SELEBRITI BUKAN ARTIS

SELEBRITI BUKAN ARTIS
MEMBATALKAN PERASAAN


__ADS_3

Di dalam hening Aira berdiri di balkon kamarnya menatap langit malam yang dingin, merasa iri dengan bulan yang dikelilingi oleh bintang.


Aira juga seorang bintang dan mengelilingi kehidupan Blackat, dia baru saja mendapatkan sudah yang cukup mengejutkan karena keberadaan Ai tidak ada artinya tanpa seorang Black.


"Apa hanya itu kemampuan kalian? menghasut sana dan sini, sayangnya orang yang coba dipengaruhi bukan orang lemah." Ai tersenyum melihat ke arah bulan yang bersinar begitu terangnya.


Ai menutup pintu kamarnya, menghubungi seseorang untuk menemukan apa yang Ai inginkan.


"Ternyata mereka bermain di pasar, dan Imel salah satu orang yang membantu penyeludupan ke luar negeri." Ai masih berpikir keras, mencari tahu siapa keluarga Taher dan urusannya dengan dirinya.


"Ayah Imel orang yang pernah dipecat oleh Kak Juna beberapa tahun yang lalu secara tidak terhormat, dia orang yang melakukan penyalahgunaan obat dan beberapa pasien dijadikan bahan percobaan." Kepala Juan terangkat, melihat hasil tes yang dia lakukan.


"Lalu kenapa dia masih memiliki rumah sakit kak?"


"Rumah sakit itu milik keluarga, sedangkan Ayah Amel itu generasi ketiga. Selama Taher belum mati, maka tidak ada yang bisa menjadi pewaris." Juan menunjukkan lelaki tua yang masih menjadi pemimpin di sebuah rumah sakit.


Anak cucunya bekerja di sana, dan Ayah Imel dan Kevin satu-satunya yang tidak ada di sana, mereka memiliki membuka klinik sendiri.


Bahkan Juan menemukan satu kebenaran yang terjadi kepada Imelda Taher tujuh tahun yang lalu.


Imel mempunyai penyakit serius dan dinyatakan meninggal karena gagal dalam pemulihan, bersama dengan kasus penyerangan Anggrek.


"Dia mengganti Imel dan Anggrek untuk tukar posisi,"


"Gila, jadi wanita yang dimakamkan sebenarnya Imel yang asli?" Ai cukup kaget.


"Iya, aku yakin tidak banyak yang tahu jika sebenarnya Imel yang sesungguhnya sudah meninggal." Alasan utama Anggrek harus menyingkirkan keluarga kandungnya.


"Bukannya Lea pernah muncul di publik bersama Ai,"

__ADS_1


"Itulah alasan utama Imel kembali, tidak ingin terjadi perpecahan. Dia harus menyingkirkan Lea,"


"Kenapa seperti itu Kak? dia bisa bebas hidup sebagai Imel, lalu kenapa menyingkir Lea menjadi jalan." Ai sedikit binggung karena cepat atau lambat keluarga Taher pasti tahu jika Imel dan Lea kembar.


"Pemimpin Taher itu seorang wanita, Imel wanita satu-satunya. Dia akan menjadi pewaris tunggal, itulah kenapa Kevin dan Ayahnya membutuhkan Anggrek." Kematian Imel asli menghancurkan apa yang sudah lama mereka inginkan.


Senyuman Aira terlihat, sekarang dia mengerti tujuan keluarga Taher. Rencana awal mereka hanya ingin menghancurkan rumah sakit keluarga Leondra agar menjadi rumah sakit satu-satunya yang disegani.


Kemunculan Imel tidak jauh dari kekuasaan, dia membutuhkan warisan dari keluarga Taher yang sudah menunggu kematian.


Sedangkan Kevin dan Ayahnya juga menyimpan dendam kepada Juna karena pernah menggagalkan pembuatan obat, hingga Imel asli meninggal.


"Kenapa Kak Juan ingin melakukan ini? Ai tidak meminta bantuan mencari tahu alasan keluarga Taher ingin menghacurkan Ai?"


"Sebagai Kakak aku hanya membantu kamu, alasan mereka tidak terlalu layak ditakuti,"


"Bohong. Kak Juan ingin melindungi Lea, selain Ai dia juga dalam masalah besar. Katakan sejujurnya ada hubungan apa kalian?" Ai menatap curiga kepada Kakak lelakinya yang memalingkan wajah.


"Ternyata itu tatapan cinta, bagaimana jika Mami sampai tahu? Kak Juan lupa jika sudah terikat dengan seseorang." Tawa Aira tertahan merasa lucu dengan Kakaknya yang sangat dingin kepada wanita, tapi memutuskan untuk jatuh cinta.


"Aku memiliki wanita sendiri, Kak Juan tidak ingin dijodoh-jodohkan. Mami pasti akan mengerti soal itu,"


"Lalu bagaimana dengan Aira? apa mungkin aku dan Dean bisa memiliki pasangan dari luar? jujur Aira merasa cemas soal ini,"


Kedua tangan Dean menyentuh pundak Adiknya, meyakinkan Aira jika soal perasaan tidak bisa diikat hanya karena hubungan keluarga. Jika sampai tiba waktunya, ada orang lain yang dicintainya maka tidak ada alasan Aira bertahan.


"Kak Juan tidak masalah jika lelaki yang Ai cintai bukan Dean? Ai tahu dia pilihan paling baik, tapi rasanya aku hanya menganggap dia sebagai Adik, tidak bisa mencintainya."


Kepala Juan menggeleng, Ai memiliki hak untuk bahagia dengan orang yang dicintainya. Sama seperti Kakak mereka terdahulu yang dijodohkan dengan wanita paling baik, juga sangat dikaguminya. Detik-detik terakhir barulah sadar jika rasa kagum dan cinta itu berbeda.

__ADS_1


"Kak Juna tidak pernah menyesal menikahi Kak Shin, meksipun pernikahan keduanya berawal dari tanpa cinta. Perasaan itu memang membingungkan, dan cinta hal yang paling sulit dipahami." Tatapan Juan melihat ke arah Dean yang ternyata belum tidur, masih mengumpulkan beberapa berkas untuk sidang.


Ai juga melihat ke arah Dean yang berjalan ke arah keduanya, Dean tidak akan menutupi jika dia mendengar apa yang dia bersaudara ucapkan.


"Selama janur kuning belum melengkung, kamu bebas memilih lelaki. Jangan takut karena hubungan keluarga kita, jika Ai mengatakan mencintai pria lain, aku akan membatalkan pertunangan kita." Tawa Dean terdengar, meminta Aira DNA dan Juan tidur karena tidak baik berdebat soal cinta di tengah malam.


Ai tertawa langsung berjalan kembali ke kamar tamu, meninggalkan Dean dan Juan yang masih saling tatap.


"Aku tahu perasaan kamu, tapi kenapa selalu tidak mengakuinya?"


"Kenapa Kak Juan harus pusing? wanita di dunia ini bukan hanya Aira, lagian Dean tidak memperdulikan cinta." Tangan Dean menepuk pundak Kakaknya berjalan ke ruangan kerja.


Pintu tertutup perlahan, Dean bersandar di balik pintu menghela napasnya. Tangan Dean mengusap dadanya merasa perih.


"Aku tidak ingin mencintai kamu, tapi tidak bisa juga mengendalikan perasaan ini. Maafkan aku Ai jika harus berbohong." Dean berjalan dalam kegelapan, tubuhnya langsung terpental saat menabrak sesuatu.


Lampu langsung dihidupkan, Dean tergagap melihat Isel yang tidur di ruangan kerjanya. Padahal dia mengatakan akan pulang bersama Gion.


"Kenapa dia tidak jadi pulang? sofa ada, tapi pilih tidur di lantai." Dean menggendong tubuh Isel berjalan ke kamarnya.


Beberapa tahun Dean meninggalkan kediaman, Isel sangat lepas kendali. Dia tahu tentang hacker karena tidak pernah diawasi.


"Kapan kamu dewasa Sel? Uncle mungkin tidak akan lama di negara ini. Hanya karena cinta ditolak make up saja tidak dibersihkan." Dean mengambil tisu membersihkan wajah keponakan kesayangan yang tahu soal perasaan cinta Dean.


Kepala Dean tertunduk, membatalkan pesanan yang dia ingin belikan untuk Aira saat berulang tahun yang ke dua puluh.


Ai ingin saat dia berusia dua puluh, mereka akan menikah tetapi kenyataannya hal itu tidak mungkin terjadi.


"Aku tidak melukai diri sendiri karena perasaan cinta ini,"

__ADS_1


***


follow Ig Vhiaazaira


__ADS_2