Kekasih Kontrak Till Jannah

Kekasih Kontrak Till Jannah
Opa-Oma Alina


__ADS_3

" Oh, tut mir leid, wir wissen es nicht, also bring kein Geschenk für ihn mit. . Wie alt? (Oh Maaf kami tidak tahu, jadi tidak membawa kado untuknya. . .umur berapa tahun?)." Ujarnya.


" Es ist okay. . bete einfach, dass unser Kind ein gutes Kind wird ( Tidak apa. . doakan saja supaya anak kami tumbuh menjadi anak yang baik)." Ucap Randy.


" Oh ja, natürlich beten wir für das Beste für Ihre Kinder ( Oh iya tentu saja kami doakan yang terbaik untuk anak kalian)." Ujarnya lagi.


" Mas. . " Ucap Kinan mendekati suaminya.


O**h astaga. . .mereka. . Yang aku takutkan selama ini terjadi hari ini. . Aku harus bicara dengan Mas Randy lebih dulu. . - Batin Randy.


" Entschuldigung, ich möchte zuerst mit meinem Mann sprechen. . Bitte genießen Sie die bestehenden Bankette. (Maaf, saya ingin bicara dengan suami saya lebih dulu. . .Silakan dinikmati jamuan yang ada.)" Kinan menarik tangan Randy.


" Danke dir ( Terimakasih.)" Ujar Mereka.


Kinan membawa Randy ke meja makan yang agak jauh dari ruang tamu. Sofi yang melihat kedatangan keduanya hanya diam dan masih membuak ponselnya untuk mengecek persiapan makanan dan minuman untuk acara nanti malam.


"Sayang. . Ada apa? Kenapa kamu membawaku masuk. Kan sedang ada tamu. . " Ujar Randy.


" Mas tahu siapa mereka? Kenapa Mas memperbolehkan dia masuk?" Ujar Kinan setengah berbisik.


" Memang siapa mereka?" Tanya Randy yang memang tidak tahu


" Mereka. . Orangtuanya suami Lia Mas. . " Ujar Kinan membuat Randy dan Sofi tersentak.


"Apa???" Ucap Randy dan Sofi bersamaan.


" Iya. . mereka Opa dan Oma Nana. . .Aku tahu semuanya dari Sus Ani. . .Mereka sangat membenci Nana. . lalu untuk apa mereka datang kemari? Apa mereka mau membawa Nana untuk ikut bersama mereka? Aku tidak mau kehilangan Nana Mas." Ujar Kinan cemas.


"A. . .aku tidak tahu kalau mereka mertua Lia. . .Lalu aku harus apa sekarang? Apa aku usir saja mereka?" Tanya Randy ikut cemas.


" Astaga. . jangan. . Mas sudah membawanya masuk. . sebaiknya kita tanya saja ada perlu apa mereka datang kemari. . " Ujar Kinan.


"Kalau begitu aku akan keluar meminta yang lainnya berjaga-jaga kalau terjadi sesuatu. . " Ujar Sofi.


"Mamah dan Nana ada pengawal juga kan Sof? Suruh perketat pengawalan." Ujar Randy.

__ADS_1


"Baik Pak." Sofi segera keluar untuk mengumpulkan teman dan para pengawal di dekat gerbang supaya dari dalam tidak terdengar.


"Kalian. . ikut saya semua. . hentikan pekerjaan kalian dulu. . ada yang harus aku sampaikan." Ujar Sofi dengan tegas.


"Ba... baik. . " Ucap Maya.


Semua mengikuti Sofi yang berjalan menjauh dari rumah Randy dan Kinan. Para pengawal berdiri dengan tegapnya, sedangkan Maya dan yang lainnya duduk meluruskan kakinya di bawah.


"Baik, terimakasih sudah berkumpul disini. . Saya meminta kalian untuk berjaga-jaga sekarang. Bekerja tapi mata dan pendengaran kalian harus lebih tajam dari biasanya." Ujar Sofi.


"Baik Bu. " Jawab para pengawal dengan kompak.


"Memangnya ada apa Sof?" Tanya Maya.


" Yang barusan datang. . mereka adalah Oma dan Opa kandung Nana." Ujar Sofi dengan pelan.


"Apa???" Ucap Maya, Lila, devi dan Rayna serentak Mereka langsung berdiri dari duduknya.


"Iya mereka mertua Lia. . Mengingat masa lalu mereka yang tidak baik, jadi kita harus berjaga-jaga. Tidak mungkin Lia menitipkan Nana pada Kinan dan Pak Randy kalau hubungan dengan mertuanya baik-baik saja." Ujar Sofi.


"Hmm . .Awasi setiap gerak gerik mereka. Tapi jangan tunjukkan kecurigaan kita terhadap mereka." Ujar Sofi.


" Baik. . " Ujarnya serentak.


"Hmm. . .kembali ke pekerjaan masing-masing. Hari sudah semakin siang. . .waktu yang tersisa semakin sedikit." Ujar Sofi.


Mereka segera bubar dan melanjutkan pekerjaan mereka masing-masing.


Sementara itu. . .


" Entschuldigung, wenn wir zu lange gebraucht haben. . (Maaf kalau kami lama. . )." Ujar Kinan angsung duduk di samping Randy.


"Oh das ist okay (Oh iya, tidak apa-apa)." Ujarnya.


"Jetzt ist meine Frau hier. Also, wozu kommst du hierher? (Sekarang sudah ada isteriku disini. Jadi ada perlu apa anda datang kemari?)." Tanya Randy dengan sopan.

__ADS_1


" Oh ok. . Wir sind Oma und Großvater Alina. (Oh Baiklah. . kami Nenek dan Kakeknya Alina.)" Ujarnya menjelaskan hubungannya dengan Alina.


" Oh ok. Dann? (Oh,Baiklah. Lalu?)." Uajr Kinan bersikap tenang.


" Wir wissen bereits über Lias Tod Bescheid. Und wir bedauern, dass unsere Beziehung nicht gut war. (Kami sudah tahu tentang meninggalnya Lia. Dan kami menyesal karena hubungan kami yang tidak baik.)" Ucap Opa.


"Tut mir leid zu wissen wo? (Maaf tahu darimana?)." Tanya Kinan lagi.


"Es gibt unsere Verwandten, die Indonesien besucht haben. Dann fragten wir nach Informationen über den Aufenthaltsort von Lia und Alina. Als wir herausfanden, dass Lia tot war. . Wir suchten sofort nach Informationen, mit denen Alian zusammenlebte. Denn immerhin Alina unser Fleisch und Blut. (Ada saudara kami yang telah mengunjungi Indonesia. Kemudian kami meminta informasi tentang keberadaan Lia dan Alina. Ketika kami mengetahui bahwa Lia sudah mati. . Kami segera mencari informasi yang tinggal dengan Alian. Bagaimanapun, Alina adalah darah dan daging kita.)" Ucap Opa lagi.


" Und wir wollen uns mit Alina treffen. . Wir wollen unsere Fehler wieder gut machen (Dan kami ingin bertemu dengan Alina. . kami ingin menebus kesalahan kami)." Ujar Oma menambahkan.


"Aber Entschuldigung, die verstorbene Lia hat Alian uns beiden überlassen. Wir können Laina also nicht einfach aufgeben, obwohl Sie Kakeh und seine Großmutter haben. (Tapi Maaf, mendiang Lia sudaa menitipkan Alian kepada kami berdua. Jadi kami tidak bisa menyerahkan Laina begitu saja meskipun kalian ada Kakeh dan Neneknya.)" Ujar Randy memegang erat tangan Kinan.


" Nicht. Wir wollen nur unsere Enkelkinder treffen und umarmen. Wir werden Alina nicht nehmen, wenn Lia mit dir gegangen ist (Tidak. Kami hanya ingin bertemu dan memeluk cucu kami. Kami tidak akan mengambil Alina kalau Lia sudah menitipkan pada kalian)." Ucap Opa dengan wajah sendunya.


" OK. . Alina ist zurzeit draußen bei meinen Eltern. Sie besuchten Alinas Elterngrab. (Baiklah. . saat ini Alina sesang diluar bersama Kedua orangtua saya. Mereka sedang berkunjung ke makam kedua orangtua Alina)." Ucap Kinan menjelaskan.


" Sie können hier warten. Bitte ruhen Sie sich zuerst im Zimmer aus. . ( Kalian bisa menunggunya disini. Silakan beristirahat dulu di kamar.)" Ujar Randy.


" Danke, dass wir uns mit Alina treffen durften. (Terimakasih sudah memperbolehkan kami bertemu dengan Alina)."Ujar Oma.


"Bu Siti. . " Panggil Kinan.


"Iya Bu?" Bu Siti datang dari dalam.


"Bu tolong antarkan mereka ke kamar tamu ya Bu." Ujar Kinan.


"Baik Bu. . " Jawab Bu Siti.


" Bitte folgen Sie ihm, er wird Sie ins Gästezimmer bringen (Silakan ikuti dia, dia yang akan mengantar kalian ke kamar tamu)." Ujar Randy.


" Danke dir (Terimakasih). Ucap mereka.


Setelah mereka pergi, Kinan segera naik ke kamar karena tidak enak badan dan ingin istirahat dulu sebelum acara dimulai. Sedangkan Randy kembali membantu Sofi dan yang lainnya yang masih sibuk di halaman rumahnya.

__ADS_1


__ADS_2