Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_169


__ADS_3

"Ara.. kenapa kita harus ketemu lagi, dan lebih sakitnya kenapa saat kita ketemu kamu sama laki-laki lain, andaikan dulu kita tidak berpisah, Ara kamu makin cantik, ha.. ha.. ha.. "celoteh Rolan dalam mabuknya akibat minuman beralkohol.


Joe yang yang merupakan sahabat lama Rolan baru saja tiba langsung menghampiri Rolan dengan kondisi yang tidak karuan itu, kadang ia menangis, kadang juga tertawa.


"Rolan loe kenapa bisa kayak gini sih, jarang banget loe mabuk-mabukkan meski loe lagi berantem sama Bokap loe"ucap Joe.


Joe memapah Rolan hendak mengajaknya ke sebuah kamar di club yang sudah Joe pesan untuk Rolan.


"siapa loe main pegang-pegang aja"bentak Rolan.


"ist brengsek loe"ucap Joe geram.


"lepasin gue, lepasin, Ara tolong gue, hiks.. hiks.. ha.. ha.. ha.."ucap Rolan seperti orang gila.


"kenapa lagi nih orang,kenapa dia malah nyebut nama cinta pertama nya dulu"gumam Joe.


Tiba di kamar, Joe mencampakkan tubuh Rolan begitu saja ke atas kasur, Rolan yang terus saja mengoceh tidak jelas akhirnya tertidur.


"sialan loe Rolan, loe ganggu kerjaan gue cuma buat nemenin loe mabuk kayak gini, untungnya gue datang terlambat jadi cuma bisa nolong loe bawa ke kamar ini aja"gumam Joe lalu pergi meninggalkan Rolan.


Sementara itu di Club yang sama Cinta juga sedang menikmati minuman alkohol nya karena kekesalan nya terhadap Arka.


Cinta berjalan sempoyongan, ia memegangi kepala nya dengan pandangan mata yang samar-samar hendak masuk ke sebuah kamar yang sudah ia pesan juga, akan tetapi Cinta salah masuk kamar di sebelahnya yang kebetulan tidak tertutup rapat.


Saat di dalam kamar, Cinta melihat seorang pria tampan yang tertidur di atas kasur dan menganggap nya itu adalah Arka.


"Arka.. katanya kamu gak peduli sama aku, tapi ternyata kamu udah nunggu aku di dalam kamar ini"ucap Cinta girang.


Cinta langsung saja mendekati pria itu yang tidak lain adalah Rolan.Cinta langsung ikut berbaring dan memeluk Rolan dengan hangat.Rolan yang masih terpengaruh oleh minuman alkohol itupun terbangun akibat pelukan dari Cinta.


"Arka... "ucap Cinta sembari mencium pipi Rolan.


"Ara,akhirnya kamu ke sini juga nemuin aku, aku tau kamu pasti kangen juga kan sama aku"ucap Rolan.


Rolan langsung mengecup bibir Cinta dengan penuh gairah, Cinta segera membalas ciuman itu dengan ganas nya, tangan Rolan juga tidak tinggal diam meraba ke arah sensitif Cinta yang membuat Cinta menggeliyat merasakan kenikmatan.Rolan dan Cinta saling melepas pakaian mereka, lalu melakukan hubungan terlarang hingga mereka kelelahan dan terlelap hingga pagi.


...


Flashback..


"Ara maafin aku, aku gak bermaksud buat nyakitin hati kamu"ucap Rolan.


"heh selingkuh kamu bilang gak bermaksud nyakitin,kamu pikir hati aku ini terbuat dari apa...?batu atau kayu...?"tanya Ara.

__ADS_1


"Ra maafin aku, cewek itu yang tiba-tiba aja datang meluk dan cium aku kayak gitu"terang Rolan.


"terus dengan senang hati kamu membalasnya tanpa mikir perasaan pasangan kamu.Untungnya aku liat langsung, kalau enggak entah sampai kapan kamu akan selingkuh di belakang aku"ucap Ara dengan kesalnya.


"gak gitu Ara, aku minta maaf, maafin aku ya"ucap Rolan.


"aku gak mau liat muka kamu lagi, kita putus"ucap Ara lalu pergi meninggalkan Rolan.


"Ara tunggu Ra"panggil Rolan, akan tetapi Ara tidak menggubrisnya.


Sejak saat itu hubungan mereka jadi tidak baik. Meskipun berada di satu kampus, Ara dan Rolan tidak pernah lagi bertegur sapa sesuai dengan keinginan Ara, hingga akhirnya Rolan pindah keluar Negeri dan Ara menjalin hubungan dengan Bryan.


"Ara kenapa melamun...?"tanya Pak Haris yang membuyarkan lamunan Ara.


"ehm maaf Pak"ucap Ara.


"kamu lagi pikirin apa Ara....?"tanya Pak Haris.


"enggak mikirin apa-apa kok Pak"jawab Ara gugup.


"ya sudah kamu buat kopi dulu sana biar segar"perintah Pak Haris.


"iya Pak"jawab Ara.


"Ara.. Ara.. ngapain juga mengingat masa lalu yang kelam itu, ini masih pagi Ara.Ayo fokus kerja"gumam Ara dalam hati.


...


Ponsel Rolan berdering, membangunkan kedua nya dari mimpi Indah menjadi kenyataan yang buruk.


Rolan merasakan perutnya seperti tertindih sesuatu ,sementara Cinta merasakan pelukan dari seseorang sementara selama ini ia hanya tidur sendirian.Mata keduanya terbuka dan saling bertatapan dengan sangat terkejut.


"ha.............."teriak Cinta dan Rolan syok.


Keduanya saling tarik menarik selimut hendak menutupi tubuh mereka yang tanpa sehelai benang pun melekat.


"kamu siapa... ?"tanya Cinta.


"loe yang siapa...?"tanya Rolan.


Cinta dan Rolan masih saja saling menarik selimut, hingga akhirnya Cinta yang mendapatkan selimut itu meski ia terjatuh ke bawah, sementara Rolan menutupi tubuhnya dengan seprai yang ada bercak darahnya itu.


Cinta bergegas memunguti pakaian nya yang berserakan di lantai lalu ke kamar mandi untuk memakai pakaian nya,sementara Rolan memakai pakaian di dalam kamar tersebut.

__ADS_1


Rolan menjawab telfon yang dari tadi berdering ternyata dari sahabatnya Joe.


"halo loe udah bangun,tadi malam gue buru-buru banyak kerjaan,jadi cuma bisa pesanin loe kamar aja"ungkap joe.


"dimana loe..?"tanya Rolan.


"ya di kantor lah"jawab Joe.


"gue ke sana sekarang"ucap Rolan.


Lalu Rolan memutuskan panggilan telfon begitu saja.


Perlahan Cinta berjalan keluar dari kamar mandi dengan air mata yang berderai, ia menangis meratapi hidupnya yang hancur, ia juga merasa selangkangannya pedih dan susah berjalan.


"cowok brengsek, loe udah hancurin masa depan gue"teriak Cinta.


"eh cewek gila, gue gak memperkosa loe jadi bukan gue yang menghancurkan masa depan loe,justru loe yang menghancurkan masa depan gue,loe sendiri yang masuk ke kamar ini, ini kamar gue"ucap Rolan.


Rolan menarik tangan Cinta keluar dengan kasar.


"aw sakit"teriak Cinta.


"kamar loe nomor berapa...?"tanya Rolan.


"tiga"jawab Cinta.


"Loe liat ini kamar nomor berapa, nomor dua"ucap Rolan.


Cinta melihat nomor kamar tersebut ,ia tertunduk malu ,karena mabuk ia tidak sadar telah masuk ke dalam kamar Rolan dan membuat kesalahan.


"udah lah gak usah nangis, dengar ya ini bukan salah gue, tapi gue juga gak akan lari gitu aja. Kalau ada apa-apa loe bisa cari gue"ucap Rolan sembari memberi kartu nama nya kepada Cinta.


Lalu Rolan pergi begitu saja meninggalkan Cinta.


...


"kamu pikir ini kantor kamu, mentang-mentang saya selalu baik sama kamu, kamu seenaknya saja masuk dan tidak masuk kerja"teriak Pak Handoko atasan di Perusahaan Bu Jasmine bekerja.


"Pak saya sudah jelaskan kalau saya merawat anak saya yang sakit"terang Bu Jasmine.


"mulai sekarang, kamu bisa urus anak kamu setiap saat, tidak perlu datang lagi ke kantor"ucap Pak Handoko sembari memberikan surat dalam amplop coklat.


***

__ADS_1


__ADS_2