Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_56


__ADS_3

"apa...? ini kita gak salah dengar kan..? "tanya Sarah.


"gak Sar ,kalian gak salah dengar kok"jawab Nadia.


"terus kamu jawab apa..?"tanya Ara pula.


"aku belum jawab apa-apa karena aku gak tau masih ada atau gak rasa itu"jawab Nadia.


"Nadia kamu harus bisa dong yakinkan hati kamu kalau sebenar nya kamu masih cinta sama Rio, itu kesempatan bagus"ucap Ara.


"bener tu kata Ara, aku juga dukung kok kalau kalian comeback lagi, aku percaya Rio udah berubah"sambung Sarah.


"kesempatan bagus gimana...? "tanya Nadia pula.


"iya kesempatan bagus buat kamu memulai lagi sama Rio"jawab Ara.


"tapi aku yang belum percaya dan gak yakin"ucap Nadia.


"ya mungkin sekarang kamu masih ragu Nad, untuk itu yakinkan diri kamu dulu ya, masih ada waktu kok. Cepat-cepat ambil keputusan juga gak baik"ucap Ara lagi.


"iya apa lagi sekarang orang tua aku udah gak respect sama sekali sama Rio, gak tau juga gimana orang tua Rio sekarang sama aku, pasti ini akan sulit buat hubungan kami ke depan nya nanti"ungkap Nadia.


"Nadia sayang, asalkan kalian serius dan mau berjuang untuk cinta kalian, aku yakin kok orang tua kalian bisa ngalah untuk kebahagiaan kalian, ya kan Ra...? "ucap Sarah dan bertanya meminta pendapat Ara.


Ara mengangguk tanda ia menyetujui nya.


"hmm.... ia deh aku pikir-pikir dulu ya guys"ucap Nadia.


"iya, apa pun keputusan kamu itu pasti yang terbaik dan kita pasti dukung kok"ucap Ara lagi.


"makasih ya guys"ucap Nadia lalu mereka bertiga berpelukan.


...


"pagi Nadia.... "sapa Rio saat Nadia keluar dari pintu rumah nya.


"Rio..."gumam Nadia terkejut dan segera menarik tangan Rio menjauh dari depan pintu rumah nya.


"ada apa Nad...? "tanya Rio yang melihat Nadia celingak celinguk melihat ke dalam rumah nya.


"kamu mau ngapain di sini..?kalau Mama liat bisa gawat Rio"tanya Nadia panik.


"ohh Mama kamu udah pergi,memang nya kamu gak tau ya, Papa kamu juga gak di rumah kan maka nya aku berani masuk dan di izinin sama security baru kamu.Kalau sama security lama pasti deh aku gak di izinin,kan udah di tandain"jelas Rio dan menunjuk hidung nya.


"udah deh jangan bercanda, tapi kok kamu tahu Mama aku udah pergi...? "tanya Nadia .

__ADS_1


"kamu kesiangan ya, aku kan udah dari jam 6 nungguin di depan rumah kamu dan barusan aku liat Mama kamu pergi"ungkap Rio.


"sepagi itu, memang ada apa...?"tanya Nadia lagi.


"aku mau anterin kamu pergi kerja boleh gak...?"tanya Rio balik.


"gak usah deh Rio, aku bawa mobil sendiri aja"ucap Nadia menolak.


"jangan gitu dong Nad, aku udah bela-belain dari pagi nunggu kamu. Rumah kita juga gak deket, masak kamu tega sih nolak aku, udah kedinginan juga nunggu kamu, mau ya"pinta Rio.


Nadia yang hati nya rapuh dan penuh iba itu pun akhir nya menyetujui permintaan Rio.


"oke.. aku mau"jawab Nadia.


"yes, makasih ya Nad"jawab Rio kegirangan.


Rio membuka pintu mobil untuk Nadia, Nadia di buat terhanyut akan perlakuan Rio tersebut.


"kenapa rasa nya sesenang ini, udah lama banget Rio gak ngelakuin ini buat aku. Apa ini tanda nya Rio memang mau balikan lagi sama aku...? "Nadia bertanya-tanya di dalam hati nya.


Saat Rio juga sudah masuk ke dalam mobil nya, tiba-tiba Rio mendekati Nadia dan semakin dekat dengan wajah Nadia.


"aduh ini Rio mau ngapain sih, dag dig dug rasa nya ni jantung"gumam Nadia dalam hati.


"jangan lupa di pasang seat belt nya Nad"ucap Rio tersenyum.


"oh iya lupa, makasih ya"ucap Nadia yang malu.


"duh... begok-begok bisa-bisa nya aku mikir Rio mau nyium aku"gumam Nadia dalam hati sambil memejamkan mata lalu menghadap keluar.


Rio tersenyum melihat Nadia yang salah tingkah itu.


"aku janji akan buat kamu jatuh cinta lagi sama aku Nad"ucap Rio dalam hati dan melajukan mobil nya menuju kantor Nadia.


...


"sayang sebenar nya kamu tadi malam kemana aja sih kok pulang nya malam banget, terus kenapa gak bangunin aku...? "tanya Leo kepada Ara saat dalam perjalanan ke kantor.


"kamu tidur nya nyenyak gitu,lagian kan aku udah bilang sama kamu nama nya sekali-sekali ngumpul ya gitu sayang suka gak sadar waktu nya. Maka nya aku suruh kamu di rumah aja gak usah ikut biar kamu gak jenuh seperti waktu itu"jawab Ara.


"iya sih ,kalian kalau udah ngumpul aku pasti di cuekin juga kan"ucap Leo.


"maaf deh sayang, nama nya juga wanita, tapi kamu nurut banget ya ,padahal kamu kan bisa aja diam-diam ikut"ungkap Ara.


"aku gak seperti itu sayang"jelas Leo.

__ADS_1


"iya iya aku tau kok"jawab Ara tersenyum dan di balas oleh Leo.


Sesampainya di kantor....


"Pagi Ara..."sapa Edo teman kerja Ara yang sama-sama baru keluar dari mobil.


"pagi juga"balas Ara.


"baru sampai juga Ra, bareng yuk"tanya dan ajak Edo.


"udah tau baru sampai pakai nanya lagi ,modus banget loe sok basa-basi"gumam Leo.


Ara tersenyum mendengar ocehan Leo.


"yok Do"Ara menyetujui.


"sayang..... "gumam Leo manyun dan mengikuti Ara serta Edo.


"selamat bekerja Ra, semangat ya"ucap Edo saat Ara dan Edo akan berpisah ke ruangan masing-masing.


Ara hanya mengangguk, lalu masuk ke dalam ruang kerja nya.


"cieh... ada yang nyemangatin, selamat bekerja Ra semangat"ucap Leo yang nyinyir mengikuti kata-kata Edo.


"cieh.. ada yang cemburu"ledek Ara.


"siapa yang cemburu, awas aja kalau tu orang berani ganggu kamu apa lagi cari perhatian kamu"ucap Leo.


"ha.. ha.. ha.. "Ara tertawa.


"kamu kok ketawa sih, lucu ya liat aku cemburu..?"tanya Leo.


"kata nya gak cemburu"gumam Ara.


"ya tapi kan.. "ucap Leo.


"tapi apa, udah ah aku mau kerja dulu ya sayang. Kamu duduk di situ"ucap Ara dan menunjuk kursi untuk Leo duduki.


"iya, Semangat bekerja dan semangat ya sayang. Gak papa deh jadi yang kedua ngucapin"ucap Leo.


"gak papa sayang, buat aku kamu dan ucapan kamu selalu nomor satu di hati aku"ungkap Ara tersenyum.


Leo senang mendengar ungakapan Ara dan membalas senyuman nya.


***

__ADS_1


__ADS_2