Kekasih Kontrak Till Jannah

Kekasih Kontrak Till Jannah
Kinan Ngambek


__ADS_3

Ceklekkk. . . .


"Thank's William." Ujar Sofi setelah dibantu membawakan barang-barangnya masuk ke dalam apartemen.


"Aku mandi dulu ya Fi, kau juga." Ujar Kinan berjalan ke lantai atas.


"Baiklah. . . " Sofi pergi ke dapur untuk mengambil minum lebih dulu.


Di Kamar. .


"Hai Mas. . maaf baru pulang. . " Ujar Kinan yang melihat suaminya sedang duduk diatas kasur.


"Tidak apa sayang. . kamu menikmati jalan-jalannya?" Tanya Randy megalihkan pandangannya dari ponsel.


"Hmm. . Sofi mengajakku jalan ketiga tempat. . Aku mandi dulu ya Mas." Ujar Kinan.


Kinan berlalu ke kamar mandi dan berendam di bathup dengan air hangat. Tak lupa Kinan menyalakan lilin aromatherapy agar badannya bisa lebih relax dan sedikit berdendang karena hari ini dia sangat senang bisa pergi jalan-jalan tanpa harus berdiam diri di rumah.


Hampir 20 menit lamanya Kinan mandi, akhirnya dia keluar dari bath up dan membersihkan badannya di bawah shower. Setelah selesai Kinan keluar dan mengganti pakaiannya dengan pakaian tidur karena sudah pukul 9 malam.


"Mas belum tidur?" Tanya Kinan mendekati suaminya.


"Kalau sudah tidur mana mungkin mas menjawab pertanyaanmu sayang. . .Sini dekat Mas. . ." Ujar Randy.


"Bagaimana pekerjaan mas hari ini?" Tanya Kinan menyandarkan kepalanya di dada Randy.


"Hmm . . .ya begitulah . . . Tapi aku bertemu Febby, dia brand ambassador di proyek ini sayang. Kamu tidak apa?" Tanya Randy.


"Tapi Mas tidak dekat-dekat dengannga kan?" Tanya Kinan.


"Tidak sayang. . mana mungkin aku berpaling darimu. . secantik-cantiknya dia lebih cantik kamu di mata Mas." Ujar Randy.


"Jadi mas mengakui kalau dia cantik? Tentu saja cantik dia kan seorang model, lebih bening. . . pasti semua pria melirik tanpa terkecuali Mas." Ujar Kinan dengan kesal.


"Tidak sayang tidak. . dia memang cantik. .ma.. maksud mas cuma kamu yang cantik dia standar. . . Mana mungkin mas melirik dia, yang ada dia selama rapat lihat Mas terus." Ujar Randy menjelaskan.


"Darimana mas bisa tahu kalau dia melirik Mas? Pasti mas lihat dia juga kan? Selama rapat mas hanya saling tatap sama dia? Kok Mas gitu sih? Apa mas mau berpaling sama dia? Selagi mas dekat dengan dia?" Ujar Kinan menangis.

__ADS_1


"Sayang bukan begitu maksud Mas. . . Mas tidak tahu kalau dia melirik mas. . Mas hanya tahu dari Gerry. . sungguh sayang ." Randy memeluk Kinan agar tidak menangis lagi.


"Tuhkan. . .pasti mas cari tahu dari Gerry apa wanita itu melirik mas. . . Mas kalau mau sama dia ya sudah sana. Biar aku pulang saja besok pagi, biar mas lebih bebas sama wanita itu. . ." Ujar Kinan langsung masuk ke dalam selimut dan menangis terisak.


"Astaga. .. cobaan apa lagi ini. . .Sayang dengerin Mas dulu. Mas cuma sayang dan cinta sama Kamu. . .cuma kamu satu-satunya wanita di dunia ini yang berarti buat mas. . . setelah Mamah tentunya. . Sayang dengerinMas. . Mas mana mungkin bohong sama kamu. . .Sayang. . .Kamu maafin mas kan? Sayang??" Randy mengusap punggung Kinan tapi diam saja.


Setelah Randy buka selimutnya, ternyata Kinan sudah tertidur dengan mata yang sembab dan pipi basah. Randy mengusapnya dengan lembut dan menciumi wajah isterinya yang tertidur.


Sayang. . . kamu harus percaya sama aku ya, aku cuma sayang dan cinta sama kamu. Tidak ada sedikitpun hati Mas buat dia. . Kamu jangan curiga sama Mas. Buat apa kamu cemburu sama wanita sepertinya.. Love You sayang. -Batin Randy sambil mengusap-ngusap kepala isterinya dengan lembut dan memeluknya hingga terlelap.


Pagi Harinya. . .


"Pagi sayang. . ." Ucap Randy memeluk isterinya yang sedang membuka ponsel.


"Pagi Mas." Jawabnya singkat


"Kamu masih marah sama Mas?" Tabya Randy pelan-pelan.


"Tidak." Jawab Kinaa dengan cuek.


"Kalau tidak kenapa kamu cuek sama Mas? Jangan cuekin Mas sayang. . ." Ujar Randy.


"Astaga. . kemasukan se*an apa sih isteriku dari semalam? Huhh. ..sudahlah aku pergi mandi dulu saja. Siapa tahu nanti dia masuk lagi ke kamar." Ujar Randy karena melihat jam sudah menujukkan pukul 7 pagi.


Tokk. .tok. . .tok. . .


"Fi. . .Aku boleh masuk?" Tanya Kinan.


"Tenru saja boleh, ada apa Kin?" Tanya Sofi.


"Aku numoang disini dulu ya sampai mas Randy beranhkat. Aku lagi kesal sama dia, tolong pesan sarapan untuknya dan jangan lupa kopi ya Fi. . ." Kinan naik ke atas kasur dan menarik selimut.


"Baiklah. .. "Sofi keluar dari kamar dan memesan makanan. Dia juga membuat kopi untuk Randy.


Ada maslaah apa mereka? Apa gara-gara Kinan pulang malam?Astaga. .. bisa aku juga yang kena. .Aduh. . .gimana ini. . .- Batin Sofi.


Ting. .Tong. . .

__ADS_1


"Order arrived (Pesanan sudah datang)." Ucapnya dari balik pintu.


" I am coming ( Aku datang).Sofi berjalan mendekati pintu. Thank you, Sir. (Terimakash Pak). Sofi kembali menutup pintunya dan menyiapkan sarapan diatas meja makan. Setelah makanan siap Sofi kembali ke dapur untuk membuat secangkir kopi.


Tak beberapa lama Randy turun dari kamarnya dengan pakaian yang sudah rapih. Tapi sepertinya dia sednag mencari seseorang, tentu saja Randy sedang mencari isterinya yang tadi pagi keluar dari kamarnya.


"Sofi. . .dimana dia?" Tanya Randy.


"Di kamar saya Pak." Jawab Sofi perlahan agar tidak terdengar Kinan.


"Baiklah aku akan bicara dengannya." Ujar Randy meletakkan jas di kursi malan dan pergi ke kamar Sofi untuk menemui isterinya.


"Sayang. . Maafkan Mas ya. . Mas salah, pagi-pagi sudaa cerewet sekali padamu. Mau maafin Mas kan?" Tanya Randy.


"Iya, aku sudah memaafkan, tapi masih malas melihat mas. Sudah sana mas pergi, sarapan dulu. Sofi sudah menyiapkannya kan?" Ujar Kinan masih enggan untuk melihat suaminya.


"Sayang. . . kamu mau hadiah apa dari Mas? Supaya kamu tidak marah lagi sama Mas? Mas sedih kalau lihat kamu seperti ini sayang. . . Katakan saja apa yang kamu minta. . .nanti mas belikan untukmu." Ujar Randy merayu Kinan.


" Aku ingin makan ramen disini sekarang." Ujar Kinan.


"Ya sudha. . . nanti Sofi yang pesan ya. Mau apa lagi sayang?" Tanya Randy lagi.


"Mau beef burger jumbo sama chicken nugget saos barbeque. masing-masing dua porsi untuk Sofi juga." Uhar Kinan.


"Ya sudah. . Mas keluar dulu ya sayang. . CUP. ." Ujar Randy mencium kening isterinya.


"Mas. . . ." Panggil Kinan pada Randy yang setengah badannya sudah keluar.


" Iya sayang? Ada apa?" Tanya Randy.


" Aku ikut keluar. . ." Ujar Kinan dengan manja.


" Sini sayangku.. .. " Randy mendekatinya dan menggandeng isterinya.


Cepat sekali baikan. . ada-ada saja si pasangan baru ini.- Batin Sofi saat melihat Randy dan Kinan keluar kamar sudah mesra kembali.


"Sofi segera pesan beef Ramen, beef burger, chicken nugget saos barbeque masing-masing dua porsi untukmu juga." Ujar Randy.

__ADS_1


"Baik Pak." Sofi segeraengambil ponsel di meja dapurnya untuk memesan makanan.


__ADS_2