Kekasih Kontrak Till Jannah

Kekasih Kontrak Till Jannah
Kinan Salah Paham


__ADS_3

"Turunkan aku saja...." Ujar Kinan membuat Randy terkejut.


"Kau mau kemana? Kenapa minta turun? Bahkan kau belum menemaniku sayang." Ujar Randy.


"Aku tidak mau lagi menemanimu... turunkan aku sekarang." Ujar Kinan kesal.


"Sayang, kamu kenapa?" Randy menepikan mobilnya dan berhenti di bahu jalan.


"Kenapa di kunci?" Tanya Kinan yang tidak bisa membuka pintu mobilnya.


"Kamu mau kemana? Kamu kenapa?" Tanya Randy.


"Aku ingin pergi jauh...." Jawab Kinan ketus.


"Temani aku dulu, setelah itu aku antar kamu kemanapun kamu mau." Ujar Kinan.


"Apa kau tidak berpikir? Bagaimana aku bisa menemanimu untuk menemui wanita lain? Kau pikir aku apa? Seenaknya saja membawaku untuk menjadi obat nyamuk di kencanmu nanti." Ujar Kinan dengan marah.


"Kencan? Maksud kamu apa?" Tanya Randy tak mengerti.


"Kamu mengajakku mencari hadiah untuk pacarmu, lalu kamu mengajakku untuk memberikan hadiah itu padanya." Ucap Kinan menangis karena sejak tadi dia sudah menahannya.


Astaga.... apa dia pikir aku akan menemui wanita lain di luar sana? Tapi dia sangat lucu saat cemburu, maafkan aku sayang... aku tak bisa menahan tawaku saat melihatmu begini.....Kau menggemaskan...-Batin Randy.


"Kenapa kamu tertawa? Apa ada yang lucu? Dasar tidak punya hati. Kau menyebalkan." Ujar Kinan.


"Hei, dengarkan aku....." Dengan lembut Randy memegang wajah Kinan dengan kedua tangannya. "Pacarku hanya kamu sayang, tidak ada yang lain." Ujar Randy meneruskan kata-katanya.


"Lalu siapa dia?Bukankah dia orang yang spesial untukmu? Kau juga mencintainya kan?Kenapa kau tak menikah saja dengannya?" Ujar Kinan.


"Bagaimana bisa aku menikahi Mamahku sendiri. Aku masih normal sayang." Ujar Randy menatap mata Kinan dengan yakin.


"Kau tidak berbohong?" Tanya Kinan.


"Untuk apa aku berbohong? Apa aku salah kalau aku mencintai Mamahku? Apa kau begitu mencintaiku hingga kau cemburu pada Mamahku sendiri?" Tanya Randy mulai menggoda Kinan.


"Kenapa kamu tidak bilang dari awal kalau kau ingin memberikannya pada Mamah?" Tanya Kinan dengan wajah cemberut.


"Hmm baiklah aku salah. Maafkan aku. CUPP." Randy mencium kening Kinan dan menarik tubuh Kinan ke dalam pelukannya. "Tidak ada wanita lain di dunia ini kecuali Mamah, Rayna, Bunda dan Kamu. " Ujar Randy.


"Maafkan aku karena sudah curiga." Ujar Kinan.

__ADS_1


"Tidak apa sayang.... itu tandanya kamu cemburu, berarti kau benar-benar mencintaiku." Ucap Randy.


Kinan merasa malu karena telah cemburu pada Mamahnya Randy sendiri. Kinan mengutuk dirinya sendiri karena tidak bisa mengontrol emosinya dan memalukan dirinya sendiri di depan Randy.


Kinan... Kamu bodoh sekali. Kenapa harus menangis di depannya.... Sekarang dia pasti merasa menang.... Semoga saja dia tidak meledekku atau menceritakan pada Mamah kalau aku cemburu padanya....-Batin Kinan.


Setelah Kinan merasa lebih tenang, dia memundurkan badanya agar lepas dari pelukkan Randy dan mengalihkan pandangannya keluar mobil. Randy yang melihat Kinan salah tingkah hanya tersenyum, kemudian dia melanjutkan perjalanan untuk kembali ke kantor.


"Ini kan ke arah kantor. Katanya mau ketemu Mamah?" Tanya Kinan.


"Nanti saja. Sofi menghubungiku ada beberapa berkas yang harus aku tanda tangani. Kamu selesaikan dulu pekerjaanmu, setelah itu kita temui Mamah." Ujar Randy.


"Hmmm Baiklah." Ujar Kinan


Kinan kembali ke ruang kerjanya karena ada beberapa file yang harus segera ia kerjakan. Dan begitupun dengan Randy setelah melihat Kinan masuk ke dalam ruang kerjanya ia segera menutup pintu lift menuju ke lantai 4. Sofi sudah berdiri menunggunya, setelah Randy masuk ke ruang kerjanya Sofi segera mengikutinya dengan membawa beberapa berkas di tangannya.


"Apakah masih ada lagi yang harus aku tanda tangani?" Tanya Randy.


"Tidak Pak, jadwal keberangkatan ke USA sudah di tentukan. Tiket pesawat sudah saya beli Pak." Ujar Sofi.


"Bagus, kita disana berapa hari?" Tanya Randy.


"Kerja bagus. Baiklah, aku akan istirahat sebentar sampai bidadariku selesai kerja." Ujar Randy


"Baik Pak, saya permisi dulu." Ujar Sofi.


Divisi Pemasaran...


"Kin, nanti sepulang kerja kau ada acara?" Tanya Maya.


"Ya, Mas Randy memintaku untuk menemaninya bertemu Mamahnya. Hari ini mereka akan merayakan ulangtahun pernikahannya." Ujar Kinan.


"Kami juga di undang.... " Ujar Lia.


"Benarkah? Kenapa aku baru tahu tadi siang?" Ujar Kinan kaget.


"Aku pikir kau sudah tahu. Setidaknya nanti kita akan bertemu lagi disana." Ujar Maya.


"Hmm... Baiklah." Ujar Kinan.


"Re... Kau nanti datang ke acara dengan siapa?" Tanya Devi membuat semua orang mengalihkan pandangan pada Revan.

__ADS_1


"Sendiri..." Jawab Revan.


"Aku boleh ikut denganmu? Karena aku ingin pulang dulu ke rumah." Ujar Devi beralasan.


"Arah rumahku dan rumahmu tidak sama. Tidak mungkin aku harus melewati tempat acara dan kembali lagi ke sana. Hanya akan membuang waktu saja." Ujar Revan dingin.


"……………"


Sial.... Aku jadi memalukan diriku sendiri pada teman-temanku. Kenapa dia sedingin ini padaku? Aku harus bisa mendapatkan perhatian darinya... harus...- Batin Devi.


Ternyata benar kata Kinan, dia akan cuek jika di dekati wanita. Tapi kenapa dia sangat dingin pada Devi? Saat denganku bahkan dia sangat baik.... -Batin Kinan.


Karena aku ingin menjaga perasaanmu May... -Batin Revan menatap Maya dari jauh.


"Kau berangkat dengan kami saja Dev, seperti biasanya. Rumah Haris kan dekat denganmu. Iya kan Ris?" Ujar Lila mengalihkan pembicaraan.


"Hmm iya... Nanti pukul 7 aku menjemputmu setelah menjemput Devi ya." Ujar Haris.


"Ok." Jawab Lila.


"Astaga aku lupa... Kalian kan sudah balikan." Ujar Kinan berseru.


"Oh ya??" Maya terkejut.


"Kau tahu darimana?" Ujar Lila.


"Kinan adalah psikologku La... Dia yang mendorong aku supaya berani meluruskan masa lalu kita yang ...." Ujar Haris berhenti karena terasa berat saat mengingatnya.


"Sudah...sudah... tidak perlu kalian mengingat lagi masalalu yang membuat kalian down. Sekarang sudah ada masa depan yang harus kamu hadapi berdua kan." Ujar Kinan.


"May, kau berangkat denganku ya.." Ujar Lia.


"Baiklah..... " Ucap Maya.


Lila dan Haris sudah jadian 2 hari yang lalu, mereka teman sekolah sejak SMP dan sempat nerpacaran selama 1 tahun tapi hubungan mereka kandas karena salah paham, Lila terlalu cemburu dan mengira Haris berselingkuh.


Namun Haris tetap menunggu Lila, sampai pada suatu hari mereka di pertemukan saat melamar kerja di Ardhana Group dan satu divisi. Lila awalnya kesal karena harus bertemu dengan Haris setiap hari meski dia sudah tahu Haris tidak berselingkuh Lila hanya malu karena telah berburuk sangka pada Haris.


Berkat nasihat dari Kinan, akhirnya Haris memberanikan diri untuk mengajaknya bicara 4 mata meluruskan masalah di masa lalu dan menyatakan perasaannya yang tak pernah padam hingga saat ini. Awalnya Lila malu, tapi ia juga masih memiliki perasaan yang sama pada Haris.


Akhirnya mereka sama-sama memutuskan untuk kembali memperbaiki hubungan yang retak di masa lalunya. Haris selalu menuruti permintaan Lila agar Lila percaya padanya, dan begitupun dengan Lila yang selalu mengontrol Haris supaya dia tidak salah paham lagi hanya karena omongan dari orang lain.

__ADS_1


__ADS_2