Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_164


__ADS_3

Leo memutuskan untuk membiarkan Ara dan Arka berdua, dengan perasaan kecewa ia pulang ke rumah dan menonaktifkan ponsel nya.


Beberapa saat kemudian Leo telah tiba di rumahnya.


"ini dia yang di tunggu-tunggu, mana sate yang kamu bilang enak banget itu ke Papi..?"tanya Papi Leo.


Leo hanya terdiam dan menampakkan wajah murungnya.


"sayang ada apa, kenapa wajah kamu murung...?"tanya Mami Leo.


"Mi, Pi maaf ya sate nya udah abis"ucap Leo.


"ya ampun jadi gara-gara itu kamu kecewa dan murung, tidak masalah masih ada lain waktu"ucap Papi Leo.


Leo langsung berjalan dengan cepat dan masuk ke kamar nya.


"Pi menurut Mami bukan masalah sate deh anak kita murung begitu"ucap Bu Amara.


"iya Papi juga tahu kok Mi,memang nya Leo anak kecil yang tidak dapat sate terus murung"ucap Pak Ardi.


"iya Pi, pasti ada masalah lain, atau mungkin dengan Ara"tebak Bu Amara.


"ya sudahlah biarkan saja dulu Leo menenangkan diri, dia sudah dewasa Mi"ucap Pak Ardi.


"iya Pi"jawab Bu Amara.


"karena makan satenya gagal,mami masakin Papi Indomie boleh...?"pinta Pak Ardi.


"boleh, tunggu sebentar ya Pi"ucap Bu Amara.


"oke Mi Papi tunggu"jawab Pak Ardi.


Di dalam kamar, Leo terus terbayang akan tawa bahagia Ara dan Arka yang membuatnya sedih. Sementara itu Ara yang telah tiba di rumah terus menghubungi Leo, akan tetapi ponsel Leo tidak aktif.


"pasti kecapean terus ketiduran deh jadi lupa buat ngabarin kalau mau tidur"gumam Ara.


Lalu Ara memejamkan mata nya dan terlelap hingga pagi hari menyapa.


...


"sayang badan nya Kayla panas,aku mau bawa Kayla langsung ke rumah sakit"ucap Sarah.


"ya udah aku antar ya"ucap Bryan.


"jangan sayang, kamu kerja aja. Kamu tolong izinin aja ya hari ini aku gak bisa masuk"pinta Sarah.


"terus kamu gimana bawa Kayla ke rs nya...? sama siapa..?"tanya Bryan.


"sama Suster sayang, nah itu Suster udah datang"jawab Sarah.


"oh ya udah kalau gitu, tapi kamu kabarin aku terus ya sayang"pinta Bryan.


"iya sayang pasti, kamu doain aja Kayla gak kenapa-kenapa ya"ucap Sarah.


"iya sayang, aku pergi kerja dulu ya"pamit Bryan lalu mencium kening Sarah dan Kayla.

__ADS_1


"hati-hati ya Pa"pesan Sarah.


"iya Ma"jawab Bryan lalu pergi.


"Kayla kenapa Bu...?"tanya Suster.


"Demam,Sus tolong gendong Kayla dan bawa ke mobil ya, kita ke rs sekarang"ucap Sarah.


"baik Bu"jawab Suster.


Sarah dan Baby Sister Kayla segera membawa Kayla ke rs, setibanya di rs Kayla langsung di tangani oleh Dokter spesialis anak.


"Sus titip Kayla sebentar ya, saya mau ke toilet sebentar"ucap Sarah.


"iya Bu"jawab Suster.


Saat melewati ruang IGD tanpa sengaja Sarah bertemu Arka yang baru saja keluar dari ruangan tersebut.


"Arka"gumam Sarah.


"Sarah, kebetulan banget ya kita ketemu"ucap Arka.


"iya, kamu abis ngapain di IGD...?"tanya Sarah.


"aku abis liat Dokter Herman,Tante Jasmine minta tolong aku buat liat Dokter Herman, jadi sebelum ke Kantor aku mampir dulu"jawab Arka.


"oh.. gitu, iya aku dengar Dokter Herman sampai sekarang belum sadar dan dia gak ada saudara di sini"ucap Sarah.


"iya benar, makanya Tante Jasmine merasa sangat berhutang Budi sama Dokter Herman. Kamu sendiri ngapain...?"tanya Arka.


"mudah-mudahan Kayla cepat sembuh ya Sar, aku duluan"ucap Arka.


"iya makasih ya"ucap Sarah.


"sama-sama"jawab Arka dan berlalu.


...


"Leo kenapa sih, masak iya udah jam 9 gak ada kabar juga,di WA gak di read,telpon gak di jawab,apa iya sesibuk itu,biasanya juga masih sempat ngabarin walaupun banyak kerjaan"gumam Ara.


Ara berulang kali mencoba menghubungi Leo, akan tetapi Leo tetap tidak menjawab telfon Ara dan mengabaikan pesan wathsap dari Ara.


"sayang kamu kenapa sih, kasih tau aku dong kalau ada apa-apa"gumam Ara.


"Ara, kita ke ruang meeting sekarang ya"ucap Pak Haris yang menghampiri Ara.


"iya Pak"jawab Ara.


Ara menonaktifkan ponsel nya lalu pergi ke ruang meeting.


Selama meeting Ara kelihatan gelisah dan tidak fokus dan pada akhirnya selesai meeting Pak Haris memanggil Ara ke ruangannya.


tok.. tok.. tok.. (suara ketukan pintu)


"silahkan masuk"ucap Pak Haris.

__ADS_1


Ara membuka pintu dan masuk ke dalam ruang Kerja Pak Haris.


"Ara silahkan duduk"ucap Pak Haris.


"makasih Om, Om ada apa ya panggil Ara...?"ucap Ara dan bertanya.


"kamu lagi tidak sehat ya ,atau lagi ada masalah, Om lihat kamu tidak fokus sepanjang meeting tadi, tidak seperti biasanya, ada apa Ara...?"tanya Pak Haris.


"iya Om, maafin Ara ya, lagi ada masalah kecil aja"jawab Ara.


"masalah sekecil apa pun harus segera di selesaikan ya agar tidak mengganggu pikiran kamu"ucap Pak Haris.


"iya Om"jawab Ara.


"atau kamu mau pulang istirahat..?"tanya Pak Haris.


"jangan deh Om, Ara masih ada kerjaan"jawab Ara.


"ya sudah kalau gitu, semangat ya kerjanya nya"ucap Pak Haris.


"makasih ya Om, Ara kerja lagi ya"ucap Ara.


"iya Ra silahkan"jawab Pak Haris.


...


Setelah selesai bekerja, Ara buru-buru melajukan mobilnya dan menuju ke Perusahaan Pak Ardi, akan tetapi Ara tidak menemukan Leo dan langsung menuju ke rumah Leo.


"Ara sudah lama kamu tidak mampir, ayo masuk sayang"ajak Bu Amara saat melihat Ara di depan pintu.


"iya Tan makasih ya"ucap Ara dan masuk ke dalam rumah.


"Tante sehat..?"tanya Ara.


"iya Ara, Tante sehat kok"jawab Bu Amara.


"Leo udah pulang kan Tan...?"tanya Ara.


"sudah, sudah setengah jam yang lalu malahan sampai rumah. Tante mau tanya deh, kenapa ya dari tadi malam Leo itu uring-uringan, murung, padahal sebelum keluar rumah dia tidak seperti itu...?"jawab Bu Amara dan bertanya.


"itu dia Tan yang Ara bingung, Ara telpon gak di jawab, WA gak di balas, Ara gak tau apa salah Ara, makanya Ara langsung kesini"jawab Ara.


"oh.. begitu, coba deh kamu samperin langsung ke kamarnya"ucap Bu Amara.


"oh ya Tante bilang tadi malam Leo keluar,jam berapa ya Tan...?"tanya Ara.


"sekitar jam 9 kurang gitu kalau tidak salah Tante, katanya ke swalayan terus mau belikan Tante dan Om sate favorit kalian, eh pulangnya tidak bawa sate malah murung"terang Bu Amara.


Ara langsung teringat akan dirinya dan Arka yang tadi malam bersama di lokasi sate Mamang.


"makasih ya Tan, Ara samperin Leo dulu ya"ucap Ara.


"iya sayang"jawab Bu Amara.


***

__ADS_1


__ADS_2