
Kinan dan Randy menikah dengan dua prosesi adat yaitu Adat Jawa dan Sunda yang mereka jalani secara bergantian karena mereka ingin pernikahan mereka selesai dalam waktu satu hari saja. Alina sangat senang melihat Kinan dan Randy yang sedang duduk di kursi pelaminan. Setelah prosesi adat selesai, Alina diperbolehkan menghampiri Kinan dan Randy.
"Mami. . . Papi . . "Teriak Alina.
"Hai sayang. . Nana mau ikut duduk disini?"Tanya Kinan.
"Hmm...Boleh Papi?"Tanya Alina dengan wajah imutnya.
"Boleh sayang. . . Papi angkat ya. . .aduuh. . berat sekali anak Papi. . ."Ujar Randy.
Alina ikut duduk di antara Kinan dan Randy hingga menarik semua perhatian tamu yang hadir dalam acara itu dan tak segan-segan mengambil foto mereka bertiga.
"Astaga. . .putri kecilnya Kinan . . Tidka bisa jauh sedikit dari Maminya. . .lucu sekali. . "Ujar Lila.
"Mereka tampak bahagia sekali. . ."Ujar Sofi melihat Kinan yang sudah sah menjadi isteri Randy.
"Hmm. . .Setidaknya kita akan menambah ponakan hasil kolaborasi dari Randy dan Kinan Fi."Ujar Maya.
"Kau benar. . .aku tidak sabar ingin melihatnya."Ujar Sofi.
drrtt. .drttt ..drrtt...
•• Bu Sofi bisa keluar sebentar? Ada Febby yang memaksa ingin masuk, Saya sudah menghalanginya tapi dia mengamuk. ••
"Ayo kita keluar, ada calon pelakor disana. Kita harus menghalanginya untuk masuk."Ujar Sofi kepada ketiga temannya.
"Astaga. . . baru menikah sudah ada pelakor yang datang secara terang-terangan.. . "Ujar Lila yang tetap mengikuti ketiga temannya yang sudah jalan lebih dulu.
Sesampainya di depan pintu masuk Revan segeea menghampiri Sofi untuk tidak mengatakan kalau yang menikah adalah Pak Randy dan Kinan, karena mereka tidak ingin Febby menggagalkannya. Maya menyiapkan ponsel untuk merekamnya dan akam ia gunakan untuk tontonan di kala bingung dan sepi melanda.
"Selamat siang. . . Ada yang bisa saya bantu?"Tanya Sofi dengan tenang.
__ADS_1
"Kau sekretaris Randy kan? Kalau dia sedang perjalanan bisnis kenapa kamu tidak ikut?"Tanya Febby.
"Maaf Nona. . Saya memang sekretaris Pak Randy, tapi beliau berangkat sendiri karena saya harus menjalankan tugas yang telah beliau berikan kepada saya. Tuan Randy akan kembali beberapa hari kedepan"Ujar Sofi masih dengan tenang tapi waspada.
"Kau bohong kan? Kalian bohong iya kan?"Tanya Febby sedikit kesal.
"Nona, , teman saya yang satu ini mana peenah berbohong. . Yang sedang menikah adalah tuan Devon karena menghamili wanita lain. "Ujar Sofi berbohong karena hanya itu yang muncul di otaknya. " Apakah Nona Febby juga hamil dan minta peetanggungjawaban dari Tuan Devon?"Tanya Sofi lagi.
"Lalu kenapa aku tidak boleh masuk?"Tanyanya lagi.
"Karena hanya tamu undangan yang boleh masuk Nona. Apakah Nona memiliki kartu undangan? Bisa berikan kepada saya, nanti akan saya antar kedepan untuk bersalaman langsung dengan pengantin pria juga pengantin wanitanya."Ujar Sofi.
"Apa kau tidak tahu siapa aku?"Ujar Febby.
"Ya saya tahu, anda Nona Febby Veronika model terkenal yang sedang naik daun di negara sebelah."Ujar Sofi.
"Lancang sekali mulutmu?"Ujar Febby.
"Pak tolong bawa dia ke gudang belakang agar tidak mengganggu. Saya akan segera kesana. "Ujar Sofi.
"Hei kenapa kalian membawaku kemari?" Tanya Febby.
"Nona mau menerobos masuk atau kembali ke negara anda?" Tanya Sofi.
"Aku ingin bertemu Randy. . "Ujar Febby
"Sudah berapa kali saya bilang? Pak Randy tidak ada di sini. . Ada perlu apa Nona ingin bertemu dengan Pak Randy?"Tanya Sofi.
"Aku mau menikah dengannya, aku dan dia saling mencintai. Aku ingin menikah dengannya."Ujar Febby.
"Sebelum Nona benar-benar ingin menikah dengan Pak Randy sebaiknya Nona lihat dulu video ini."Ujar Sofi melihatkan videonya saat dia sedang memukuli Erika dengan bar-barnya.
__ADS_1
"Tentu saja aku berbeda dengan anak kecil itu. . Aku dan Randy sudah lama saling mencintai."Ujar Febby.
"Hmm. . Baiklah sepertinya Nona model ini ingin saya berikan sedikit pemanasan dulu, maaf jika nanti saya dan teman-teman mematahkan tulang rahang anda." Ujar Sofi.
"Te...teman-teman?"Tanya Febby tergidik.
"Guys, kemarilah. kita sudah lama tidak mematahkan tulang seseorang bukan?Sepertinya Nona model ini menyerahkan dirinya dengan sukarela untuk menjadi bahan latihan kita."Ujar Sofi yang kemudian Maya, Lila dan Devi masuk bak superwoman.
"Nona mau yang bagian mana dulu? Atau mau pilih siapa dulu yang harus memilih Nona? Baiklah saya perkenalkan dulu mereka. . Maya si ahli pematah tulang bagian leher. . Lila si ahli pematah tulang bagian tangan. .Devi si ahli pematah tulang bagian kaki. . dan Aku si ahli pematah tulang bagian rahang. . "Ujar Sofi menakut-nakuti.
"Sebaiknya jangan aku Nona, karena beberapa minggu yang lalu saya mematahkan tulang bagian kaki hingga tulangnga menculat keluar dan meninggal di tempat. . . kasihan kaki mulusmu Nona."Ujar Devi ikut membuka suara.
"Mau yang mana Nona Model?"Tanya Sofi.
"Le. . lepaskan aku . .aku akan melaporkan kalian ke Randy. . Hei kalian . bantu aku . aku akan melayani kalian semalaman jika membantuku. . " Teriak Febby pada Haris dan Revan.
"Maafkan saya Nona, sebelum anda melayaniku harus berkenalan dulu dengan Lila si pematah tulang tangan. . ."Ujar Haris.
"Isshhh. . . Apa-apaan ini. . .Lepaskan saya. . . ."Teriak Febby.
"Jika anda terus berteriak maka saya akan mematahkan tulang leher anda Nona."Ujar Maya dengan memajukan badannya membuat Febby ketakutan.
"A....ampun . . jangan sakiti saya. . .saya tidak ingin cacat. . .saya tidak ingin menjadi wanita jelek. . ampun . . " Ujar Febby.
"Nona model pikir Nona ini wanita cantik? Kalau Nona memang cantik buat apa Nona jauh-jauh ke Indonesia hanya untuk mengejar-ngejar suami orang. . .oh. . maafkan mulutku ini keceplosan. . "Ujar Sofi.
"Menikah? Jadi Randy sudah menikah? Lepaskan aku. . . aku akan membunuh wanita itu." Teriak Febby .
"Ah elahhh. . .Bu Sof ijinkan aku untuk memukulnya. . tanganku sejak tadi sudah gatal mendengar celotehannya. . . PLAKK. . . PLAK. . . PLAK. . "Lila maju tanpa menunggu persetujuan Sofi karena saking kesalnya sejak tadi mendengar Febby yang menggoda Haris.
"Sebelum menyentuh isteri Pak Randy, kami harus membuat anda cacat terlebih dahulu Nona. . Tapi saya masih memberikan kesempatan untu anda.. jika anda mau pulang maka kami akan mengirim pengawal untuk mengantar anda sampai rumah dan memastikan keselamatan anda."Ujar Sofi karena sebenarnya tidak ingin mengotori tangannya.
__ADS_1
"Ba..baiklah aku mau pulang."Ujar Febby.
"Dev. . tutup mulutnya dengan kain. . Revan panggil pengawal untuk menyiapkan mobil dan membawanya kembali ke US dan pastikan Nona Model ini sampai ke rumahnya dengan selamat, jangan buang dia ke laut. . "Ujar Sofi sengaja mengeraskan suaranya sebagai peringatan untuk Febby.