
Hari pertama mereka mengunjungi bangunan paling ikonik dan terkenal di Perancis yaitu Menara Eiffel. Mereka bisa menikmati pemandangan menara yang sangat apik dari Trocadero Gardens yang terletak di seberang sungai, atau taman Champ de Mars di belakang menara. Dan mereka juga bisa naik ke dalam Menara Eiffel dan berada di beberapa lantai Menara Eiffel untuk menikmati pemandangan Kota Prancis.
Kinan yang baru pertama kali datang sangat histeris dan melebarkan senyumannga di wajahnya. Tak mau membuang-buang waktu Kinan meminta suaminya untuk mengambilkan beberapa gambar dirinya dengan background menara Eiffel.
Setelah Kinan puas berfoto seorang diri, merekapun foto bersua untuk dijadikan kenangan dan menjadi cerita untuk anak-anaknya saat mereka bulan madu. Tak henti-hentinya Kinan mengucao syukur karena bisa menginjakkan kaki di menara Eiffel yang selama ini dia impi-impikan.
"Mas terimakasih sudah mengajakku kesini. . .aku sangat senang. . ."Ujar Kinan.
"Sama-sama sayang. . .have fun ya. . CUP. ."Rabdy mencium pucuk kepala Kinan.
"Kamu mau naik ke menaranya?" Tanya Randy dengan lembut.
"Tentu saja. . " Ujar Kinan.
"Ayo kita ke atas. . . "Ujar Randy menggandeng tangan isterinya dan mengajaknya masuk ke dalam menara.
Kinan tak mau melepaskan genggaman tanganya dengan Ransy, dia ingin selalu berada di sampingnya kemanapun mereka pergi, dan Kinan tidak mau jadi orang hilang jika terpisah dengan Randy
"Wah. . .indah sekali Mas. .. " Ujar Kinan saat melihat pemandangan dari atas menara.
"Ini adalah pemandangan kota perancis sayang, kamu bisa melihat semuanya dari sini . kalau malam hari akan jauh lebih indah. . ." Ujar Randy.
"Kamu pernah kesini di malam hari mas? Dengan siapa?" Tanya Kinan mengintrogasi suaminya.
"Tidak. . aku juga baru pertama kali. . " Ujar Randy.
"Lalu dari mana kamu tahu kalau melihat pemandangan dari atas sini di malam hari jauh lebih indah?" Tanya Kinan lagi ingin tahu.
"Aku hanya melihatnya di film Eiffel I'm in Love 2. ." Ujar Randy yang pernah menemani Rayna menonton di bioskop karena waktu itu Rayna ulang tahun jadi dia tidak bisa menolak ajakan adiknya.
"Benarkah? Mas tidak bohong padaku?"Tanya Kinan lagi.
Mana bisa aku bohong padamu sayang. . "Ujar Randy berkata jujur. "Kalau kamu tidak percaya, tanya saja oada Rayna.. "Ujarnya lagi.
"Baiklah aku percaya. . . Aku mencintaimu mas.." Kinan memeluk Randy dengan erat.
__ADS_1
"CUPP. . .aku juga mencintaimu sayang."Ujar Randy mengecup pucuk kepala Kinan.
Mereka terus berpelukan menikmati keindahan di atas menara Eiffel tanpa memperdulikan orang kain yang sedang berada disana.
"Mau tetap disini atau lanjut ke tempat selanjutnya?" Tanya Randy.
"Masih ada lagi?" Tanya Kinan.
"Kalau begitu. . . ikuti aku. "Randy menggandeng tangan Kinan dan mengajaknya turun untuk melanjutkan perjalanan ke tempat selanjutnya.
Tempat selanjutnya adalah Seine River Cruise yang menawarkan sensasi menyusuri Sungai Seine. Randy dan Kinan mencoba ikut Bateaux Parisiens River Cruise yang berangkat tepat di sebelah Menara Eiffel.
Lagi-lagi Kinan dibuatnya terharu dengan pemandangan dan suasana yang ia bisa nikmati selama menyusuri Sungai yang bersih yang sangat berbeda jauh dengan sungai di kota Jakarta tentunya.
Mereka tak lupa mengabadikan momen diatas kapal dan mengambil beberapa gambar dengan gaya dan background yang berbeda.Karena sudah cukup siang, Randy mengajak Kinan untuk makan siang mengisi tenaga sebelum melanjutkan perjalanan selanjutnya.
"Mas apakah masih ada lagi tempat yang akan kita kunjungi?" Tanya Kinan yang masih bersemangat.
"Tentu saja. . setelah ini kita akan naik Bus HOHO dan berkeliling Kota Paris. Kau pasti akan menyukainya."Ujar Randy
"Benarkah? Hmm. . .aku sudah tidak sabar ingin berkeliling Kota Paris mas." Ujar Kinan.
"Baiklah. . ." Kinan memakan makan siangnya dengan lahap.
Setelah naik kapal dan menyusuri Sungai Seine, mereka melanjutkan petualangan di Prancis dengan mengikuti tour Hop on Hop off Bus mengelilingi Kota Paris.
Randy memesan Bus HOHO yang juga berada di dekat Menara Eiffel. Bus HOHO tersebut membawa Kinan dan Randy berkeliling dan menuju ke tempat-tempat wisata utama di Paris.
Setelah berkeliling kota Paris dengan menggunakan Hop on Hop off Buss selanjutnya adalah mengikuti Paris Walking Tour. Mereka bisa menikmati keindahan kota Paris dan menyusuri beberapa jalan yang ikonik dan instagramable tentunya.
Mereka kembali mendokumentasikan beberapa titik yang mereka kunjungi membuat semua orang tersenyum melihat tingkah keduanya. Bahkan Randy tidak merasa malu mengikuti gaya yang diarahkan Kinan dan lagi-lagi membuat semua orang berdecak kagum.
Kemudian mereka melanjutkan ke tempat terakhir untuk hari ini yaitu *T*our Montparnasse yang merupakan tempat terbaik untuk menikmati lanskap indah dari Menara Eiffel. Mereka dimanjakan dengan beragam keindahan, mulai dari Menara Eiffel di siang hari, matahari terbenam hingga Kota Paris pada malam hari.
"Sayang kita sudahi dulu ya hari ini . . .kita lanjutkan lagi besok. . ."Ujar Randy .
__ADS_1
"Baiklah. . .aku juga sudah capek Mas. .Ayo kita kembali ke Hotel."Ujar Kinan.
"Kamu tak ingin berbelanja?" Tanya Randy kepada isterinya. "Beli oleh-oleh untuk keluarga di rumah dan juga teman-teman selagi kita masih ada waktu untuk belanja. Kalau besok tidak tahu masih ada waktu untuk belanja atau tidak kan." Ujar Randy mwngingatkan Kinan.
"Hmm. . benar juga. . ayo kita cari oleh-oleh. . " Ujar Kinan lebih bersemangat.
"Alex nous a emmenés au centre commercial de souvenirs de cette ville (Alex antarkan kami ke pusat perbelanjaan oleh-oleh di kota ini)." Ujar Randy setelah masuk ke dalam mobil.
"Oui monsieur (Baik Tuan). "Jawab Alex langsung menginjak gas membawa Kinan dan Randy menuju pusat perbelanjaan.
Selama dalam perjalanan Kinan tampak menikmati keindahan kota Paris. Suasana yang lebih tenang dan bersih tentunya yang dapat memanjakan matanya dan juga merefresh otaknya selama dia di Paris.
"Bersandarlah kalau kau lelah sayang." Ujar Randy pada isterinya.
"Hmm. .. terimakasih sayang." Kinan menyandarkan kepalanya di pundak Randy dan terlelap.
"Kau kelelahan rupanya." Ujar Randy mengusap kepala Kinan dengan lembut.
Alex membawa Kinan dan Randy ke sebuah pusat perbelanjaan barang branded yaitu Le Bon Marche yang merupakan departement store tertua di Paris yang sudah ada sejak tahun 1852.
Di departement store tersebut mereka dapat menemukan barang branded seperti, sepatu, pakaian dan kosmetik. Didalam bangunan tersebut juga berdiri butik-butik brandedseperti, Louis Vuitton, Chanel dan Dior. Sesampainya di sana, Randy membangunkan isterinya dengan lembut.
"Sayang bangun. . . Kita sudah sampai. ." Ujar Randy dengan lembut agar tidak membangunkan Kinan yang sepertinya sangat kelelahan.
"Apa kita sudah sampai Mas?" Tanya Kinan mengangkat kepalanya dengan malas.
"Hmm. . kita sudah sampai 10 menit yang lalu." Ujar Randy dengan tenang.
"Kenapa Mas tidak membangunkan aku?" Ujar Kinan yang masih ngantuk.
"Karena aku tidak mau mengganggu tidurmu sayang. Apa kita pulag saja? Sepertinya kamu masing ngantuk." Ujar Randy.
"Tidak mau. . kan kata Mas belum tentu besok kita ada waktu untuk berbelanja. Ayo Mas turun. . aku sudah dmtidak ngantuk lagi." Ujar Kinan yang sudah segar kembali.
"Hmm. . .baiklah. Rupanya shoping membuat ngantukmu hilang."Ujar Randy.
__ADS_1
Kinan membeli beberapa baju, sepatu dan kosemtik untuk teman-temannya dan juga keluarga yang lain. Tak lupa dia membelikan beberapa baju yang lucu untuk Alina. Randy hanya mengikutinya, dan Alex membawakan barang yang sudah mereka beli.
Setelah puas berbelanja, mereka memutuskan kembali ke Hotel untuk membersihkan badannya, makan malam dan tidur. Malam itu mereka menyempatkan untuk bertempur entah berapa kali hingga pukul 1 dinihari dan mereka sama-sama tertidur.