Mantan Terindah

Mantan Terindah
MTS2 - EZEKHIEL & ZEFANYA PART 9


__ADS_3

Siapa pun akan dapat kehilangan arah jalna mereka. Apalagi ketika mengetahui hal yang tidak bisa dipikir oleh nalar dan bertanya tanya dalam diri, mengapa hal itu bisa terjadi. Namun, sesungguhnya, kita hanya membutuhkan keberanian untuk kembali melangkah di jalan yang asing dan menakutkan itu. Waktunya akan indah dan bisa tersenyum lebar ketika berhasil melaluinya. Ada apa dengan Ezekhiel dan Zefanya? Apakah ada sesuatu dalam hati keduanya yang membuat mereka merasa bersalah terlalu dalam?


...


Hasil akhir sebuah iklan memang harus membutuhkan persetujuan direktur. Apalagi dengan Perusahaan Morgan yang sejak berdiri di Legacy, dia sendiri sebagai direktur yang bertanggung jawab ikut ambil bagian dalam setiap proses peningkatan perusahaannya. Revo yang memberikan nilai nilai ini. Revo mengatakan untuk selalu terjun langsung dalam kinerja setiap bagian perusahaan agar kita sendiri tahu masalah apa dan kemajuan apa yang terjadi di dalamnya.


Sehingga, ketika kita bertemu dengan kolega, klien atau masyarakat yang mengetahui produk atau apa yang kita produksi, kita bisa menjelaskan poin penting alasan mereka memiliki produk kita. Morgan menerapkannya dan bahkan sewaktu awal awal Morgan ikut mengerjakan semua bagian. Kini dia sudah memiliki tenaga kerja yang memarahi sehingga Morgan hanya perlu memantau dan mengawasinya saja.


Seperti sekarang, setelah banyaknya rangkaian acara Morgan tidak bisa mengikuti meeting di awal dan pengerjaan iklan lanjutan, akhirnya dia memiliki waktu untuk melihat hasil iklan yang akan rampung. Asisten Morgan yang juga seperti Leon, selaku wakil direktur, Mark sudah menjemput Morgan menuju ke ruang meeting untuk mendengar presentasi iklan yang sudah jadi. Hanya tinggal menunggu keputusan Morgan untuk lanjut atau di edit terlebih dahulu.


Morgan dan Mark memasuki ruangan. Morgan sedikit terpaku di sana sudah ada Rosie yang memang bertugas mempertanggung jawabkan iklan Morgan dari awal sampai akhir. Morgan meneguk salivanya pelan dan mencoba profesional. Sekarang Morgan harus serius dengan Allegra. Rosie hanya masa lalu dan mungkin mereka hanya berteman. Morgan tidak boleh mengecewakan Allegra sedikitpun mengingat pengalaman kelam Allegra terhadap cinta.


"Baiklah, Tuan Morgan sudah datang, silahkan dimulai Nona Rosie, Nona Vegra," kata Mark memberitahu. Rosie mengangguk dan mulai memperlihatkan iklannya. Sesekali dia memandang Morgan yang terus memperhatikan iklannya. Sesekali juga dia melihat Morgan memainkan ponselnya. Morgan sedang chating juga dengan Allegra. Memang setiap sebelum jam makan siang dan malam mereka selalu berhubungan.


Ada rasa penasaran dalam hati Rosie dan sedikit sakit hati karena Morgan benar benar tidak lagi memperhatikannya. Namun, di satu sisi, Rosie juga senang kalau Morgan tidak terlalu memikirkannya dan terlarut. Intinya di dalam hati kecil Rosie, Morgan sudah bahagia sudah merupakan kelegaan baginya. Rosie pun kembali mempresentasikan iklannya. Sebenarnya Rosie merasa iklan ini masih jauh dari kata sempurna. Rosie membuatnya tidak menggunakan model iklan. Hanya menggunakan animasi dan efek yang mendukung produknya. Dia ingin melihat penilaian Morgan.


"Jadi, begitulah konsep iklan yang kita gunakan, bagaimana Tuan Morgan?" Tanya Vegra pada Morgan yang masih memainkan ponselnya. Rosie sudah menundukan kepalanya kurang percaya diri.


"Mengapa kalian tidak menggunakan model iklan?" Tanya Morgan tanpa mengalihkan pandangan pada ponselnya.


"Sebelumnya, kalian sudah menggunakan model iklan, aku hanya membuatnya berbeda, tuan," kata Rosie yang menjawa.


"Berbeda kau bilang? Kau ini memang suka sekali membuat hal yang berbeda secara tiba tiba ya? Apa kau tidak berkonsultasi dengan Zefanya? Bukan kali pertama aku bekerja sama dengan perusahaan iklan bibi iparku itu! Sudah 2 kali dan ini yang ketiga kali. Semua iklan yang mereka buat dengan model iklan tampaknya sangat efektif. Berikan model iklan di dalamnya dan jangan membantah! Aku masih ada urusan! Jangan pernah mengait ngaitkan urusan pribadi pada pekerjaan!" Decak Morgan menatap tajam Rosie dan beranjak dari kursinya. Dia pun keluar dari ruangan.


Rosie tersentak. Dia benar benar tidak mengerti mengapa Morgan terbawa perasaan seperti ini. Rosie merasa asing dengan kata kata Morgan. Dia merasakan Morgan yang tidak seperti dulu. Apa Morgan benar benar sudah membencinya hanya karena dia belum mengatakan semuanya dengan sendirinya? Haruskah dia mengatakannya kalau pada akhirnya dia tidak akan bisa memiliki Morgan lagi? Morgan terlihat bahagia dengan kekasihnya yang baru dan dia tidak mau menjadi orang ketiga. Tetapi, apa yang dikatakan majikannya, Zefanya juga ada benarnya jika dia tidak berbicara pada Morgan dengan apa yang terjadi waktu itu. Menjadi teman akan lebih baik ketimbang harus bermusuhan. Rosie akan mencoba mengubah mood nya terlebih dahulu dengan iklan ini sehingga dia bisa berbicara dengan Morgan .


...


Sementara itu Zefanya dan Ezekhiel telah bersiap menuju ke rumah sakit. Mereka ingin mengetahui hasil dari pemeriksaan Ezekhiel tiga hari yang lalu. Ezekhiel cukup gugup karena takut hasilnya tidak memuaskan sehingga dia menjadi merasa bersalah pada Zefanya dan keluarga istrinya itu.


Zefanya memegang tangan Ezekhiel dan agak dingin karena kecemasannya. Zefanya bahkan meraihnya dan mengecupi punggung tangan suaminya itu.


"Semua akan baik baik saja tuan, tenanglah, jangan takut seperti ini," ujar Zefanya menenangkan suaminya. Mereka berdua duduk di kursi penumpang karena Zefanya tidak mau dirinya atau suaminya terlalu lelah. Apalagi hari ini mereka hendak melihat hasilnya.


"Iya, Anya! Aku hanya takut saja kalau ternyata semua penantian kita yang tak kunjung datang adalah salahku. Sementara semua orang malah memojokanmu," tutur Ezekhiel pelan.


"Kita akan hadapi bersamamu! Aku yakin kau baik baik saja. Kehamilanku hanya ujian dari Tuhan saja. Kita sanggup menghadapinya atau tidak," kata Zefanya lagi terus menenangkan suaminya.


"Baiklah, aku akan mencoba tenang," saut Ezekhiel.


Dan sampailah mereka di rumah sakit itu. Mereka langsung menuju ke ruang laboratorium untuk mengambil hasil pemeriksaannya. Zefanya langsung membukanya. Sedikit banyak Zefanya mengerti mengenai beberapa hasil laboratorium mengingat waktu itu dia juga pernah di rawat di rumah sakit ketika high school karena tifus. Zefanya mengerti karena biasanya di hasil tersebut akan tercantum hasil normal dan kita hanya perlu menyesuaikan dengan hasil dari pemeriksaan yang ada.


Ketika Zefanya melihatnya, tampak hasil pemeriksaan Sel Spermatozoa milik Ezekhiel menunjukan warna hijau yang artinya sesuai target atau sejajar normal atau juga di atas normal. Namun, ada 3 poin yang menunjukan warna merah.


Poin pertama dikatakan air m*ni yang seharusnya ada hanya boleh beberapa mili tetapi milik Ezekhiel cukup banyak yang menyatakan kalau air m*ni yang dimiliki Ezekhiel lebih banyak kuantitas nya ketimbang Sel Spermatozoa.


Poin kedua yaitu pergerakan dari Sel Spermatozoa itu sendiri. Dikatakan normal jika seluruh Sel Spermatozoa tersebut bergerak cepat dan progresif sementara Sel Spermatozoa yang dimiliki Ezekhiel tidak sepenuhnya bergerak. Malahan ada yang mati dan ada yang bergerak secara tidak normal.


Dan poin ketiga yaitu jumlah dari Sel Spermatozoa itu sendiri. Jumlah Sel Spermatozoa yang normal berjumlah lima belas juta lebih dan itu harus bergerak baik, sementara Ezekhiel hanya memiliki jumla 4 juta dan sebagian ada yang bergerak tidak baik.


(Attention : hasil pemeriksaan Sel Spermatozoa di atas hanya mengambil garis besarnya saja ya, bagi yang penasaran silahkan cek di ugel:)


Hati Zefanya terasa tercabik cabik dalam artian sanggupkah ia mengatakan pada suaminya. Namun, dia harus mengatakannya Karen Ezekhiel pasti akan bertanya. Lagi pula mereka akan menemui Dokter Lilian.


"Zefanya, ada apa dengan hasilnya?" Tanya Ezekhiel ketika Zefanya terus membacanya dengan sangat serius. Zefanya menggeleng.


"Apa aku baik baik saja?" Selidik Ezekhiel lagi. Kedua mata Zefanya telah berkaca kaca namun dia harus kuat karena kini suaminya sangat membutuhkan dukungannya.


"Ada apa, Anya? Biarkan aku melihatnya," kata Ezekhiel lagi langsung mengambil lembar hasil itu dari Zefanya. Zefanya akhirnya dapat menghapus air mata yang hendak terjatuh itu. Pelan pelan Ezekhiel membacanya dan mencoba mengerti. Tak lama dia mengerutkan keningnya. Dia sangat yakin ada yang tida beres pada poin poin yang bercetak merah ini.

__ADS_1


"Zefanya, apa kau bisa jelaskan? Ada yang tidak benar kan dengan Sel Spermatozoa ku?" Selidik Ezekhiel sangat penasaran.


Zefanya mengangguk pelan. Ezekhiel menghela napas pasrah dan sedikit kecewa pada dirinya sendiri. Zefanya melirik suaminya. Kali ini dia harus menjadi penghibur suaminya.


"Sekarang, ayo kita ke dokter Lilian? Semoga dokter Lilian memiliki solusi yang tepat dan pemberitahuan yang lebih memuaskan ketimbang kita hanya menerka nerka bukan?" Kata Zefanya kemudian mengulurkan telapak tangannya agar Ezekhiel meraihnya dan menggandengnya menuju ruangan dokter Lilian. Ezekhiel menoleh ke arah Zefanya. Wajahnya tampak penuh kesedihan dan keputus asaan. Rasa rasanya saat ini dia hendak berjalan di tempat yang gelap tapi dia melihat setitik cahaya yaitu Zefanya yang akan terus menuntunnya.


Mereka pun menuju ke ruang dokter Lilian. Benar apa yang dipikirkan Zefanya sama seperti yang dikatakan dokter Lilian. Perasaan Ezekhiel hancur tak beraturan bahkan menjadi butiran butiran pasir yang tidak dapat di genggam secara erat. Pasti akan kembali terjatuh ke daratan. Ezekhiel menundukan kepalanya. Kini dia benar benar seperti tersesat di dalam hutan rimba dan tak berpenghuni. Zefanya meraih tangannya dan menggenggamnya dengan sangat erat.


"Di sini sudah terlihat apa yang mengakibatkan kalian belum bisa mengandung. Jangan bersedih Tuan Ezekhiel. Kita belum kehabisan cara dan 3 poin merah ini bisa kita atasi. Kau tenang saja," ujar Dokter Lilian seraya menenangkan Ezekhiel.


Ezekhiel hanya melirik dokter Lilian sesaat.


"Bagaimana caranya dok?" Tanya Zefanya.


"Kita harus meningkatkan jumlahnya, dengan begitu kemungkinan pergerakan yang bagus juga berkurangnya air m*ni. Aku akan memberikanmu obat tuan Ezekhiel. Kita akan bisa melihat hasilnya satu bulan lagi. Namun, aku menyarankan kalian berdua tetap menerapkan program hamil kalian. Seperti menjalani pola hidup yang baik, makan makanan yang bergizi dan berhubungan rutin dua atau tiga hari sekali. Saya benar benar menyarankan anda Tuan Ezekhiel untuk tidak melakukannya setiap hari mengingat jumlah Sel Spermatozoa anda di bawah delapan juta. Apa sampai sini anda berdua paham?" kata Dokter Lilian menjelaskan juga memberi saran.


"Bagaiaman contoh pola hidup yang baik selain makan makanan bergizi, dok?" tanya Zefanya lagi memastikan.


"Apakah kalian sering berolahraga?" tanya Dokter Lilian.


Zefanya menggeleng.


"Mulai sekarang, lakukan olah raga rutin minimal satu Minggu dia kali seperti jogging, berenang, melakukan fitness gym atau senam aerobik. Fitness atau gym dapat membakar lemak berlebih dan yang tidak berguna sedangkan senam aerobik dapat merawat area reproduksi anda, Nyonya Zefanya," ujar dokter Lilian.


"Begitu ya dok?"


Dokter Lilian mengangguk tersenyum.


"Baiklah dok, kami akan melakukannya," saut Zefanya kemudian.


"Aku sudah menuliskan obat dan vitamin untuk Tuan Ezekhiel juga vitamin untuk Nyonya Zefanya. Aku berdoa semoga kali ini kita bisa berhasil. Tolong diminum satu kali sehari rutin selama 30 hari ini," kata Dokter Lilian lagi memberikan resep.


"Baik dokter, aku akan terus mengingatkan suamiku. Terimakasih dok atas waktunya," ucap Zefanya bersiap beranjak.


Zefanya dan Ezekhiel pun saling berjabat tangan dengan dokter Lilian. Meski begitu, Ezekhiel tetap memikirkan ini semua.


Sepanjang perjalanan, Ezekhiel memikirkan hasil yang dikatakan dokter tentang dirinya. Dia terdiam memikirkan sesuatu. Dia mencari cari cara agar Zefanya dapat mengandung secepatnya. Mungkin saja apa yang menjadi sarannya dapat membuat Zefanya bahagia dan mengandung. Ezekhiel hanya memikirkan kebahagiaan Zefanya dan dia rela jika mengorbankan kebahagiaannya.


Ezekhiel menutup pintu kamarnya dengan wajah yang sangat muram dan bersedih. Ada guratan kekecewaan melingkupinya. Ada juga rasa bersalah pada Zefanya yang selalu menjadi pusat kesalahan atas apa yang sedang mereka hadapi. Kebencian pada Bibi nya dan orang orang yang memojokan Zefanya. Padahal, tidak ada sedikitpun kesalahan itu pada diri wanita kuat itu. Semua kesalahan ini adalah dirinya. Bahkan wanita raja itu sedang memandangi dirinya sambil memeluk pinggangnya.


"Tuan? Percayalah, semua akan baik baik saja!" Kata Zefanya memegang pipi suaminya dan mengelusnya dengan sangat lembut.


"Aku yang salah sayang." Ezekhiel memiring miringkan wajahnya pada telapak tangan Zefanya.


"Tidak ada yang salah, Tuhan yang menentukan semuanya. Kau jangan merasa bersalah. Kita sudah tahu yang sesungguhnya. Sekarang kita harus mencari cara agar memperbanyak sehingga akan berenang renang di perutku mencari sarangnya, oke?" Zefanya menatap penuh kasih wajah suaminya itu.


"Kau selalu berkata kata seakan akan tidak terjadi apapun. Apa tujuanmu?" Saut Ezekhiel lirih.


"Membuatmu semakin mencintaiku dan tidak ingin melepaskanku kapanpun itu." Jawab Zefanya tersenyum manis.


"Tapi Anya?" Sela Ezekhiel masih memikirkan kesalahan dari dirinya.


"Apa?"


"Kita sudah menunggu terlalu lama. Kau menjadi korban atas kesalahanku yang baru saja ku ketahui. Bagaimana jika semua orang tahu, apalagi keluargamu? Mereka akan kecewa kepadaku. Tidak apa sebenarnya, namun aku tidak ingin membuatmu sedih atas kelemahanku. Sungguh, aku sangat tidak berguna sayang!" Sungut Ezekhiel dengan rasa putus asa yang mendalam.


"Bicara apa kau Tuan? Tidak ada yang mustahil, plis jangan seperti ini!" Decak Zefanya yang kini memegang kedua pipi Ezekhiel dengan tangannya.


Ezekhiel menarik napas hendak mengatakan sebuah rencana yang sepertinya memberatkan hatinya juga mungkin menyakiti Zefanya.

__ADS_1


"Anya, di dalam perjalanan aku berpikir. Sepertinya ini yang harus kita lakukan." Kata Ezekhiel mengalihkan pandangannya. Dia tak sanggup melihat kedua mata tulus istirnya.


"Apa?"


"Duduklah!" Ezekhiel menggiring Zefanya untuk duduk di tepi ranjang dan ia mengambil kursi rias istirnya dan duduk di depannya.


"Em begini, aku rela, aku sangat rela kalau, kalau, eng.. kita menggunakan cairan tubuh pria lain untuk membuatmu mengandung, bagaimana?" Ezekhiel memberi saran terbata, dan mata nya mulai berkaca kaca.


Hancur sudah hati Zefanya saat itu juga. Zefanya tidak menyangka suaminya akan mengatakan ini. Suaminya yang begitu baik hati kepadanya. Selalu melengkapi kebutuhannya ketika menjalani program kehamilan sampai sekarang. Memberikan perhatian padanya lebih dari ibunya. Namun, sekarang suaminya mengijinkan cairan tubuh pria lain masuk ke dalam tubuhnya. Tubuh yang sering suaminya jajaki. Tubuh yang sering suaminya puji dan jaga agar tidak tersentuh orang lain.


Zefanya tahu apa maksud suaminya, namun sama saja dia mengandung anak yang bukan dari darah nya dan darah suaminya. Sesuatu yang membuat hati dan pikiran Zefanya meluap panas.


Pak!


Zefanya tak kuasa! Dia menampar Ezekhiel dan jatuhlah air mata suaminya itu.


"Ada apa dengan pikiranmu hah? Saran rendahan apa itu yang kau berikan padaku?! Dengar Tuan Ezekhiel yang terhormat, kau ini sama saja menyuruhku bersetubuh dengan pria yang bukan suamiku dan mengandung anaknya kau tahu!" Zefanya berdiri berkata kata mencak mencak pada suaminya.


"Aku berjanji akan menganggapnya sebagai anakku, Anya sayang!" Tambah Ezekhiel memperkuat sarannya.


"TIDAKKKK!!!! SUDAH JANGAN BERKATA KATA LAGI! AKU TIDAK MAU MENDENGAR APAPUN DARI IDE GILA MU! DIAM DI SINI DAN RENUNGKAN KATA KATA MU YANG MEMBUAT HATIKU HANCUR TUAN EZEKHIEL!" Zefanya keluar dari kamar mereka dan pergi ke rumah ibunya. Sementara Ezekhiel menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya dan menangis.


"Aku hanya ingin kau bahagia, Anya ..."


...


...


...


...


...


teringat saat itu, sudahlah 😭😭


.


next part 10


apakah Zefanya akan menerima keputusan Ezekhiel pada akhirnya?


atau apakah Ezekhiel merubah maksudnya?


sampai kapanpun tidak ada seorang istri yang baik menukar egonya dengan terpaksa dipasangkan oleh pria lain.


.


rekomen Novel penuh misteri dan teka teki akan cinta dan kehidupan dari seorang consultant design dan seorang CEO . mampir ya dengan judul:


---- LOVE & HURT ----


karyaku berkolaborasi dengan seorang wanita dewasa yang kece badas 😍😍


.


Okedeh pada akhir nya Vii selalu ingetin jangan lupa kasih LIKE, KOMEN, karna ini merupakan wadah aku bisa tahu di mana letak kesalahan dan kelebihan untuk mood booster aku 😁😁


Dan boleh juga kasih RATE dan VOTE di depan profil novel .. kasih 5 bintang nya donggss 😍😍

__ADS_1


.


Thx for read and i love you so much much more and again ❤❤


__ADS_2