
"kenapa Pak Fernan...? benarkan yang saya ucapkan.. ?" tanya Bu Jasmine.
"oh ya Rio, memangnya kamu gak bilang ya sama orang tua kamu siapa Nadia..?" tanya Bu Jasmine lagi.
"Rio ada apa ini, siapa Nadia...?" tanya Pak Fernan.
"Nadia itu pacar Rio yang dulu tidak Papa restui karena Papa bilang keluarga mereka tidak selevel dengan keluarga kita" ungkap Rio.
Papi Ara, kedua orang tua Rio, Pak Haris dan juga Bu Risa terkejut mendengar ucapan yang keluar dari mulut Rio.
"apa? kenapa kamu gak bilang sama Papa selama ini Rio" ucap Papa Rio.
"untuk apa Rio bilang Pa, Rio gak mau Papa nanti nya mengusir Nadia,sementara Nadia butuh pekerjaan" jelas Rio.
"stop..saya disini bukan mau mendengar pertengkaran kalian"teriak Bu Jasmine.
"sabar Mbak" ucap Bu Risa.
"mohon maaf jangan ribut di sini, ini Rumah sakit ,kasian pasien terganggu karena keributan kalian" ucap salah satu suster.
"maaf ya Sus"ucap Pak Haris.
"untuk kalian kedua orang tua Rio dan terutama kamu Rio, anak saya sudah sangat menderita selama ini karena ulah kalian. Tolong jangan pernah kalian ganggu Nadia lagi, saya pastikan karma akan berlaku" ucap Mama Nadia lirih dan serius.
"Tante tolong maafin Rio" ucap Rio.
Bu Jasmine tidak menghiraukan Rio dan pergi ke ruangan Nadia bersama Bu Risa juga Pak Haris.
"Maaf Pak, Ara sedang tidak bisa di ganggu. Sebaik nya kalian bawa Rio pulang dulu untuk menenangkan hati nya dan beristirahat" ucap Pak Jackson.
"Baik Pak saya permisi dulu" pamit Pak Fernan dan membawa keluarga nya pulang ke rumah.
Setelah keluarga Rio berlalu dari pandangan, Pak jackson menuju ruang rawat inap Nadia dan menghampiri Bu jasmine.
"Kamu lihat sendiri kan Risa bagaimana keadaan Nadia, gimana Mbak gak emosi coba" ucap Bu Jasmine kepada Bu Risa.
"iya aku paham Mbak, anak kita sama-sama pernah merasakan sakit karena Cinta, tapi syukur nya perlahan Irene sudah mulai melupakan nya, aku yakin Nadia juga bisa Mbak" ucap Bu Risa pula.
Tok.. tok.. tok.. Pak Jackson mengetuk pintu ruang rawat inap Nadia lalu masuk ke dalam.
"Pak Jackson" gumam Pak Haris.
__ADS_1
"maaf saya mengganggu, saya hanya ingin melihat keadaan Nadia apa boleh..? " tanya Pak Jackson.
"silahkan Pak " ucap Mama Nadia.
"Buk apa boleh kita bicara sebentar...? " tanya Pak Jackson kepada Bu Jasmine.
"boleh Pak, kita bicara di situ saja" jawab Bu Jasmine lalu mereka duduk di sofa yang agak jauh dari ranjang Nadia.
"ada apa Pak ? " tanya Bu Jasmine.
"saya hanya mau tahu Buk lanjutan dari cerita Ibu tadi, apa Ibu bisa ceritakan sama saya" pinta Pak Jackson.
"iya Pak, semua yang saya katakan tadi adalah fakta, bahkan keluarga mereka tidak membantah nya kan, dulu kami memang bukan orang kaya Pak, akan tetapi bukan berarti orang tua Rio bisa menghina keluarga kami seperti itu. Saya sudah berkali-kali melarang Nadia untuk tidak berhubungan lagi sama Rio, tetapi Nadia terlalu mencintai nya dan Rio juga berjanji sama saya akan memperjuangkan cinta mereka.Rio menerima perjodohan dengan anak Bapak hanya untuk bisa bertemu dengan Nadia Pak, mereka hanya menjadi seorang sahabat. Dan lama kelamaan Rio benar-benar mencintai anak Bapak dan mencampakkan anak saya. Hubungan mereka selama Lima tahun kandas begitu saja Pak" jelas Bu Jasmine.
"keterlaluan, saya minta maaf Buk, Saya benar-benar tidak tahu jika Rio mempunyai pacar. Maka dari itu saya menjodohkan mereka" ucap Pak Jackson.
"sudahlah Pak saya juga tahu itu, tadi nya Nadia juga sudah mau melupakan Rio, akan tetapi karena dia tahu anak Bapak menolak nya, Nadia kembali bersemangat mengejar Cinta nya kembali Pak.Padahal awal nya Nadia bekerja di Kantor Rio hanya karena ingin selalu tahu kabar tentang Rio saja" sambung Bu Jasmine.
"terimakasih Buk sudah mau ceritakan ini sama saya, saya tidak akan membiarkan Rio untuk mendekati anak saya lagi" ucap Pak Jackson.
"iya Sama-sama Pak" Jawab Bu Jasmine.
...
"kenapa...? " tanya Ara.
"gak bisa berbuat apa-apa" jawab Nadia.
"enjoy aja dong Nad"ucap Leo.
"iya lah kalian enjoy ,kesempatan bisa pacaran" ucap Nadia lagi.
"gak gitu juga Nad" memang kamu gak jenuh apa sama masalah-masalah yang kita hadapi , jadi sekarang kita nikmati aja" jelas Ara.
"em jenuh sih, tapi aku kangen sama Mama, sama Papa dan sama Rio. Kita lihat mereka yuk mau gak..? " tanya Nadia.
"boleh" jawab Leo.
"yuk" ajak Ara.
Mereka bertiga menuju ke kamar rawat inap Rio terlebih dahulu.
__ADS_1
"ternyata Rio udah pulang ,syukurlah dia baik-baik saja" ucap Nadia.
Lalu mereka lanjut pergi ke ruang rawat inap Ara
"Mi, maafin Ara ya, Ara janji akan segera kembali untuk Mami" ucap Ara yang melihat Mami nya tertidur di samping ranjang nya dalam keadaan duduk.
Dan terakhir mereka bertiga menuju ruang rawat inap Nadia.
"ada apa...? " kenapa semua pada tegang seperti ini...? " tanya Nadia.
"aku juga gak tau,ada Tante Risa dan Om Haris, Papi aku juga ada di sini" Kata Ara yang juga kebingungan.
"ya udah kita cari tahu aja" ucap Leo.
"Saya juga tidak akan pernah membiarkan Nadia anak sayang untuk berhubungan lagi sama Rio atau keluarga nya" ucap Bu Jasmine dengan amarah nya.
"baik Buk, saya Permisi dulu ya" ucap Pak Jackson.
"iya Pak" jawab Bu Jasmine.
"Pak Haris, Bu Risa saya permisi dulu mau ke kamar nya Ara" pamit Papi Ara kepada Tante dan Om Nadia itu.
"baik Pak, nanti kami juga akan ke sana untuk melihat Ara"ucap Pak Haris dan Bu Risa pun mengangguk.
Lalu Papi Ara pergi dari kamar Nadia menuju kamar Ara.
"Ma ada apa...? kenapa dengan Rio...? "tanya Nadia berteriak di telinga Mama nya.
"Tante Risa, Om Haris ini ada apa sih, ceritain ke aku bisa kan.. ?" tanya Nadia lagi kepada Tante dan Om nya
" Nadia stop...... sekarang ini kita lagi ada di dunia yang berbeda, mereka gak bisa ngeliat dan dengar suara kita" teriak Ara.
"iya Ara benar, sebaik nya kita cari tau langsung aja " ucap Rio.
"bagaimana cara nya Yo, sebenar nya aku juga penasaran karena seperti nya Papi aku juga marah Banget sama Rio" ucap Ara.
"hanya ada satu cara, kita ke rumah Rio sekarang" Kata Leo dengan yakin.
"hah benar, di sana pasti kita bisa dapat informasi, bisa jadi Rio juga bisa lihat aku dan kamu Nadia seperti dia bisa melihat Leo" ucap Ara pula.
"ya udah tunggu apa lagi, sekarang kita pergi" ajak Nadia.
__ADS_1
***