
"aku gak akan setuju kalau kamu gak mau kasih tau aku tentang rencana kamu"ucap Nadia.
"gak bisa Nad, tolong dong kamu percaya sama aku"pinta Arka.
"aku gak mau, kalau memang ada sesuatu yang akan membuat pertunangan kita gagal, kenapa gak sekarang aja di kasih taunya biar batal...?"tanya Nadia.
"aku cuma mau kasih suprise Nad"ungkap Arka.
"Arka pernah gak sih kamu mikir, kamu bilang Papa kamu yang akan malu, terus gimana sama Mama aku, kamu pikir dia akan senang karena pertunangan anak nya batal di depan para undangan, terus kamu gak mikir udah berapa biaya yang terbuang untuk acara yang udah jelas gagal. Untuk kamu mungkin uang gak masalah, tapi buat Mama aku dia sangat susah mencari uang sendiri sebagai Janda Ka"ucap Nadia.
Arka tercengang mendengar ucapan Nadia, ia hanya terdiam dan tidak bisa melawan kata-kata dari Nadia.
Sepanjang perjalanan pulang ke rumah ,ucapan Nadia selalu terngiang-ngiang di telinga nya.
"apa yang di bilang Nadia ada benar nya juga, apa yang harus aku lakuin sekarang"gumam Arka.
...
"hah Frans yang pernah kamu ceritain itu ya Ra...?"tanya Rio.
"iya Yo tapi kayak nya kamu blm pernah ketemu dan liat"jawab Ara.
"kayak nya emang belum sih, terus gimana cara nya biar bisa ketemu dengan hantu itu, dan apa yang mau kita lakuin buat nolongin dia...?"tanya Rio.
"gampang aja kalau mau ketemu, entar pulang dari sini kamu sama Leo ikut aku pulang ke rumah dan soal apa yang mau kita lakuin, kalau kamu aja gak tau gimana aku Yo"jawab Ara.
"hm... ada petunjuk gak...?"tanya Rio lagi.
"sekarang sih belum ada, tapi aku udah minta Frans kasih tau kalau ada petunjuk biar kita lebih gampang kan cari keluarga nya"jawab Ara.
"kalian yakin mau nolongin Frans itu...?"tanya Leo tiba-tiba.
Ara dan Rio terkejut dengan pertanyaan Leo dan menatap Leo dengan serius.
"ini kenapa...? kenapa kalian liat aku kayak gitu..?"tanya Leo kebingungang.
"pertanyaan loe itu bro"ucap Rio.
"kenapa dengan pertanyaan gue, ada yang salah..?"tanya Leo lagi.
"enggak, gak salah kok"jawab Rio.
"terus...?"tanya Leo.
"aduh udah deh"ucap Ara.
__ADS_1
"Ra, kamu aja deh yang jawab"pinta Rio.
"hm... sayang dengar aku ya, kalau gak serius ngapain aku ajak Rio ketemu dan bahas ini. Kamu juga bisa kok bantu kalau kamu mau"jawab Ara.
"aku...?gak lah ngapain juga aku bantuin yang gak aku kenal. Lagian aku bisa apa, aku aja gak bisa liat hantu"terang Leo.
"dia bukan hantu sayang,belum jelas dia udah meninggal atau belum"ucap Ara.
"apa beda nya, nama nya jasad keluar dari tubuh itu nama nya hantu sayang"terang Leo.
"sama kayak loe waktu itu pernah jadi hantu"sindir Rio.
"Diem loe"bentak Leo.
"udah udah berantem mulu, gini ya sayang kalau kamu mau nolong gak harus kok bisa ngeliat.Kamu nanti bisa bantu aku setelah kita tau sedikit informasi dari Frans"terang Ara.
...
Sesampai nya di rumah, Sarah dan Bryan terkejut mendengar tangisan dari anak mereka.
"Kayla"gumam Sarah dan Bryan.
Sarah dan Bryan segera berlari ke dalam rumah dan menghampiri anak nya .Ternyata Kayla sedang menangis kesakitan dan di gendong oleh Baby sister nya.
"suster ada apa...?"tanya Bryan.
"suster kok bisa kayak gini sih, kenapa ada benjolan di jidat Kayla...?"tanya Sarah.
"maafkan saya Buk, tadi nya Kayla lagi tidur jadi nya saya tinggal sebentar ke toilet, saya gak tau setelah kembali ternyata Kayla udah bangun dan terjatuh"jawab Suster.
"ya Ampun Sus, gak pernah loh kamu seceroboh ini, kenapa gak di tarok dulu Kayla nya di baby box"ucap Sarah.
"maaf Buk, saya benar-benar gak nyangka akan terjadi seperti ini"ucap Baby Suster menangis.
"udah lah ,mau sampai kapan berdebat terus.Ini juga salah kamu tau gak, coba kamu di rumah aja jaga Kayla,ini gak akan terjadi. Sekarang kita bawa Kayla ke rumah sakit"bentak Bryan.
Sarah terdiam sejenak dan bersedih mendengar ucapan Bryan yang membentak nya.
"kamu di rumah aja ya Sus jaga rumah"pinta Sarah.
Lalu Sarah dan Bryan bergegas membawa Kayla ke rumah sakit.
"sabar ya sayang jangan nangis terus, kita ke rumah sakit sekarang"ucap Sarah kepada Kayla.
Setelah tiba di rumah sakit, Kayla langsung di tangani oleh Dokter dan di berikan obat.
__ADS_1
"bagaimana Dok apa ada masalah yang serius, seperti di dalam otak nya...?"tanya Bryan khawatir.
"untung nya tidak ada apa-apa dan semua baik-baik aja,hanya luka memar dan tidak lama akan membaik"jawab Dokter.
"syukur lah Dok"ucap Bryan.
"wajar kalau orang tua khawatir apa lagi ini adalah anak pertama kalian, lain kali agar lebih hati-hati lagi ya Ibu menjaga nya"ucap Dokter.
"iya Dok terima kasih"jawab Sarah.
"baiklah setelah obat ini tebus boleh langsung pulang"ucap Dokter.
"terima kasih ya Dok, kami permisi"ucap Bryan dan berpamitan.
"iya sama-sama Pak, Buk"jawab Dokter.
"kamu tunggu di mobil aja ya sama Kayla, biar aku tebus obat dulu"ucap Bryan.
Tanpa menjawab Sarah pun membawa Kayla ke dalam mobil.
Sepanjang perjalanan pulang Sarah hanya diam dan fokus kepada anak nya.
...
"mana nih Frans nya...?udah setengah jam kita nungguin nya"tanya Rio.
"sabar dong Yo, bentar lagi juga nongol"jawab Ara.
"dia yang butuh kenapa harus kita yang nunggu kayak gini"gerutu Rio.
"berisik loe, tunggu aja kenapa sih. Loe kan bisa makan cemilan sama minum dulu sambil nunggu"ucap Leo.
"loe enak bisa pacaran sama Ara, gue nih jadi obat nyamuk"ungkap Rio.
"derita loe"ejek Leo.
"ha.. ha.. ha.. "Ara tertawa.
"sayang memang kamu yakin Frans tau kita ngumpul di sini nungguin dia..?"tanya Leo.
"yakin, karena Frans sendiri yang bilang selalu perhatiin gerak gerik kita dari jauh. Jadi kalau kita di sini buat nungguin dia, pasti dia tau"jelas Ara.
Saat itu tiba-tiba Frans muncul tepat di samping Leo dan di hadapan Rio.
"han.. han.. hantu..... "teriak Rio menunjuk ke arah samping Leo.
__ADS_1
Ara dan Leo segera melihat ke arah yang di tunjuk oleh Rio.
***