
"Mami dan Papi tenang aja, Ara mau kok tunangan sama Leo, tapi tunggu Leo ingat dulu sama Ara atau sampai Ara yakin lah kalau Leo benar-benar sayang sama Ara kayak dulu, ini semua baru di mulai"gumam Ara dalam hati.
"mandi dulu deh"ucap Ara lalu ke kamar mandi.
Setelah selesai mandi dan berpakaian, Ara melihat ponsel nya dan ada 5 panggilan tak terjawab juga pesan watshap dari Bu Risa.
"Ara kamu tahu tidak Irene dimana..? tadi Irene kirim pesan wa ke Tante kata nya dia tidak mau hidup lagi, Tante takut sesuatu terjadi sama Irene, sekarang Tante dan Om Haris lagi cari Irene"isi pesan dari Bu Risa.
Ara juga mendapat 1 pesan watshap dari Irene.
"kalian semua pasti akan senang kalau aku mati kan..?"isi pesan wa dari Irene.
Selain pesan teks, Irene juga mengirim sebuah gambar jembatan kepada Ara.Lalu Ara meneruskan pesan teks dan juga gambar tersebut kepada Bu Risa dan Leo.
Ara yang panik terus menghubungi Bu Risa dan Irene tetapi tidak ada jawaban dan terakhir Ara menghubungi Leo.
"sayang kamu gak perlu ke sana, orang tua nya juga udah ke sana kan...?"tanya Leo lewat telpon.
"tapi Leo aku mau cari Kak Irene sekarang,kita gak ada yang tau jembatan itu dimana persis nya, semakin banyak yang cari akan lebih cepat ketemu, kasian Tante Risa"jawab Ara.
"ya udah kalau gitu aku juga ikut cari,aku minta supir bantuin aku cari Irene"ucap Leo.
"gak usah, kamu istirahat aja ya"pinta Ara.
"gak bisa, ini juga kan karena aku. Kalau kamu cari Irene aku juga ikut cari"terang Leo.
"oke, kamu kabarin aku ya, aku jalan dulu"ucap Ara dan panggilan terputus.
Setelah berpamitan kepada orang tua nya, Ara bergegas pergi dan melajukan mobil nya mencari Irene.
...
"semua nya jahat... ini gak adil buat aku"teriak Irene di tepi jembatan.
Beberapa orang berhenti menghampiri nya, akan tetapi Irene tidak perduli dan mengusir orang-orang tersebut.
Hari semakin larut dan sudah menunjukkan pukul 8 malam, Leo berhenti di sebuah jembatan dan mendapati Irene yang sudah naik di tiang jembatan dengan di saksikan banyak orang dan mencegahnya untuk tidak berbuat nekat.
Sebelum menghampiri Irene, Leo terlebih dahulu menghubungi Ara dan Ara menghubungi Bu Risa.
"mbak turun mbak, bahaya"teriak seseorang.
"wah jangan nekat dong mbak,entar yang susah orang-orang di sekitar mbak"teriak yang lain nya.
"diam... kalian semua diam"teriak Irene menangis.
Irene tidak sengaja terpeleset dan hampir terjatuh ke dalam sungai, akan tetapi dengan cepat Leo menarik tangan Irene sehingga Irene terjatuh ke arah berlawanan dalam pelukan Leo.
__ADS_1
Tepat saat itu juga Ara dan kedua orang tua Irene juga tiba dan menyaksikan semua nya.
"Irene.... "teriak Bu Risa berlari mendekati Irene.
Ara ikut berlari mendekati Leo dan Irene.
"udah gila ya kamu"ucap Leo.
"Leo, aku tau kamu masih sayang kan sama aku. Kalau gak, gak mungkin kamu datang selamatin aku"ucap Irene lalu pingsan.
"Irene, sayang bangun"ucap Bu Risa.
"Tante kita bawa ke rumah sakit aja"ucap Ara.
"iya ,Ayah ayo angkat Irene nya"ucap Bu Risa panik.
Pak Haris menggendong Irene dan membawa ke mobil nya lalu bergegas ke rumah sakit.
"sayang aku udah suruh supir pulang ,aku bareng kamu ya ke rumah sakit"ucap Leo.
"iya sayang"jawab Ara .
...
"WO udah, catering udah, undangan udah,apa lagi ya yang belum...?"ucap Ibu Bryan berfikir.
"Sarah kamu jangan ngomong begitu dong, Tante tahu ini pernikahan kedua kalian tapi ini spesial"ucap Ibu Bryan.
"spesial, spesial kenapa Tante...?"tanya Sarah heran.
"spesial dong, pernikahan ini tanpa perjodohan,tanpa paksaan, kamu dan Bryan sama-sama saling cinta. Terlebih lagi sekarang ada Kayla cucu Oma"jelas Ibu Bryan.
"Ibu bisa aja, tapi memang bener sih Buk.Aku yang salah telah menyia-nyiakan pernikahan pertama,maafin aku ya Sar, mudah-mudahan ini pernikahan kita yang terakhir "ucap Bryan.
"iya Bry aku percaya kok sama kamu"jawab Sarah.
"makasih ya"ucap Bryan lagi.
"iya sama-sama"jawab Sarah.
"ya sudah kita makan aja yuk sekarang"ajak Ibu Bryan.
"gak usah Tante makasih, Sarah mau pulang aja sama Kayla udah malam soal nya"tolak Sarah.
"Sarah justru karena ini udah malam, Tante sudah masakin makan malam, nanti juga Bryan yang antar kalian pulang, kamu tidak bawa mobil kan"ucap Ibu Bryan.
"gak Tante"jawab Sarah.
__ADS_1
"udah sayang gak papa ya kita makan aja dulu, entar aku yang antar kalian pulang"ucap Bryan pula.
"ya udah deh"jawab Sarah menyetujui.
...
"ini sebenar nya ada apa sih...? Ara Tante kecewa sama kamu"ucap Bu Risa.
"Bun sabar dong Bun, ini bukan salah Ara kok"ucap Pak Haris.
"Tante, maafin Ara. Tapi Ara gak tau akan jadi seperti ini"ucap Ara.
"Tante kita gak salah, harus nya Irene yang bisa terima kenyataan ini dan gak gegabah"sambung Leo.
"diam kamu, kamu tidak tahu apa-apa. Wajar Irene seperti ini, dia menderita karena ulah orang tua kamu, dia depresi kehilangan kamu dan terus menerus di salahkan orang tua kamu, sekarang kamu bilang Irene yang salah, hah"teriak Bu Risa menangis.
"sabar Bun, ini di rumah sakit"ucap Pak Haris.
"Tante jangan bawa-bawa orang tua saya dong"ucap Leo.
"kenapa...? kamu tidak tahu kan, kamu tanyakan langsung sama Mami kamu itu apa yang sudah dia lakukan terhadap anak saya"ucap Bu Risa lagi.
"Leo udah, please... "pinta Ara.
"Bun sudah ya tahan emosi Bunda, Irene lagi di periksa, semua akan baik-baik saja"ucap Pak Haris.
"Bunda sudah cukup sabar selama ini Yah, kamu juga Ra, kamu sudah tahu kan gimana kondisi Irene, Tante tidak melarang kamu berhubungan sama Leo, itu hak kamu. Tapi bisa kan kamu ngerti juga dengan kondisi Irene, kalau ada apa-apa sama Irene, Tante tidak akan pernah maafin kamu"ucap Bu Risa.
"Tante jangan gitu dong, maafin Ara Tante"ucap Ara.
"sebaiknya kamu bawa pacar kamu itu pergi dari sini"usir Bu Risa.
"tapi Tan... "ucap Ara.
"Ara udah ya, sebaik nya kamu dan Leo pergi dulu sampai Tante Risa tenang"ucap Pak Haris.
"tapi om... "rengek Ara.
"sayang kita pulang aja ya dulu ya"ajak Leo.
"nanti Om pasti akan kabarin kamu"ucap Pak Haris.
"iya Om Ara pulang dulu ya"pamit Ara.
"permisi Om"pamit Leo pula.
Ara dan Leo pergi meninggalkan rumah sakit.
__ADS_1
***