SELEBRITI BUKAN ARTIS

SELEBRITI BUKAN ARTIS
BERCERITA


__ADS_3

Di dalam ruangan hanya ada Blackat dan Dean, keduanya menonton ulang sejak awal rekaman.


"Anak remaja yang sudah rusak pergaulannya." Dean melihat dua pasang kekasih saling membuka baju.


"Black mematikan rekaman pas di dada perempuan, Dean memukul punggung Black yang tidak berakhlak.


"Maaf, anggap saja kita tidak melihat dada ini, bayangan saja dada ayam." Black tersenyum memperbesar gambar menunjukkan ada bayangan lain.


Kepala Dean mengangguk, mereka menganggap apa yang dilihat sebagai ayam. Sampai rekaman hampir selesai, Black tahu siapa yang merekamnya karena Gilang yang mengambil rekaman.


Tatapan Blackat dan Dean bertemu, sekian banyak rekaman ternyata video asli dari perusahaan keluarga Gilang.


"Mereka ternyata memproduksi film dewasa juga? Sungguh luar biasa." Diluar dugaan Dean, mereka pikir itu tempat penyimpan teraman untuk barang bukti, tapi ternyata salah.


Artis atau aktor yang sudah lama tidak terpakai lagi dijadikan pemain dewasa, atau artis muda pendatang baru juga dijadikan pemain dengan jaminan akan dipromosikan untuk film juga drama.


Banyak daftar model baik dalam dan luar negeri yang terdaftar sebagai artis dewasa, meskipun mereka masih dibawah umur.


"Ya allah niat hati hanya membantu satu kasus, ini kenapa muncul yang lainnya." Dean berguling di atas sofa, dia tidak menyukai mengurus kasus selebriti yang penuh sensasi.


Dean lebih suka mengurus kasus yang lebih menantang seperti mengerjakan kasus yang menantang tentang penyeludupan senjata, pengejaran pembunuh berhenti, juga mengalahkan hackers.


"Di sini sama saja seperti perdagangan, perusahaan memiliki nama yang baik karena keberadaan aku, jika publik sampai membongkarnya kemungkin perusahan ini hancur" Black menemukan pelaku yang mencelakai adiknya, hanya membutuhkan pengakuan Elo saja maka kasus Anggrek akan selesai.


Panggilan di ponsel Dean masuk, nama Isel tertera dilayar. Tanpa berpikir panjang Dean langsung mematikan sampai berkali-kali tetap Dean matikan.


"Kenapa kamu bersikap sangat dingin kepada Isel? Padahal dia keponakan kandung kamu." Melihat hubungan keluarga Dean membuat Black merasa iri, dia tidak seberuntung Dean yang memiliki kedua orang tua, memiliki kakak bahkan banyak keponakan.


"Jangan membahas soal keluarga, jika kamu melihatnya dari jarak dekat mungkin membingungkan." Kepala Dean menoleh ke suara di luar ruangan.


Keluarga Dean terikat dalam hubungan tidak sedarah. Dia sebenarnya tidak memiliki banyak keluarga, tapi ada banyak hal yang membuat mereka terikat.


Soal keponakan bukan karena Dean tidak sayang, dia hanya tidak ingin memanjakan Isel kaarea menjadi Putri tunggal juga pewaris satu-satu keluarga Leondra yang perempuan.

__ADS_1


Folder yang didapatkan, Dean simpan di tempat yang paling aman agar tidak ada orang yang berani meretasnya.


Langkah kaki Black keluar melihat Aira dan Lea yang melihat matahari terbenam dari bangunan gedung.


Keduanya hanya diam, Lea berada dalam pikiran yaang bercampur aduk, ia binggung bagaimana pertemuaan dengan kedua orang tua angkatnya.


Lea pergi dari rumah sakit tanpa membawa apapun, dan lebih memilih meninggalkan keluarga yang sudah mencintainya, membesarkannya dan selalu menjadikan dirinya prioritas.


"Jangan terlalu terluka, meskipun aku tidak tahu rasa sakitnya." Melihat kesedihan lea, Aira tidak memiliki cara untuk menghiburnya.


"Seharusnya kamu menghibur aku, bukan sibuk make up." Lea melihat Aira yang santai, Lea hanya bisa geleng-geleng.


Senyuman Ai terlihat, dia dari dulu tidak pernah memiliki banyak saran untuk sahabatnya Anggrek, tapi Anggrek yang selalu menasihatinya meskipun tidak pernah Aira dengarkan.


Setiap hari dia meminta Aira rajin belajar, Anggrek tidak memiliki banyak waktu untuk sekolah karena terlalau sering sakit.


Anggrek mulai berhenti bergantung dengan obat sejak kecelakaan yang menimpa mereka di rumah pelangi.


"Kamu pasti selalu menyakiti dia? wajah kamu mirip pembullyan." Lea menatap Ai yang cekikikan tertawa.


"Aku tidak bully dia hanya saja sering mengatakan jika dia jelek, kurus, mirip tengkorak, tomboi dan babu aku." Ai menjauhi Lea sebelum pukulan Lea mendarat.


"Apa keluarga kamu yang terpandang tidak mengajarkan sopan santun?"


"Tentu diajarkan, tapi hanya khusus untuk kak Juan, Aira hanya pembuat masalah." Senyuman Ai terlihat kaarena dia tidak menyukai aturan sehingga selalu melanggarnya.


Selama hidup Aira banyak belajar dari keluarga yang memiliki perjalanan hidup yaang keras. Hidup mereka tanpa aturan, tapi setelah menemukan lelaki yang tepat makan semuanya kembali normal.


Merasakan bahagia dengan pasangannya. Ai juga sama dia lebih suka dipandang buruk, tapi dicintai dengan tulus oleh lelakinya.


"Pria seperti apa yang kamu inginkan?"


"Pemberani seperti papi, dingin seperti Kak Juna, kak Genta, Daddy Dimas, cerdas seperti papa Calvin penyayang juga seperti Kak Gemal. Mereka semua lelaki hebat menurut aku, dan berharap suatu hari aku menemukan lelaki versi mereka" Ai berjanji suatu hari jika masih berhubungan baik dengan Lea ingin memperkenalkan dengan Keluarganya besarnya.

__ADS_1


Keluarga mereka tidak terikat darah, tapi hubungan lebih kental dari darah. Lea akan melihat betapa hebatnya lelaki di keluarganya yang bisa menaklukkan siluman.


"Bagaimana dengan Juan?"


"Dia baik, tapi tidak memiliki pendirian. Mungkin usianya yang terlampau muda, tapi dipaksa untuk menelan tuntutan keluarga karena dia sang pewaris." Siapa wanita yang memiliki Juan dia harus wanita hebat, karena juan harapan kelurga Aira.


Kerutan di kening Lea terlihat, kakak Aira memiliki penerus anak pertama, tapi kenapa juan yang menjadi pewaris.


"Ini bukan rahasia sebenarnya, aku dan Juan berbeda ibu dengan kedua saudara kami. Meskipun mami menjadikan kami layaknya anak yang lahir dari rahimnya. Semau." Ai mencintai ketiga saudaranya dan bersyukur memiliki mereka.


Senyuman Lee terlihat, dia baru tahu jika Aira memiliki saudara beda ibu. Tidak heran jika Juan saudara kembarnya memiliki banyak beban untuk menjaga nama keluarga.


Kepala Ai menatap Lea, dia memperhatikan wajah Lea yang tersenyum kecil setelah mereka membahas Juan.


"Kamu menyuaki kak Juan, jangan harap aku memberikan restu kamu tidak masuk daftar calon istri Juandra Rahendra, aku tidak mengizinkan,"


"Aku tidak mengatakannya jika menyukai Juan,"


Senyuman Aira terlihat, dia tahu jika Lea mengagumi kakaknyaa dan menyimpan rasa. Tidak perlu di perjelas Aira bisa menebaknya karena dia seorang selebriti yang tahu bermain peran.


"Aku tidak akan membiarkan kamu dan Kak Juan bersama. Cukup kisah cinta persahabatan Tika Shin yang membingungkan karena mereka menikahi ipar sehingga binggung siapa kakak daan adik." Kepala ai menggeleng, menolak kisah persahabatan menjadi ipar akan terulang kembali.


"Setidaknya anak-anak tidak bingung siapa orangtunya,"


Helaan napas Aira terdengar, Lea tidak tahu saja hasil anak silang yang ada di rumahnya. Anak kembar beda rahim yang selalu menghacurkan ketenangan.


Jika Aira bisa ingin sekali mengembalikan keduanya ke dalam rahim dan ditukar dengan yang lebih kalem.


Black melangkah masuk hanya bisa tersenyum melihat obrolan random dua wanita yang sama-sama keras kepala.


***


follow Ig Vhiaazaira

__ADS_1


__ADS_2