Mantan Terindah

Mantan Terindah
83. Rencana Franda & Rival


__ADS_3

Jadi hari ini rencananya rival dan Franda mengatur pertemuan antara Cerry dan Roy. Awalnya Rival merasa tak yakin dengan rencananya namun ia ingin kalau misalkan Roy dan Cerry bersama. Franda pun menyetujui dari suruhan dari Rival untuk mendekatkan mereka berdua. "Kamu yakin bakalan berhasil?"


"Ya awalnya sih nggak yakin tapi kita coba dulu kali ya."


"Ya udah deh kalau gitu aku nurut aja."


"Oke deh kalau gitu."


"Jadi gini kak Roy kan udah kelamaan jomblo gue kasihan aja gitu hatinya bakalan tertutup, nah Cerry kan juga jomblo gimana kalau misalkan kita jodohin aja?"


"Beneran? Aku nggak enak nih kalau misalkan karo bakalan marah sama aku? Ya kalau misalkan kamu kan adenya sendiri kalau aku kan bukan, kayak orang lain gitu jadi emang kak Roy bakalan marah atau enggak sih?"


"Udah tenang aja kakak nggak bakalan marah kok malah dia berterima kasih karena kita udah jodohin dia sama orang yang tepat buat kak Roy!" Ia menaikkan alisnya sedikit ke atas ia yakin sekali kalau misalkan Roy bakalan senang dan berterima kasih kepadanya.


Sebelumnya anda memberitahu kalau misalkan mereka akan bertemu di suatu tempat tapi dirinya akan menjemput Cerry terlebih dahulu. "Hallo cer, lo di mana ntar gue jemput ya temenin gue buat ke suatu tempat."


^^^"Kemana? gue nggak mau ya kalau misalkan ada kejutan-kejutan yang gue suka."^^^


"Pokoknya nggak deh semuanya bakalan beres tenang aja sampai ketemu nanti Cerry." Ponsel pun di matikan begitu saja.


"Gimana berhasil gak?"


"Iya berhasil."


***


Roy melihat ke belakang, kenapa tiba-tiba ada bunga mawar merah yang masih segar. "Itu apa? Lo masih normal kan?" Tanya yang membuat Rival tertawa.


"Haha santai aja kali, gue udah punya Franda kenapa masih di tanya normal atau enggak sih?" Gelengnya yang geli.

__ADS_1


"Ya kali aja gitu loh udah nggak normal."


"Kenapa sih bisa jadi kayak gini? Lo ngajak gue kemana Rival?"


Rival mampir sebentar, ternyata dia mampir di sebuah supermarket yang ada di pinggiran jalan. Roy lebih menunggu di dalam mobil, karena tidak berkepentingan juga kalau ikut masuk ke dalamnya. Ia memilih memainkan ponselnya walaupun dia juga nggak tahu bakalan main apa di dalamnya. Tak lama kemudian Rifa pun datang dengan membawa 2 botol air mineral. "Maaf gue lama!" Ia menyalakan kembali mobilnya tersebut ke arah tujuan yang mereka inginkan.


15 menit kemudian...


Rival lebih dulu turun dari mobil, lalu disusul oleh Roy. Sejak masih di dalam rumah, ia terus memainkan ponselnya. Roy tampak curiga dengan sikap Rival kali ini yang sedikit berbeda dari sebelumnya. tapi dia terus mengikuti langkah kaki Rival masuk ke dalam.


Rival mencari tempat yang kosong untuk mereka duduk, sedangkan tugas dari Franda adalah mengajak Cerry. Jadi mereka berbagi tugas masing-masing dan mereka merahasiakan pertemuan mereka berdua ini. "Ya udah lo minum dulu aja kak. Pokoknya tenang aja deh gak usah panik ya, gue gak macam-macam kok." Senyumnya yang membuat Roy curiga.


"Gue paling gak suka ya kalau misalkan dibohongin, itu aneh tau nggak sih pas dari rumah."


"Udah deh enggak usah bawel lo tunggu aja lo bakalan seneng kok kak."


***


"Gue gak suka deh sama kayak gini buruan gue nggak suka yang namanya teka-teki Rival gue ini kakak lo loh?" Ucap Roy.


"Iya sebentar lagi kok bakalan kedatangan tamu, jadi santai aja dong nggak usah tegang kayak gitu emang menurut lo gue bakalan ngapain?" Rival semakin membuat Roy kesal.


Tak lama kemudian Cerry dan Franda pun datang mereka melambaikan tangan. "Hallo semua apa kabar maaf ya kita telat!" Senyumnya dan ekspresinya dari keduanya sangat berbeda jauh. Rival pun mempersilahkan duduk Cerry dan Franda.


"Apa sih sebenarnya maksud dari kalian kok bisa ada gue sama kak Roy emang ada apa?" Bingung Cerry.


"Enggak kok santai aja." Franda dan Rival malah tertawa-tawa gak jelas.


"Kalian rencanain sesuatu buat kita berdua ya atau kalian mencoba bohongin kita?" Ucap Roy dan Cerry saling menatap satu sama lain mereka curiga dengan Franda dan Rival.

__ADS_1


"Kalian ada apa?"


"Udah deh jangan pada curiga kita tuh nggak ngapa-ngapain kalian kok pokoknya kalian ngobrol aja ya kayaknya kita harus pergi dari sini deh ya kan?"


Mereka pun memutuskan untuk pergi dari Roy dan Cerry. "Kak Roy sebenarnya ada apa sih kok aku jadi bingung deh?" Ucap Cerry yang kebingungan.


"Gue juga bingung tiba-tiba Rival ngajak gue ke sini emang tadinya bilang apa tadi ke lo?" Sahutnya yang juga bingung.


"Katanya ada yang pengen ketemu ya udah aku mau aja. Franda ngomong apa-apa sih sama aku kak. Tapi kalau boleh tahu ada apa ya."


"Aduh gue jadi bingung deh maksudnya apa sih sebenarnya."


"Oh ya udah deh kak kalau misalkan nggak nggak kenapa-napa atau nggak ada apapun kayaknya aku harus pulang aja deh kak daripada aku ganggu kakak di sini ya kan ya udah kak aku permisi dulu ya." Gugupnya seperti itu.


Tapi tiba-tiba saja langsung aja berdiri dan menahan Cerry. "Eh duduk dulu aja, gue santai kok orangnya." Cerry pun duduk dengan anggukan. Dari kejauhan Rival dan Franda hanya bisa cekikikan melihat Roy dan Cerry.


"Kak, kakak gak ke sekolah lagi ya?"


"Iya nih udah lama nggak ke sekolah nanti katanya bener ya ada reuni."


"Gak tau sih kak, ya denger-denger sih ada kayak gitu kak di grub tapi aku kayaknya enggak bisa ke sana deh soalnya kan ada syaratnya gitu."


"Syarat? Syarat apa?"


"Katanya harus punya pasangan gitu kak soalnya kan aku nggak punya pasangan berarti itu tandanya aku tidak memenuhi syarat yang ditentukan dari sekolah kan?" Dengan polosnya Cerry mengatakan. Sontak mendengar hal yang diucapkan Cerry tiba-tiba langsung aja tertawa terbahak-bahak sampai memegangi perutnya. Lantas membuat Cerry kebingungan apa yang membuat Roy tertawa terbahak-bahak.


"Kakak kenapa? Ada yang lucu?"


"Ya am lo polos banget sih, itu kan mereka cuma bercanda doang mana ada reuni harus bawa pasangan syaratnya sih."

__ADS_1


"Hahaha bisa aja sih. Ya kali, enggak kok enggak bawa pasangan sama sekali. Udah datang aja. Lo mau bareng sama gue? Boleh kok."


Kedua mata Cerry terbelalak, karna ucapan dan ajakan ini keluar langsung dari mulut Roy orang yang diam ia sukai.


__ADS_2