
"siapa Pi...?"tanya Leo.
"hmm... nanti kamu akan tahu setelah kamu menghubungi nya"jawab Papi Leo.
"cewek...?kenal sama Dika..?"tanya Leo lagi.
"iya, pokok nya kamu akan segera tahu nanti"jawab Papi Leo.
"oke, kalau gitu Dika pulang dulu Pi"pamit Leo.
"kamu bawa mobil..?"tanya Papi Leo.
"iya Pi, Dika rasa gak ada masalah"ungkap Leo.
"Papi percaya sama kamu, hati-hati ya"ucap Papi Leo.
"iya pi"jawab Leo lalu pulang ke rumah nya.
...
"makasih ya sahabat-sabahat aku kalian capek-capek pulang kerja malah pada datang ke sini jenguk aku"ucap Ara.
"apaan sih Ra kayak sama siapa aja"ucap Sarah.
"iya nih Ara"sambung Nadia.
"ya makasih dong meski siapa pun kalian"ucap Ara lagi.
"sama kita gak makasih nih"ucap Rio.
"aku tadi ngomong nya makasih sahabat-sahabat aku itu berarti kalian berempat"terang Ara.
"jadi aku sama Rio juga sahabat kamu ya Ra..?"tanya Bryan.
"iya dong"jawab Ara.
"asik punya sahabat"ucap Bryan.
"apaan sih Bry, eh serius deh Ra kita berdua kaget banget loh waktu tau kamu sakit"ucap Sarah.
"kan aku seneng sayang punya sahabat"ucap Bryan.
"ya ampun cuma demam biasa aja kok, gak usah lebay gitu deh, terus kalian tau dari mana...?"ungkap Ara dan bertanya.
"dari Om Haris lah Ra, aku kan khawatir kamu tadi malam gak ikut kita terus kamu juga gak ada ngabarin kita, chat gak di balas, telpon gak di balas"jawab Nadia.
"gak di angkat sayang"ucap Rio.
"iya gitu maksud nya, jadi aku ke kantor kamu istirahat siang, kata Om Haris kamu izin karena sakit"jelas Nadia.
"duh sory ya guys udah buat kalian khawatir, hp aku lowbet, tu lagi di cas dalam keadaan mati dan lupa mau di idupin"jelas Ara sambil menunjuk ponsel nya.
__ADS_1
"iya udah no problem, kita juga udah di sini dan udah tau keadaan kamu. Tapi kamu lagi gak ada masalah kan sama Leo..? "ucap Sarah dan bertanya.
"enggak, aku sama Leo baik-baik aja"jawab Ara gugup.
"terus Leo nya mana, udah jenguk kamu..?"tanya Bryan.
Ara menggelengkan kepala nya.
"Mami nya Leo masuk Rs dan Leo harus jagain Mami nya karena Papi nya kan sibuk kerja"jelas Ara.
"oh pantes aja Ara sedih banget kayak gini"ucap Nadia.
"emang kenapa..?"tanya Rio.
"ya karena gak bisa nemenin Leo kan di Rs"jawab Nadia.
"bener Ra..?"tanya Sarah
"iya bener juga sih"jawab Ara.
...
Malam hari Leo tidak dapat memejamkan mata nya karena ada beberapa masalah yang menganggu pikiran nya.
"Ara lagi ngapain ya, kenapa 1 harian ini dia sama sekali gak ada WA atau nelpon aku, apa Ara marah karena sikap aku yang keterlaluan, tapi aku kan gak salah, siapa suruh malah sibuk-sibuknya antar cowok lain ke Rs, tapi aku juga belum dengar penjelasan Ara tentang siapa cowok itu.Ah pokok nya Ara yang salah, bisa aja kan sekarang dia lagi nemenim cowok itu lagi"gumam Leo dalam hati.
"oh iya mending aku cari tau dulu siapa orang yang Papi kasih kartu nama nya ke aku tadi"gumam Leo
"Halo"ucap Leo.
"Halo Dika"balas Karina.
"maaf kamu siapa ya...?"tanya Leo.
"aku Karina Dik"jawab Karina.
"iya aku tau nama kamu Karina, maksud aku Karina siapa, kok bisa kenal sama aku..?"tanya Leo penasaran.
"kamu beneran lupa sama sahabat kecil kamu dulu yang pindah ke Amrik"ucap Karina.
"sahabat kecil yang ke Amrik..? Aca...?"tebak Leo.
"nah.. iya Dika aku Aca ,tapi itu kan panggilan aku masa kecil aja"ungkap Karina.
"beneran Aca...?"tanya Leo tidak percaya.
"beneran Dika, kamu apa kabar..?"tanya Karina dan balik bertanya.
"aku baik, kamu gimana...?"tanya Leo balik.
"aku juga baik,lama banget ya kita gak ketemu"ucap Karina.
__ADS_1
"bukan lama lagi tapi lama lama lama dan lama...... banget"ucap Leo.
"ha.. ha.. ha iya juga ya, oh ya aku udah tau semua nya tentang kamu sekarang dari Om Ardi, mudah-mudahan kamu cepat sembuh ya Dika begitu juga dengan Tante Amara, hm... kangen banget deh sama kamu dan Tante"ucap Karina.
"makasih ya Ca, aku juga kangen sama kamu, oh ya kok bisa ketemu Papi di Malaysia, bukan nya kamu di Amrik..?"tanya Leo.
"oh itu kebetulan banget Papi suruh aku urus project nya yang di Malaysia dan gak nyangka banget ternyata bekerja sama dengan Papi kamu"jelas Karina.
"wow tapi kamu hebat juga ya ingat sama Papi aku setelah berpuluh tahun tidak ketemu"ucap Leo.
"iya dong, tadi nya aku juga takut salah orang tapi ternyata bener"ungkap Karina.
"oh gitu, ya udah Ca kalau gitu aku mau istirahat dulu ya capek banget, lagian hp aku juga udah lowbet nih"ucap Leo.
"oke Dika, good night"ucap Karina.
Belum sempat Leo membalas ucapan Karina, ponsel Leo sudah kehabisan batrai dan mati.
"yah.. mati, ya udah deh di cas aja dulu"gumam Leo.
...
Sementara Ara juga belum dapat memejamkan mata nya karena masih terus memikirkan Leo.
"tadi berada di panggilan lain ,sekarang gak aktif nomor nya, duh.. gak bisa kayak gini terus nih, andai aja Mami tadi izinin aku keluar pasti aku udah cari Leo dan ngejelasin semua nya. Besok aku harus ketemu Leo dan bawa Arka biar semua nya jelas"gumam Ara.
Lalu Ara pun memejamkan mata nya hingga ia tertidur dan terbangun keesokan pagi nya.
Ara bersiap-siap akan menemui Leo dan menghubungi Arka meminta untuk menemani nya.
"Arka sekarang kamu ke alamat yang aku share ya, aku juga otw"ucap Ara lewat telpon.
"sebenar nya kita mau ngapain sih Ra...?"tanya Arka.
"tadi kan aku udah WA mau minta tolong sama kamu Ka"jawab Ara.
"iya tapi minta tolong apa..?"tanya Arka lagi.
"aku gak bisa jelasin sekarang, nanti kamu juga bakalan tau kok"jawab Ara.
"ya udah oke aku ke sana"ucap Arka.
"kamu beneran udah sembuh dan bisa pergi sendiri kan..?"tanya Ara pula.
"beneran Ra, aku udah sembuh kok"jawab Arka.
"ya udah kamu hati-hati ya, sampai ketemu di sana, bye.... "ucap Ara.
"kamu juga hati-hati ya Ra, bye... "balas Arka dan panggilan terputus.
***
__ADS_1