
"Sayang. . Nana bersama Oma dan Opa dulu ya. . Mami dan Papi mau pergi dulu sebentar. . .Nana mau oleh-oleh apa Nak?"Tanya Kinan dengan lembut.
"Mau Adik saja Mami.."Ujar Alina dengan polosnya.
"Anak pintar. . .Nanti Papi akan buat adik untuk menemani Nana ya. .Nana harus nurut sama Oma dan Opa. . "Ujar Randy.
"Hmm. . .Nana sayang Papi. . Mami. . "Ujar Alina.
"Mami juga sayang Nana."Mencium dan memeluk tubuh Alina dengan erat.
"Papi juga. . ."Ujar Randy tidak mau kalah.
"Sudah. . sudah. . .sana berangkat. . .Selamat berbulan madu ya Nak." Ujar Mamah kepada Kinan dan Randy dan mengangkat tubuh Alina ke gendongannya.
"Titip Alina ya Mah. . "Ujar Kinan.
"Hmm. . Kami berempat akan berbagi tugas dan jadwal Nak. . Nikmati bulan madu kalian ya. . ." Ujar Mamah lagi.
"Mamah yang pengertian. . Ayo sayang kita berangkat." Ujar Randy menggandeng tangan Kinan.
Kinan dan Randy melangkahkan kakinya menjauh dari keluarganya yang mengantar sampai Bandara. Setelah Kinan dan Randy tidak terlihat lagi, Mamah segera membalikkan badannya dan membawa Nana pulang karena hari ini adalah jadwalnya Nana untuk menginap di keluarga Ardhana.
"Nana mau makan sama apa Nak?" Tanya Mamah dengan lembur.
"Apa saja Oma. . kata Papi tidak boleh nakal." Ujar Alina yang ingat dengan kata-kata Papinya saat di Bandara.
"Hmm. . .anak pintar. . .ya sudah Oma buatkan spagetti untuk Nana mau? Setelah makan, Nana sikta gigi terus bobo" Ujar Mamah.
"Mau. . . ."Jawab Alina.
"Ya sudah. . Biar Oma masak Nana ikut Opa yuk . kita main-main." Ajak Papah pada Alina.
Mamah pergi ke dapur dan masak spagetti untuk Alina. Sejak kedatangan Alina membawa kebahagiaan untuk keluarga Randy maupun Kinan. Mamah juga tak segan-segan mengajak Alina ikut arisan dengan teman-temannya.
Di tempat Lain. . .
Perjalanan dari Indonesia ke Perancis memakan waktu 17 jam 40 menit. Setibanya di Roissy Airport Randy dan Kinan segera ke luar dari Bandara dan disana sudah ada seorang sopir yang menjemputnya. Kinan hanya mengikutinya karena tidak paham dengan bahasa perancis.
"Bonjour, je suis Alex, le chauffeur qui vous emmènera partout en France. . . (Selamat siang, Saya Alex sopir yang akan mengantarmu kemana saja selama berada di Perancis)" Ucapnga dengan sopan.
"Bonjour, je suis Randy et voici ma femme Kinan (Selamat siang, Saya Randy dan ini isteri saya Kinan.)" Jawab Randy dengan bahasa perancisnya. . dan Kinan hanya tersenyum saat namanya di sebutkan.
"D'accord, veuillez entrer (Baik, Silakan masuk)." Ujar Alex membuka pintu untuk Randy dan Kinan.
__ADS_1
"Merci Alex (Terimakasih Alex)." Ucap Randy yang lagi -lagi Kinan tidak tahu bahasanya.
"Kamu bisa bahasa Perancis?" Tanya Kinan.
"Hanya sedikit . . ." Jawab Randy singkat.
"Kalau begitu ajari aku. . ." Ujar Kinan yang juga ingin bisa berbahasa perancis.
"Avec plaisir, chérie (Dengan senang hati sayang). " Ujar Alex.
"Astaga. . .baru beberapa menit di sini dia sudah berbahasa Perancis. Huhh. . ." Ujar Kinan kesal karena tidak tahu artinya.
Alex mengantar Kinan dan Randy ke Grand-Hotel du Cap-Ferrat, sebuah hotel mewah di Perancis yang sengaja Randy pesan dari jauh-jauh hari untuk meteka bulan madu. Kamar mereka berada di lt. 4 dengan pemandangan langsungbke laut membuatnya semakin betah berada di kamar.
"Kamu suka sayang?" Tanya Randy pada Kinan.
"Hmm. . tidak ada alasan untuk aku tidak suka sayang. . .pelayanan yang baik, kamar yang mewah, di tambah pemandangan laut lepas. . .mana bisa aku tidak suka. . . terimakasih sayang. . kita disini berapa hari sayang?" Tanya Kinan.
"Rencana 3 hari, setelah ini kita lanjutkan perjalanan ke US karena ada pekerjaan disana, dan kamu tenang saja. Kamu bisa jalan-jalan dengan Sofi karena dia standby disana." Ujar Randy.
"Benarkah? Lalu berapa lama kita di US?" Tanya Kinan lagi.
"Sampai pekerjaan kita beres sayang. maaf ya aku mencampurkan bulan madu kita dengan pekerjaanku." Ujar Randy memeluk Kinan dari belakang.
"Kamu memang isteri yang baik. . CUP. .." Mereka berci*man dengan lembut sambil berdiri. Namun tiba-tiba pintu hotel di ketuk membuat mereka menghentikan ci*mannya.
Tokk. . .tok. . .tok..
"Bonjour. ." suara pelayan dari depan pintu.
"Sialan. . .. " Umpat Randy karena aktivitasnya terganggu.
"Ya sudah aku mandi dulu ya Mas. . aku yang buka pintu juga percuma karena aku tidak tahu bahasa mereka." Ujar Kinan berlalu ke kamar mandi. Sedangkan Randy mendekat ke arah pintu untuk membukanya.
"La nourriture est là (Makanan telah datang.)" Ucap pelayan hotel dengan trolli besar berisi makanan.
"Entrez (masuklah)." Ujar Randy kepada pelayan Hotel.
"Profitez-en, monsieur (Selamat menikmati Tuan)." Ujar Pelayan lagi dengan menundukkan kepalanya.
"Je vous remercie. . ."Kemudian Randy menutup kembali pintu hotelnya dan menunggu Kinan yang masih mandi.
Sekitar hampir tiga puluh menit Kinan baru selesai mandi dan keluar menggunakan baju mandi dengan rambut di gulung dengan handuk kecil. Kinan mendekati Randy yang sedang duduk menatap laut.
__ADS_1
"Mas tidak mnadi?" Tanya Kinan dari belakang.
"Apa kamu tidur di kamar mandi? Atau tidak bisa membedakan sabun dan shampoo?" Tanya Randy.
"Astaga. . . mas pikir aku sebo*oh itu. . .aku membawa ponsel ke kamar mandi dan mentransletnya jadi aku bisa tahu mana sabun dan mana shampoo. Sana mas mandi biar capeknya hilang " Ujar Kinan pada Randy.
"Baiklah. . aku mandi, kalau kamu lapar makanlah dulu." Ujar Randy menunjuk meja makan yang sudah berisi banyak makanan.
"Aku mau makan denganmu saja." Ujar Kinan.
Kinan segera berganti pakaian dan mengeringkan rambutnya dengan hairdryer. Kinan memilih untuk mengikat rambutnya ke atas memperlihatkan lehernya yang jenjang.
Drtt. . .drtt. . drtt. . sebuah panggilan video masuk dari Mamah.
"Hallo Mah. . ?" Jawab Kinan memperlihatkan wajahnya.
"Hallo sayang. . .kamu sudah sampai?" Tanya Mamah dari seberang sana.
"Sudah Mah. . .kami baru sampai hotel 30 menit yang lalu. . Sedang apa Nana Mah?" Tanya Kinan.
"Baru selesai mandi sore dengan Rayna. . kau ingin bicara dengannya?" Tanya Mamah yang sedang berjalan ke kamar Rayna.
Oh iya. . .sekarang kan di Indonesia sudah jam 7 malam hehe.. -Batin Kinan.
"Hallo sayang. . . ."Ujar Kinan saat melihat Alina yang sudah selesai mandi.
"Mami. . .Nana kangen Mami. . Kapan Mami pulang?"Tanya Alina dengan senang bisa melihat Kinan.
"Sabar ya sayang . . . Mami akan segera pulang. Nana tidak boleh nakal sama Oma, Opa dan Nena ya Nak." Ujar Kinan.
"Mami disitu masih masih siang?" Tanya Alina karena melihat langit masih sangat terang.
"Disini baru jam 2 Nak. . Mami sedang lihat laut. . .lihatlah. . ." Ujar Kinan memamerkan kepada Alina.
"Waaahhhhh. . . banyak air ya Mami. . .Nana mau mandi disana. . ."Ujar Alina.
"Kamu mau mandi dengan ikan paus Nak?" Ujar Mamah. "Besok kita liburan ke Bali ya sayang, kamu boleh main di laut dengan Nena." Ujar Mamah lagi.
"Bener Oma?"Tanya Alina.
"Iya sayang. . ."Jawab Mamah.
"Holee. .Mami Nana mau ke Bali. . ."Ujar Alina sangat senang.
__ADS_1