti Dimas dan berlaga dia yang paling hebat.

__ADS_1


Anggun selalu merasa terganggu jika bertemu dengan Shena, namun tidak pernah mengusiknya yang selalu semena-mena.


"Dia yang menjadi penyebab gagalnya misi pengeledahan markas komplotan barang antik." Al menatap foto Shena.


"Ada apa Aliya? dari mana kamu mendapatkan foto ini?" Anggun mengenggam tangan Aliya lembut.


Al merasa penasaran dengan masa lalu Blackat, dia menemui Ayah angkat Blackat di penjara menanyakan identitas asli Black.


Jika dia bukan saudara kandung Lea berarti dia memiliki keluarga lain. Awalnya Al tidak berhasil membuka mulut Ayah angkat Black, tapi dengan penawaran besar dia buka mulut.


"Black bukan ditemukan atau di ambil dari panti, dia Putra seorang polisi yang tidak menginginkan anak." Siapapun yang mengambil Black dan membuatnya tidak mengetahui identitas asli maka akan mendapatkan uang.


Sikap serakah berwajah berpura tulus membuat Black diangkat menjadi anak, seumur hidup Black hanya tahu jika dia tidak memiliki orang tua lagi.


"Black lahir dua puluh lima tahun yang lalu, dan polisi yang membuangnya itu Shena," jelas Aliya panjang lebar karena berhasil menemukan orang yang membuang Blackat.


"Jadi dia anaknya Shena, atau kamu ingin mengatakan jika dia kemungkinan besar anaknya ... dia dan ... kemungkinan saudara kandung?" Anggun menatap Aliya tajam karena mereka tahu jika Shena mencintai Altha, namun ada Citra diantaranya sehingga mengalihkan perhatian kepada Dimas


Tanpa bisa dikendalikan, terjadi hubungan satu malam antar salah satu anggota, sejak hari itu Shena dikeluarkan secara tidak terhormat karena menjebak rekan kerja sendiri.


"Kita pikiran positifnya saja, kemungkinan Shena sudah menikah." Altha mengambil rekaman pembicara Aliya bersama ayah angkat Black.


"Shena menikah belasan tahun yang lalu, berarti jika benar Black anaknya sudah pasti usianya belum dua lima. Lalu siapa ayahnya?" Al menatap Dimas dan Altha yang saling pandang.


Mereka bisa menemukan jawabannya jika menemukan keberadaan Shena, dia kunci jawaban siapa Black sebenarnya.


"Aira, Dean, Juan dan Lea ingin pergi menjemput Black hari ini, tapi ucapan Altha membuat luka di hati Ai dan Lea. Tetapi lebih baik membiarkan Black sementara waktu. Al akan mencari tahu keberadaan Shena." Al menatap Anggun yang menyetujui ucapan Aliya.


Mereka berdua akan menemui Shena, Aliya juga mendengar kabar dari Diana jika Blackat menjalani operasi lebih dari lima kali.

__ADS_1


Dia bertuah nyawa, mencoba bertahan untuk hidup, namun akhirnya kehilangan adik dan wanita yang dicintainya. Hidup Black penuh luka dan rasa sakit.


Bukan hanya kehilangan keluarga, Black juga kehilangan jutaan penggemarnya karena harus mati dari dunia yang membesarkan namanya.


"Aku tahu kalian berharap Ai dan Dean menikah, Aliya juga menginginkannya. Tetapi jika boleh sebagai orang tua biarkan anak-anak memilih bahagianya. Apa kurangnya Black, dia berhak menjadi bagian keluarga kita meskipun dia berada ditempat yang berbeda." Ai juga mengkhawatirkan pekerjaan Black dan Aira, tapi jika membuat anaknya bahagia tidak ada alasan Aliya menghalangi.


"Aku tahu jika Aira tidak mencintai Dean, dan Dean juga tahu jika cintanya tidak terbalas. Keputusan Dean untuk membatalkan sudah menjadi pilihan terbaik. Aku menyetujuinya." Anggun tersenyum meminta Altha maupun Dimas tidak memaksa kehendak hanya karena hubungan mereka.


Tidak ada jawaban dari Allah maupun Dimas yang masih melamun memikirkan siapa Blackat sebenarnya. Jika memang dia anak kandung Shena sudah pasti hancurnya hidup Black memang karena kesalahan mereka di masa lalu.


Seharusnya Altha menyetujui keinginan anggota lain tidak melibatkan wanita dalam misi karena bisa saja terjadi hal yang tidak diinginkan.


Dimas juga sudah memperingati Altha soal perasaan Shena. Tetapi Alt terlalu yakin jika cintanya kepada Citra tidak akan tergantikan.


"Di mana Shena sekarang, kenapa dia membuangnya?" Dimas memijit pelipisnya merasakan khawatir jika memang benar dugaan Aliya, Black ada sangkut pautnya dengan mereka.


"Kak Dimas, apa ingin melakukan sesuatu untuk membuktikan soal Blackat?"


"Tidak tahu, otakku tidak bisa berpikir ini seperti mustahil namun nyata." Dimas tidak ingin munculnya Shena membuat keadaan kacau.


Dari balik pintu, Dean dan Juan mendengarkan pembicaraan, keduanya saling tatap langsung mundur untuk bersembunyi.


Status siapa ayah dan ibu kandung Black menjadi tanda tanya besar, dean khawatir alasan Black pergi karena tidaak ingin menyakiti keluarga mereka.


"Kak Black siapa kita?" Juan menatap Dean yang menggelengkan kepalanya.


"Aku harus menemukan wanita yang bernama Shena, mungkin dia alasan sebenarnya kak Black tidak ingin kita tahu keberadaannya." Dean meminta bantuan Juan untuk menyelidiki soal Shena, pasti Papi Alt masih menyimpan identitas anggotanya dari tiga puluh tahun yang lalu.


Kepala Juan mengangguk, dia akan masuk ke ruangan Papinya untuk menemukan Shena juga alasan dia dikeluarkan secara tidak terhormat setelah merugikan anggota lain.

__ADS_1


***


follow Ig Vhiaazaira


__ADS_2