
Beberapa foto yang ada di Instagram atau di story Instagram yang mengenai tentang kak Roy ia selalu diam-diam menscreenshot dan menyimpannya ke dalam galeri dan kalau misalkan dia tidak sibuk ia melihat foto yang begitu ganteng sekali dari kak Roy dari dulu dia seperti itu menjadi pengagum dalam diam. Tapi Roy sadar diri kalau misalkan Roy tidak akan mungkin menyukainya. Karena seperti kabar yang beredar menyukai sosok Franda sahabatnya sendiri yang pintar dan cantik juga bahkan sekelas dengan Tiffany yang tak kalah pintar dan cantik bagaimana tidak minder untuk bersanding di samping Roy. "Kenapa sih kak itu ganteng banget enggak ngebosenin banget jadi cowok?"
Cerry sedang duduk di meja makan sambil memainkan ponselnya. Namun ternyata tiba-tiba saja dia melihat story dari Tiffany kakak kelasnya dulu ketika di SMA. Ada hal yang sangat menyenangkan sekali yaitu Tiffany sedang bersama Roy. Sebenarnya ini adalah foto biasa atau story biasa tapi menurutnya ini sudah sangat luar biasa dan ia harus menjauh dari Roy karena ia tidak mau dicap sebagai orang yang merebut pacar orang lain. Dia pun menelan segelas satu tegukan air yang ada di atas meja. Tak menyangka sama sekali kejadian ini atau story ini yang biasa banget padahal. "Hah ini beneran kak Tiffany sama kak Roy? Apa mereka udah pacaran?"
Ternyata kegabutannya membuat kaget dan terkejut sekali dengan apa yang ia lihat kali ini dan ada apa? "Bener kan mereka tuh pacaran? Jadi selama ini tuh apa sih sebenarnya mereka nggak deketin gue sama kak Roy? Enggak tahu apa perasaan gue kayak gimana? Gue udah yakin banget kak itu nggak suka sama gue." Gumamnya dalam hati.
"Kenapa kamu sayang kok mukanya kayak ditekuk gitu?" Ternyata mama melintas di hadapannya langsung saja menegur namun Cerry tak mungkin mengatakan demikian bisa-bisa diketawain sama mama dia pun hanya tersenyum dan menganggap ini adalah sesuatu hal yang biasa di media sosial.
"Nggak apa-apa kok mah cuma media sosial doang kok cuma ngelihat video video viral terus aku kayak ketawa gitu dan kaget gitu biasalah."
"Oh mama pikir apaan tegang banget muka kamu." Cekikiknya ringan.
***
Cerry hari ini begitu tak bersemangat untuk ke kampus tapi harus ia paksakan karena ada jam kelas. Dengan santainya Franda melambaikan tangan kepada Cerry yang duduk di luar.
__ADS_1
"Hei kenapa lo?" Franda memegang pundak Cerry dengan kedua tangannya dan melihat kedua mata Cerry sudah mulai memerah dan sebentar lagi airmata itu semakin tumpah tanpa diprediksi sama sekali.
"Muka lo kenapa? Kok kayak bete banget gini sih? Muka lo jangan kayak gitu dong entar tua kayak gimana kak Roy nggak suka lagi deh sama lo. Sahabat gue nggak boleh sedih dan sahabat gue harus selalu bahagia. Buruan mau cerita sama gue sekarang juga kenapa lo sedih dan kenapa lo galau?"
Cerry menunjukkan wajah yang begitu cemburu sekali kepada Franda dan sangat dirasakan sahabatnya itu. "Mulai sekarang lo nggak usah deket-deket in gue sama kak Roy! Soalnya karena itu udah sama kak Tiffany gue males banget deh sama rencana-rencana kalian itu gue bakalan bilang kalau misalkan buku itu dari lo pada bukan dari gue." Ancamnya seperti itu meninggalkan Franda ia pun kembali ke kelas.
Selama pelajaran berlangsung di dalam kelas Cerry sama sekali tak fokus dengan penjelasan dosen yang ada di depan ia hanya bisa diam dan bingung dengan perasaannya kali ini. "Gimana nih kalau misalkan Cerry sama kak Roy jadi?" Batin Franda dalam hati.
-----
"Mulai sekarang lo jangan deket-deket in gue lagi deh sama kak Roy. Coba lo lihat di instastory-nya ka Tiffany mereka tuh deket banget bahkan kak Roy ke rumah dia. Apa coba kalau misalkan mereka nggak pacaran? Mana ada sih cowok sama cewek tuh deket banget kayak gitu nggak ada cuma sahabatan doang. Gue nyesel aja lagi kalian nyuruh gue buat kasih buku yang kalian kasih ke gue itu. Gue bodoh banget kenapa jadi gue mau sih ngelakuin itu." Cerry emosi banget untuk menceritakan hal ini bahkan ia berjanji tak akan mau berhubungan lagi dengan Roy walaupun hanya sekedar teman dan bahkan ia akan mengakui kalau buku itu bukan dari dirinya yang membeli tapi melainkan dari Franda dan Rival.
Franda memanggil kak Roy yang melintas di ujung sana. Dengan cepat ia menghapus air matanya yang terjatuh itu karena ia tidak mau menjadi perempuan yang lemah bahkan malu kalau misalkan menceritakan hal ini. "Kak Roy mau kemana bisa ngomong sebentar nggak?"
"Dia kenapa kok ada hadap sana sih?" Ucapnya seperti itu tunjuk kepada Cerry.
__ADS_1
Di dalam hati ia berharap Franda tidak mengatakan atau tidak membocorkan kepada kak Roy bisa-bisa ia malu banget.
"Aku boleh nanya sesuatu nggak sama kakak?"
"Kalau boleh tahu nanya soal apa ya kok kayak serius banget?"
"Kakak sama ka Tiffany pacaran ya? Kok kak Tiffany kayak bikin story gitu di Instagram?" Roy hanya terdiam kikuk ia tidak mungkin mengatakan ini kepada Franda karena ini adalah sesuatu rahasia besar. Ia hanya menggeleng dan tak menjawab sama sekali lagi karena bingung harus memulainya dari mana dan mereka tidak akan pernah mengerti dan bukan urusan mereka juga. Biar Rival yang mengetahuinya dan mungkin habis ini ia akan mengetahui Rival kalau Rival tidak boleh mengatakan apapun kepada Franda atau kepada Cerry sekalipun.
"Ya udah deh kalau gitu gue ke sana dulu ya ntar kelas gue udah mulai lagi. Cer lo kenapa Cerry jangan galau ya?" Setelah pergi Cerry langsung saja memalingkan badannya.
"Tuh kan bener kan kata gue kak Roy aja nggak ngejawab itu tandanya dia udah pacaran sama kak Tiffany atau dia lagi pdkt dan bentar lagi bakalan ditembak. Udahlah fran lo nggak usah kasih gue harapan gue capek kayak gini."
"Gue nggak yakin deh kalau misalkan kak Roy itu pacaran sama kak Tiffany. Ntar deh gue tanyain sama Rival apakah benar mereka udah pacaran kan secara dia adiknya."
"Ya jangan sedih lagi dong! Temen gue atau sahabat gue bakal menjadi orang yang paling kuat kok masa masalah cowok aja galau sih. Ya kalau misalkan emang jodoh ya bakal jodoh juga." Ungkap Franda untuk mendengarkan Cerry kali ini.
__ADS_1
"Senyum dikit dong jangan galau-galau."
Cerry tersenyum.