Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_174


__ADS_3

"eh udah pada sampai"ucap Leo saat baru balik ke penginapan.


Semua mata tertuju ke arah pria tampan calon suami Ara itu.


"sayang"panggil Ara.


"iya sayang"jawab Leo.


"hai Yo"sapa Arka.


"hai"balas Leo.


"baru aja sampai Yo"ucap Sarah.


"wah parah loe Yo, pergi meeting Ara di tinggal sendiri di penginapan"ucap Bryan.


"loe tanya dulu dong sebabnya kenapa Ara gak ikut gue meeting, itu karena kalian yang ngabarin tiba-tiba mau datang"terang Leo.


"he.. he.. he.. sory deh jadi ganggu waktu kalian berdua, tapi Ara sama Leo gak perlu kok ikut kita cari Cinta, cukup yang punya kepentingan aja yang cari"ucap Sarah.


"eh enggak, apaan sih, kamu juga sayang kok ngomong nya gitu"ucap Ara.


"Bryan tu mulai duluan bikin kesal"gerutu Leo.


"sory deh"ucap Bryan.


"udah, udah, kita cari Cinta sama-sama,mumpung semua ada di sini kan kita bisa sekalian liburan"ucap Ara.


"nah bener tu Kak, apa lagi aku di sini emang mau liburan"celetuk Aria.


"adek kamu ini"ucap Arka.


"kan emang iya Kak"ucap Aria membela diri.


"ya udah guys, tunggu Leo ganti baju dulu kita langsung berangkat ya ke alamat Kakek nya Cinta"ucap Ara.


"Oke Ra"jawab Beni semangat.


"semangat banget"sindir Arka.


"khawatir Ka"ucap Beni beralasan.


Arka hanya tersenyum mencibir.


Tidak lama kemudian mereka bertujuh pergi ke alamat rumah Kakek Broto untuk mencari Cinta.


...


"Pa, Nadia senang deh akhirnya kita bisa ketemu lagi"ucap Nadia.


"Nadia Papa yang merasa lebih senang ,apa kamu benar-benar sudah memaafkan semua kesalahan Papa...?"tanya Dokter Herman.


"Pa, kita lupain ya masa lalu itu. Kita mulai awal yang baru Pa"ucap Nadia.

__ADS_1


"iya sayang"jawab Papa Nadia tersenyum.


Rio sangat bahagia melihat tunangan nya itu sangat bahagia bisa bertemu dengan ayah kandungnya.Rio yang selalu mengantar dan menemani Nadia ke rumah sakit untuk melihat kondisi Dokter Herman, kini Dokter Herman telah di pindahkan ke ruang rawat inap.


"Rio"panggil Papa Nadia.


"iya Dok"jawab Rio lalu mendekati Dokter Herman.


"Rio terima kasih ya, saya tahu mungkin ini kurang pantas karena saya baru ketemu dengan Nadia,tapi saya minta tolong sama kamu untuk selalu jaga dan ada di dekat Nadia ya,jangan tinggalkan dia dalam keadaan apa pun,apa lagi dengan kondisi Nadia yang sekarang,Nadia sangat membutuhkan kamu"ucap Papa Nadia.


"Dok,Dokter berhak kok ngomong ini ke saya.Wajar kalau seorang Ayah khawatir anaknya akan tersakiti.Rio udah pernah janji depan Tante Jasmine dan sekarang Rio akan berjanji di depan Dokter,Rio gak akan pernah tinggalin Nadia dalam keadaan apa pun,Rio sayang banget sama Nadia Dok"ungkap Rio.


"iya saya percaya sama kamu,meski saya baru kenal dan melihat hubungan kalian,tapi saya bisa lihat kamu sangat menyayangi Nadia"ucap Dokter Herman.


"iya Dok saya akan jaga Nadia semampu saya,Dokter jangan khawatir ya"ucap Rio yakin.


Dokter Herman mengangguk lega dan merasa sangat bahagia,saat itu Bu Jasmine baru saja selesai dengan urusannya lalu masuk ke ruang rawat inap Dokter Herman.


"Mas Herman"panggil Bu Jasmine.


"iya Jasmine"jawab Dokter Herman.


"bagaimana kondisi kamu Mas..?"tanya Bu Jasmine.


"sudah mendingan,apa lagi ada Nadia di sini membuat saya semakin semangat"jawab Dokter Herman dan tersenyum.


Nadia juga tersenyum mendengar ucapan Papa nya itu.


"syukur lah Mas"ucap Bu Jasmine.


"ehem,kalau gitu Papa sama Mama ngobrol aja dulu ya,Nadia sama Rio mau ke kantin"ucap Nadia.


"oh ya sudah,tapi jangan makan yang aneh-aneh dulu ya" pesan Mama Nadia.


"iya Mama sayang"jawab Nadia.


"ya udah yuk sayang"ajak Rio.


"Pa, jangan lupa usul Nadia tadi ya"bisik Nadia di telinga Dokter Herman.


Dokter Herman mengangguk tersenyum ,sementara Bu Jasmine dan Rio menatap Nadia dan bertanya dalam hati apa yang Nadia bisikkan.


Lalu Nadia dan Rio keluar dari ruang rawat inap dan menuju ke kantin.


...


Ara dan sahabatnya telah tiba ke alamat yang mereka tuju, segera saja mereka mengetuk pintu rumah yang di yakini tidak ada orang.


"Ra ini bener gak sih alamatnya..?"tanya Arka.


"bener Ka"jawab Ara.


"tapi kok kosong ya"ucap Bryan.

__ADS_1


"ya mungkin aja lagi keluar, tapi bener kok ini alamat yang di kasih pemilik restauran itu"ungkap Ara.


"tetangga nya juga gak ada di rumah"ucap Beni yang baru saja dari rumah sebelah bermaksud menanyakan keberadaan Kakek Broto.


"hm..kita cari ke kebun teh aja gimana"usul Leo.


"nah boleh tu"jawab Sarah.


"ayo dong Kak sekalian lihat pemandangan kebun teh"ajak Aria menarik tangan Arka.


"ya udah yuk"ajak Ara karena semua menyetujuinya.


Saat mereka akan melangkahkan kaki, seorang tetangga lewat lalu menghampiri mereka.


"punten Akang, Neng, mau cari siapa ya...?Saya Pak Tyo yang kebetulan lewat dan tinggal di kampung ini juga"tanya dan jelas Seorang pria paruh baya dengan logat sunda nya.


"oh iya pak Tyo saya Leo, kami mau tanya apa benar ini rumah kakek Broto...?"tanya Leo.


"betul, tapi Kakek Broto nya lagi ke kebun teh atuh bareng cucu nya"jawab Pak Tyo.


"cucu, cewek bukan Pak..?"tanya Sarah.


"iya betul, cucu dari Jakarta kalau tidak salah"jawab Pak Tyo.


"gak salah lagi itu pasti Cinta"ucap Beni.


"punten akang sebut saha...?"tanya Pak Tyo.


Beni tampak kebingungan karena sama sekali tidak mengerti bahasa sunda.


"Bapak itu tanya siapa tadi yang Kakak sebut"bisik Aria.


"oh... Cinta Pak nama nya"jawab Beni.


"iya betul namanya Cinta"ungkap Pak Tyo.


"tuh kan benar, makasih banyak ya Pak infonya"ucap Beni.


"Neng dan akang ini teman-temannya Neng Cinta dari Jakarta, mau liburan ya...?"tanya Pak Tyo.


"iya Pak, kenalin saya Ara"ucap Ara menjulurkan tangan lalu di lanjutkan dengan sahabatnya saling bergantian memperkenalkan diri.


"ya sudah atuh Neng, Kang saya pamit"ucap Pak Tyo.


"iya Pak mangga"ucap Beni.


Lalu Pak Tyo berlalu dari pandangan mereka.


"ceileh udah bisa loe bahasa Sunda"ledek Arka.


"liat kamus tadi"jawab Beni.


ha.. ha.. ha.. gelak tawa Arka.

__ADS_1


Lalu Ara dan yang lainnya pergi ke Kebun teh untuk mencari Cinta. Tidak lama kemudian mereka telah tiba di kebun teh dan melihat Cinta yang sedang ikut memetik daun teh.


***


__ADS_2