Mantan Terindah

Mantan Terindah
MTS2 - DIOR & GRACIA PART 12


__ADS_3

"Kak, apa kau tahu, kalau ada mahasiswa baru di fakultas seni ku!" Kata Zhavia memberitahu informasi terkini mengenai fakultasnya. Dior hanya melihat Zhavia dari kaca mobil depannya dan tak lama melihat ke Gracia.


"Ya kak, teman patrick yang kemarin menabrakku!" Lanjut Gracia memperjelas informasi Zhavia.


Dior mendelikan alisnya. Dia kembali mengingat kejadian kemarin sehingga ada sedikit rasa kesal namun Dior tidak menampilkan mimik wajah kesalnya atau memberitahu perasaannya.


"Dia ikut jurusan tari seperti Gracia kak, siap siap saja kau dibuat kesal olehnya Gracie!" Decak Zhavia mengingatkan Gracia. Gracia tidak menjawab apa apa. Dia menunduk dan malah memikirkan Melinda.


Dior merasakan kekhawatiran yang melingkupi hati kekasihnya itu. Dia lalu meraih tangan Gracia dan memegangnya. Gracia menoleh kearah Dior tapi Dior tetap mengemudikan mobilnya dengan tenang. Gracia pun menjadi sedikit tenang dengan dekapan tangan yang melebihi tangannya. Rasanya, kekasihnya ini mengerti kegundahannya.


"Zhavia! Bangunlah!" Perintah Dior ketika sudah sampai di depan rumahnya. Zhavia terkesiap dan membuka matanya. Dia masih melihat Gracia berada di kursi depan bersama kakaknya.


"Eehh, kau main kesini Gracia?" Tanya Zhavia.


"Tidak! Aku mau pergi bersama Gracia, kau turunlah!" Dior yang menjawab.


"Pantas! Kak Dior, kau pacaran terus! Hem!" Decak Zhavia membuka pintu mobil.


"Makanya kau cepatlah bersama Patrick." Saut Dior yang mulai menyukai Patrick dekat dengan adiknya.


"Tidak mau, aku mau bersama Kak Pierre!" Saut Zhavia asal dan sudah keluar dari mobil. Dia lalu menutup pintunya dan memaskui pekarangan rumahnya . Dior menaikan satu alisnya.


"Siapa Pierre, Gracie?" Selidik Dior. Sejak masuk perguruan tinggi kenapa Zhavia jadi mengenal banyak pria.


"Kakaknya Patrick, kak." Jawab Gracia tersenyum.


"Jadi Zhavia menyukai kakaknya Patrick?" Selidik Dior lagi yang merasa adiknya cukup nakal.


"Tidak tahu, aku sudah mengatakan padanya kalau Tuan muda menyukai dia tapi dia tidak percaya!" Kata Gracia yang juga bingung dengan sahabatnya itu.


"Oohh, pure boy! Sudahlah, tidak usah membahasnya! Ayo kita berangkat!" Kata Dior mulai kembali menjalankan mobilnya.


"Kemana kak?" Tanya Gracia.


"Kau akan tahu!"


Dior pun menjalankan mobilnya ke arah pantai di pinggir kota Legacy. Selama perjalanan, Dior dan Gracia hanya mendengarkan lagu dan acara obrolan sore di radio mobil. Terkadang mereka tertawa karna pembicaraan lupa sang penyiar. Sampailah mereka di jalan arah pantai. Gracia mengernyitkan dahinya terheran. Mengapa kekasihnya membawanya kesini?


"Kenapa ke arah sini kak?" Tanya Gracia cukup terheran.


"Jadi, kita akan kemana?" Dior malah bertanya kembali sambil tersenyum.


"Kita akan ke pantai?" Gracia memastikan.


"Ya, di pinggir pantai sana ada sebuah perayaan dan di sana mereka yang berpasangan berdansa di sekitar api unggun menjelang sunset." Jawab Dior memberitahukan maksud ajakannya.

__ADS_1


"Berdansa?" Gracia tertarik dengan kata berdansa.


"Ya, aku ingin berdansa denganmu, Paman Leon sudah mengajariku. Dia juga yang menyarankanku ke sini. Paman Leon sangat mengetahui acara acara seperti ini. Dia suka mengajak Momxa haha." Dior terkekeh mengingat pasangan paruh baya itu yang masih sering bersenda gurau layaknya sepasang kekasih yang belum menikah. Dan terkadang Lexa dan Leon sering bertengkar karna hal kecil yang membuat Dior lucu melihatnya.


"Ya, Paman Leon begitu mencintai Momxa, aku jadi iri. Aku ingin seperti mereka bersamamu kak." Saut Gracia tersenyum memandang Dior.


"Pasti Gracia!" Balas Dior mencubit kecil pipi Gracia.


"Jadi, itu perayaan rutin kak?" Gracia kembali penasaran.


"Ya, perayaan itu satu tahun sekali. Entahlah, seperti kebiasaan mereka yang tinggal di sekitar pantai. Aunty Vien mu pernah mengatakan padaku lambangnya tapi aku lupa hehe." Jawab Dior terkekeh.


"Pasti sesuatu yang menarik kak."


Dior mengangguk dan tersenyum. Mereka pun tiba. Dior sudah memarkirkan mobilnya di area parkir pinggir pantai itu. Gracia pun sudah turun dari sana.


Waktun sudah menunjukan pukul setengah enam sore. Dan terlihat di sana api unggun di pinggir pantai telah di nyalakan. Banyak pasangan yang berkumpul. Seketika Gracia memandang takjub keadaan pantai yang sangat indah ketika menjelanh sunset. Dior lalu menggandeng tangan Gracia untuk mendekati api unggun tersebut dan seorang gadis menyambut mereka.


"Selamat sore Tuan, apa anda hendak mengikuti perayaan ini?" Sapa gadis itu seperti seorang penyambut acara.


"Ya, aku dan tunanganku." Jawab Dior menatao Gracia lagi tersenyum.


"Wah, kalian sudah bertunangan. Acara ini memang tepat sekali. Pakailah ini!" Kata sang penyambut acara memberikan mahkota berbentuk daun daun plastik yang melingkar. Dior dan Gracia meraihnya.


"Apa maksud perayaan ini, nona?" Tanya Gracia pada sang penyambut.


Gracia mengembangkan senyumnya dan mengangguk. Dia lalu memandang Dior.


"Kau ingin terus mempererat cinta kita kak?" Bisik Gracia.


"Ya, agar kau tidak berpaling dan selalu mencintaiku." Tutur Dior menempelkan dahinya pada dahi Gracia.


"Aku selalu mencintaimu kak." Balas Gracia.


"Ya, aku percaya! Ayo!" Dior mengangguk dan mengecup kening Gracia.


Dior pun mengajak Gracia ke banyaknya para kerumunan itu. Ketika lima belas menit sebelum matahari terbenam, mereka semua sudah di arahkan mengitari api unggun itu. Ada sekitar lima belas pasangan termasuk Dior dan Gracia.


Dior dan Gracia berdansa dengan sangat erat. Dior merengkuh pinggang Gracia dan Gracia meletakan tangannya di depan dada Dior.


"Gracia, aku ingin bisa selalu berdansa denganmu. Aku ingin selalu ada untukmu. Bisakah kau berjanji padaku?" Kata Dior yang mau selalu ada untuk Gracia dan menenangkan hatinya jika terjadi sesuatu.


"Apa kak?"


"Katakan semuanya padaku jika kau mengalami kesulitan. Aku pasti ada untukmu. Jangan memikirkan kesibukanku! Aku bisa mengatasi semuanya. Kau mengerti?" Pinta Dior dengan tatapan serius.

__ADS_1


Gracia mengangguk.


"Jangan hanya mengangguk Gracie, katakan sesuatu!" Kata Dior lagi belum puas hanya dengan anggukan.


"Selama aku bisa, aku pasti akan menghadapinya sendiri kak, tapi jika aku sangat membutuhkanmu, aku akan menghubungimu. Aku berjanji Dior ku sayang." Kata Gracia tersipu malu ketika hanya memanggil nama tunangannya saja.


"Aku suka kau hanya memanggil Dior, kau terlihat lebih menantangku, Gracie!" Saut Dior tersenyum dengan tatapan menggoda.


Mereka berdua pun saling berpandangan namun sesekali Gracia malah menyandarkan kepalanya di pundak tunangannya itu karna tidak tahan dengan pandangan Dior. Dior sampai mencari cari wajah tunangannya itu.


"Kenapa kau menghindar?" Tanya Dior dengan suaranya yang sangat pelan sampai membuat seluruh tubuh Gracia bergetar. Karna, Dior pun mulai mendekatkan wajahnya.


"Tatapanmu membuat jantungku kembang kempis kak! Tatapanmu membuat hatiku tak stabil bahkan berdebar tak menentu. Seperti jatuh cinta pada pandangan pertama." Jawab Gracia juga pelan dan mengeluskan dahinya di depan dada Dior. Dia sangat malu.


Dior terkekeh. Dia lalu meraih dagu Gracia. Dia tersenyum memandangi wajah Gracia yang luar biasa penuh kelembutan serta kemurnian baginya. Bersamaan dengan itu matahari terbenam perlahan lahan dan Dior mendekatkan wajahnya perlahan. Gracia terdiam sampai dia memejamkan matanya. Dior pun mencium bibir Gracia. Gracia sedikit membuka mulutnya sehingga Dior dapat mengecuo bibir bawah Gracia. Mereka pun berciuman dengan terbenamnya matahari.


Ada beberapa pasangan yang malah memperhatikan mereka berdua. Dior dan Gracia malah terus berciuman sampai langit bersinar matahari benar benar padam. Namun, api unggun itu terus menyinari acara mereka. Seperti cinta Dior pada Gracia dan sebaliknya. Tetap bersinar meskipun langit gelap dan hilang matahari sekalipun.


...


...


...


...


...


omo omo omo Dior udahan ngapa buat orang klepek klepek 😔😔


aku kan suka bangett pantaiii 😭😭


.


next part 13


apakah Dior akan benar selalu ada untuk Gracia di tengah kesibukannya sebagai Direktur Utama Hotel Prime?


hemmm .. Dior you can do it!!


.


Jangan lupa LIKE DAN KOMENNYA DONGG KAKAKK NYAA 😍😍


KASIH RATE DAN VOTE JUGA DI DEPAN PROFILE NOVEL YAA 😘😘

__ADS_1


.


THnks for read and i love youu 💕💕


__ADS_2