Mantan Terindah

Mantan Terindah
MTS2 - EZEKHIEL & ZEFANYA PART 1 EKSTRA


__ADS_3

Kondisi paling menyakitkan dalam menjalin sebuah cinta yang begitu lekat adalah ketika rindu mulai menggerayangi sampai ke puncak gairah. Ada apa dengan kisah rumah tangga Ezekhiel dan Zefanya? Apakah akan semakin banyak warna dan batu krikil?


...



Zefanya Adonia Prime


Nyonya Dimitri


cast : Yoon Eun Hye


------------------------------------


"Nyonya, harap ke ruangan Tuan Ezekhiel untuk bertemu dengan Direktur keuangan agar bisa menandatangani biaya produksi iklan juga laporan keuangan pengeluaran perusahaan bulan ini," bisik sang manager.


"Sekarang?" Zefanya setengah menoleh.


"Iya Nyonya."


Zefanya pun meninggalkan Vegra dan Fernand yang masih mempresentasikan konsep. Zefanya menuju ke ruangan Ezekhiel tapi di sana tidak ada siapa siapa.


"Di mana Direktur Arlong? Bukankah sudah di sini?" Tanya Zefanya yang merasa aneh.


"Tunggu di sini dulu Nyonya, aku akan bertanya pada sekertaris Lin," kata sang manager keluar dari ruangan.


Zefanya mengangguk sementara manager itu telah keluar. Zefanya menuju ke meja kerja Ezekhiel. Seketika dia merindukan suaminya. Sampai siang begini, suaminya belum lagi menghubunginya. Dia meraih frame foto kevil yang ada di meja kerja Ezekhiel. Foto dirinya sedang menggendong Darren sewaktu bayi. Zefanya tersenyum tipis melihatnya.


Zefanya pun menyadari kalau suaminya juga memiliki kerinduan dirinya untuk segera mengandung dan mempunyai seorang anak. Mereka tidak berharap dua atau tiga, satu saja rasanya sudah menyegarkan hari hari mereka. Zefanya kembali hanyut dalam kesedihan karena dirinya belum juga mengandung. Jangankan mengandung, dinyatakan positif saja tidak pernah.


Tiba tiba sepasang tangan melingkar di perutnya dan sebuah kepala bertengger di bahunya.


"You Miss me?" Tanya nya. Zefanya tersentak dan setengah menoleh. Ezekhiel telah kembali dan langsung menggerayangi tubuhnya. Ezekhiel mengecupi sisi sisi leher Zefanya.


"Kau sudah kembali? Enngg ..." Lenguh Zefanya merasakan kecupan serta permainan indera perasa Ezekhiel menyentuh kulit lehernya.


"Ya, surprise, cup!" Saut Ezekhiel menghentikan aksinya dan membalikan tubuh istrinya berhadapan dengannya.


"Mengapa sudah kembali? Bukannya lusa? Kau tidak memberitahuku aku bisa menjemputmu," kata Zefanya mengelus dada Ezekhiel.


"Kan kubilang kejutan. Seketika pagi tadi aku merindukanmu. Apalagi ketika kau bilang semakin tidak enak badan. Aku sudah mengutus Carlos dan Theo menggantikanku," tutur Ezekhiel menatap Zefanya dengan kerinduan yang mendalam.


"Hemm, kau tampak lelah ya?" Tanyata Zefanya sambil memainkan dasi Ezekhiel.


"Tidak begitu. Bagaimana keadaanmu? Sudah membaik?" Tanya Ezekhiel mengelus pipi Zefanya. Zefanya mengangguk berbohong. Dia tidak mungkin mengatakan pada suaminya yang baru saja pulang bekerja. Ezekhiel pasti terburu buru agr bisa terbang dari Honolulu dan sampai siang ini.



Ezekhiel Dimitri


cast : Ricky Kim


----------------------------


Ezekhiel lalu tersenyum. Dia kembali membalikan tubuh istrinya.


"Ada apa sayang?" Selidik Zefanya.

__ADS_1


"Diamlah, aku ada sesuatu untukmu," bisik Ezekhiel. Dia lalu merogoh saku vest suit yang ia kenakan meraih sesuatu.


"Di sana aku bertemu sepupumu, Wilson dan dia hendak membeli cincin pertunangan untuknya dan kekasihnya. Dia dan Aunty Clau mu mengajakku lalu aku melihat sebuah kalung sapphire ini. Rasanya sangat cocok melingkar di lehermu, sweetheart," tutur Ezekhiel sambil mengenakan kalung berliontin batu sapphire kecil itu di leher Zefanya.


Zefanya sangat tersentuh dengan apa yang diberikan Ezekhiel padanya.


"Oh Godness, Tuan Ezekhiel? Kau memberikanku kalung?" Zefanya sungguh takjub.


"Ya, sudah lama sekali kan? Terakhir aku membelikanmu cincin," kata Ezekhiel mengusap lembut lengan Zefanya.


"Tapi ketika anniversary ke dua. Bukankah hari ini tidak ada peringatan apa apa?"


"Peringatan mungkin saja kau hamil? Bisa saja kan? Kita periksakan sore ini?" Kini Ezekhiel mengusap perut Zefanya.


Zefanya mengangguk sambil terus meraba raba liontin batu sapphire itu. Bentuknya tidak terlalu besar tapi sangat indah juga berkilau. Warna birunya begitu elegan dan anggun.


"Dan ... Karna aku sudah memberikanmu sebuah kalung maka kau harus membayarnya," bisik Ezekhiel lagi lalu menjalankan aksi yang ia inginkan. Sudah 3 hari ini dia tidak tidur dan melihat istrinya.


Ezekhiel mulai membuka kancing depan dress yang kali ini Zefanya kenakan. Zefanya tentu sangat terkejut dengan apa yang dilakukan suaminya.


"Eze, apa yang mau kau lakukan?" Tanya Zefanya gugup dengan perlakuan suaminya.


"Kau harus membayar dengan aset terindah dari tubuhmu, sweetheart, i Miss you and i want play with you!" Bisik Ezekhiel membuat Zefanya bergidik.


"But, this at office, babe!" Zefanya berusaha mencegah.


"Don't worry! Aku sudah mematikan cctv dan memang menyiapkan semuanya. Aku sudah tidak sabar Zefanya, i want you, now!" Kata Ezekhiel lagi menyeringai.


"Tapi, tapi ..." Zefanya mencoba menahan Ezekhiel tapi nyatanya Ezekhiel sudah membuka semua kancing atas depan dress yang ia kenakan. Ezekhiel sudah menyibakan sisi dress Zefanya dan meraih dua bulatan kenyal istrinya yang masih tertutup.


Zefanya memejamkan matanya merasakan tangan tangan kekar Ezekhiel kini mulai menelusup ke penutup dadanya. Dia kembali meremassnya dengan sangat pelan dan satu tangannya kini beralih ke depan perut Zefanya.


"Sebentar lagi kita akan memilikinya sweetheart, tunggu saja ya?" Bisik Ezekhiel dan kini kembali membalikan Zefanya ke hadapannya.


Zefanya melingkarkan tangannya ke leher Ezekhiel sementara tangan Ezekhiel makin mendekatkan Zefanya padanya dengan mencengkram lembut bokong Zefanya. Mereka lalu berpandangan dan saling bergulat kecupan. Ezekhiel mencium Zefanya dengan cukup mendominasi karena Zefanya juga membalasnya. Mereka berciuman dengan sangat mesra sampai terdengar decakan Saliva mereka. Indera perasa mereka saling berpaut dan menghisapp satu sama lain.


Setelah rasanya puas, Ezekhiel beralih pada leher Zefanya. Ia mengecupnya pelan pelan lalu turun ke bawah sampai kembali meraih buah dada Zefanya yang sudah ia buka penutupnya. Ezekhiel memainkan ujungnya dan istrinya hanya meremass rambut suaminya menikmati permainan menggairahkan ini.


Ezekhiel pun sedikit mengangkat tubuh Zefanya ke atas meja.


"Kau yakin melakukan di sini, Tuan?" Tanya Zefanya menggigit bibir bawahnya.


"Tidak pernah kan? Aku sudah tidak tahan, Anya! Setiap malam aku membayangkan dirimu hanya mengenakan gaun tipis itu. Tiga hari ini sangat menyiksaku. Pegang ini! Sudah sangat menegang ketika melihatmu dari belakang!" Gumam Ezekhiel di depan wajah Zefanya. Ezekhiel mengarahkan tangan Zefanya pada kepunyaannya yang benar sudah mengeras. Zefanya tersipu malu.


Dengan cepat, Ezekhiel menyibakan rok dress Zefanya dan mulai melakukan yang seharusnya ia dapatkan dari Zefanya. Zefanya hanya mengikuti arahan Ezekhiel. Dia pun juga sangat merindukan suaminya. Zefanya merasakan setiap hentakan benda tumpul itu dan sesekali menerima kecupan bibir Ezekhiel. Zefanya pun sudah membuka vest suit Ezekhiel dan beberapa kancing kemejanya.


"Argh Tuan!!" Zefanya mendesah dengan mengimbangi ritme gerakan suaminya meskipun agak kewalahan. Ezekhiel sungguh menginginkannya.


"Ezekhiel, Anya, say my name! Ennggh .."


"Ezekhiel ahh ..." Kembali Zefanya melenguh terus merasakan hujaman Ezekhiel.


Kali ini Ezekhiel yang menguasai permainan karena Zefanya merasa tidak enak pada tubuhnya. Biasanya mereka saling mendominasi dan karena ini di kantor bahkan di meja kerja sang suami, Zefanya agak canggung.


"Saatnya, Anya!"


"Ya babe, aku siap!"

__ADS_1


"Kau tidak?" Tanya Ezekhiel terus menghentakan tubuhnya menjelajahi liang Zefanya.


"Tidak tahu, ahh.." Zefanya makin menguatkan cengkraman pada leher Ezekhiel karena hentakan Ezekhiel semakin cepat.


Akhirnya Ezekhiel menghentikan hentakannya setelah menyemburkan lelehan cinta dan hasratnya pada Zefanya. Dia mencoba mengatur napas dan menatap Zefanya dengan sangat intens. Dia tersenyum lalu menahan tetes keringat yang menghiasi pelipis Zefanya.


"Kau sungguh menguasaiku, Tuan Dimitri!" Ujar Zefanya tersenyum manja.


"Anya, hatimu, jiwamu, semua panca inderamu bahkan tubuhmu adalah milikku!" Kata Ezekhiel memegang pipi Zefanya..


"Ya Eze, rasakanlah semaumu!" Zefanya sedikit mencondongkan wajahnya.


"Hamil atau tidaknya dirimu, aku akan terus berpetualang dalam dekap pelukanmu!"


Zefanya tersenyum dan Ezekhiel memeluknya. Mereka pun membenarkan pakaian mereka dan menuju ke ruang presentasi. Zefanya sudah melingkarkan tangannya pada lengan Ezekhiel sementara Ezekhiel terkadang mengecup pipi Zefanya sepanjang perjalanan.


...


...


...


...


...


Lulalula lulalula le ....


Dddududuuduu .. cari bang misua dulu 😂😂


.


Next part 2


Bagaimana hasil pemeriksaan Anya? Apa dia benar hamil?


Kita pemanasan dulu ya, tapi mungkin besok awal sesuatu akan dimulai


Sanggupkah mereka mempertahankan rumah tangga mereka?


.


rekomen novel baper dari seorang wanita yang sempurna dengan alur menarik dan beda dari lainnya, mampir yaa ::


- KEHIDUPAN SEORANG PUTRI TUNGGAL -


dijamin ketagihan deh, banyak pesan moral kehidupan dan nilai nilai berharga, bukan hanya percintaan 😍😍


.


pada akhir nya Vii selalu ingetin jangan lupa kasih LIKE, KOMEN, karna ini merupakan wadah aku bisa tahu di mana letak kesalahan dan kelebihan untuk mood booster aku 😁😁


Dan boleh juga kasih RATE dan VOTE di depan profil novel .. kasih 5 bintang nya donggss 😍😍


.


Thx for read and i love you so much much more and again ❤❤

__ADS_1


__ADS_2