Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_65


__ADS_3

"oh iya udah pada pesan makanan belum...?"tanya Ara.


"belum, baru pesan minum dan kita udah pesan minum buat kamu juga dong"jawab Sarah.


"oh ya, baik banget, terharu..... "gumam Ara dan mengedipkan mata nya ke arah Sarah dan Nadia.


"ya dong, ini minuman kesukaan kamu, Jus Jeruk .Buruan minum, haus kan..? "ucap Nadia.


"iya haus banget"jawab Ara lalu meminum jus nya.


"gak pesan makanan...? "tanya Ara lagi.


"hm... tadi nya kita mau pesan tapi kata Sarah tunggu semua lengkap dulu yang datang"ungkap Nadia.


"sampai segitu nya sih Sar, ya udah pesan sekarang"ucap Ara.


"eits tunggu dulu dong, masih ada yang belum datang"ucap Sarah.


"oh ya siapa..?"tanya Nadia.


"iya Sar siapa..?"tanya Ara pula.


"kamu gak ikutan nanya Yo...?"tanya Sarah kepada Rio.


"males, entar juga tau"jawab Rio.


"nah itu dia jawaban nya ,entar juga kalian tau"ucap Sarah.


"ah Sarah kasih tau dong, please.... "pinta Nadia.


"entar aja ya"ucap Sarah.


"sekarang.... "rengek Nadia.


"eh tu dia orang nya "ungkap Sarah menunjuk seseorang yang berjalan menghampiri mereka.


"Bryan..... "gumam Ara dan Nadia terkejut.


"Hai semua.... "sapa Bryan.


"Hai.... "balas Nadia dan Ara.


"Hai Bro"balas Rio.


"Sar ini seriusan...? "tanya Ara.


"iya serius lah, kalian kan yang suruh aku harus berdamai dengan hati"ucap Sarah.


"ya.. ya.. ya..jadi.... "ucap Nadia.


"no, kita sekarang hanya berteman aja"jelas Sarah.


"iya sekarang temenan dulu, entar lagi juga balikan kok"ungkap Bryan.


"good, lanjutkan bro"ucap Rio mengacungkan jempol.

__ADS_1


"ngarep.... "ucap Sarah.


"berharap yang Indah gak papa dong"ucap Ara.


"yes benar"sahut Bryan.


"Ara..."gumam Sarah.


Ara hanya tersenyum dan mereka pun lanjut makan malam bersama.


...


"makasih ya udah anterin aku pulang"ucap Sarah kepada Bryan.


"iya sama-sama Sar, aku yang harus nya makasih karena kamu udah mau kasih aku kesempatan buat dekat dan jadi teman kamu lagi. Aku harap secepat nya kamu bisa ambil keputusan untuk rujuk lagi sama aku"ucap Bryan


"hm.... Bryan aku masuk dulu ya, kamu hati-hati. Bye.... "ucap Sarah mengindari Bryan.


"iya Sar, good night and sweat dream. Bye...."ucap Bryan pula.


Stella masuk ke dalam rumah rumah dan Bryan pun melajukan mobil pulang ke rumah nya.


Saat sampai ke rumah, Bryan Tidak berhenti memikirkan Sarah, hati nya semakin yakin untuk kembali bersama Sarah dan Kayla anak mereka.


"aku janji akan terus berusaha menjadi lebih baik untuk kamu dan anak kita Sar"gumam Bryan.


Sementara itu Sarah sedang menelpon Ara.


"Ra, maaf ya ganggu. Kamu udah di rumah kan...?" tanya Sarah lewat telpon nya.


"Ara apaan sih, syukur deh kalau udah di rumah"ucap Sarah.


"Ada apa Sar...? gak mungkin kan nelpon malam-malam gini cuma mau nanyain itu doang"tanya Ara.


"iya Ra,ada yang mau aku omongin. Sekalian bertanya dan minta pendapat sih"ungkap Sarah.


"serius gini pasti soal Bryan ya,kenapa Sar...?"tanya Ara lagi.


"iya jadi gini Ra, tadi Bryan ngebahas masalah rujuk lagi. Aku harus gimana Ra...? "tanya Sarah pula.


"hm.... gini ya Sarah sayang, kalau kamu minta pendapat aku pasti nya aku akan dukung, aku liat kok kalo Bryan bener-bener udah berubah dan mau balikan lagi sama kamu. Ini semua juga baik kan untuk Kayla. Kayla butuh seorang Papa . Tapi sekarang kembali lagi ke diri kamu sendiri ,tanya sama hati kecil kamu,siap gak buat kembali lagi, masih ada gak rasa itu"jawab Ara.


"iya Ra, makasih ya. Aku bakalan tanyakan sama hati kecil aku. Tapi jujur rasa itu masih ada hanya masih ada rasa takut"jelas Sarah.


"yes, i know.Aku yakin kok kamu bisa memutuskan yang terbaik Sar. Aku sama Nadia akan mendukung semua keputusan yang kamu ambil"ucap Ara.


"thanks ya Ra, ya udah sekarang kita tidur ya besok kan harus kerja"ucap Sarah pula.


"oke Sar sama-sama,bye... "ucap Ara .


"Bye... "balas Sarah dan telpon terputus.


...


Ke esokan hari nya Saat menuju meja makan untuk sarapan, Ara tidak menemukan Mami nya yang biasa menunggu untuk sarapan bersama.

__ADS_1


"Non Ara, sarapan sudah bibik siapkan"ucap Bik Sri.


"iya Bik, makasih ya.Mami mana ya Bik...? "tanya Ara sambil celingak celinguk mencari Mami nya.


"Mami pagi-pagi sudah keluar Non buru-buru, Mami Non Juga bilang gak mau ganggu Non Ara yang masih tidur, kata nya entar di kabarin"jawab Bik Sri.


"oh gitu iya deh Bik"ucap Ara.


Ara pun menyelesaikan sarapan nya lalu pergi bekerja.


"Leo juga udah ngilang pagi-pagi, kebiasaan banget deh"gerutu Ara.


Saat tiba di kantor dan akan turun dari mobil, Ara melihat Leo yang ternyata tidur di kursi belakang dalam mobil. Ara terkejut dan menggelengkan kepala nya.


"sayang... sayang... "panggil Ara namun tidak ada jawaban.


Lalu Ara teringat bahwa ia dan Leo sudah bisa bersentuhan kapan pun dan dimana pun.


"sayang" panggil Ara lagi dan mencium bibir Leo.


Leo terkejut dan terbangun lalu tersenyum melihat Ara.


"hmm...kirain mimpi lagi tidur di kiss bidadari"ucap Leo bahagia.


"hm... masak"ucap Ara dan tersenyum.


"iya sayang"jawab Leo.


"kamu ngapain tidur di mobil...? "tanya Ara.


"aku tadi malam gak bisa tidur sayang di sofa jadi aku keluar cari angin dan akhirnya ngantuk tidur deh di mobil"jawab Leo.


"loh kenapa gak tidur di samping aku aja seperti biasa nya...?"tanya Ara.


"memang nya kamu gak takut, sekarang aku udah bisa lho sentuh kamu. Kalau aku khilaf gimana sayang..? "ucap Leo.


"ada-ada aja deh, lagian aku yakin kamu gak mungkin macem-macem"ucap Ara pula.


"makasih ya sayang udah percaya sama aku"ucap Leo tersenyum.


"sama-sama"balas Ara dan juga tersenyum.


"Kiss nya lagi dong"pinta Leo.


"no... aku kerja dulu ya terserah kamu mau kemana dulu"ucap Ara.


"please.... "pinta Leo dan mendekati wajah nya kewajah Ara.


"ya udah kamu pejamkan mata kamu ya"pinta Ara pula.


"oke "jawab Leo lalu memejamkan mata nya.


"muach"ucap Ara dan menyentuh pipi Leo dengan jari nya.


Ara tersenyum, lalu ia menutup pintu mobil dan meninggalkan Leo menuju ke dalam kantor. Sementara itu Leo hanya tersenyum melihat Ara yang berjalan meninggalkan nya.

__ADS_1


***


__ADS_2