
"Arka jangan buat aku kayak gini dong, maafin aku ya, kita mulai lagi semua nya dari awal"pinta Cinta.
"Pak tolong cepetan bawa wanita gila ini ke luar dari sini"perintah Arka.
"maaf Mbak cepat keluar dari sini"pinta Satpam dan terus menarik tangan Cinta.
"lepasin.. sakit tau gak di tarik-tarik, kasar banget jadi laki-laki, saya bisa keluar sendiri"teriak Cinta kepada Satpam.
"kalau begitu silahkan Mbak keluar sendiri"ucap Pak Satpam.
Satpam melepaskan tangan nya, lalu cinta pun berjalan keluar menjauhi rumah Arka.
"Arka kamu bakalan menyesal karena udah buat aku kayak gini"teriak Cinta dari luar pagar.
"gak akan pernah, pergi..... "teriak Arka.
Lalu Cinta masuk ke dalam mobil nya dan pergi meninggalkan rumah Arka.
"sialan......"teriak Cinta.
"oke kalau ini mau kalian, kalian mau main-main dengan aku ya, liat aja apa yang akan aku lakuin. Jangan salahkan aku kalau terjadi sesuatu yang tidak kalian inginkan,kalian akan tau siapa sebenar nya Cinta"gumam Cinta dengan amarah.
Sejak saat itu Cinta tidak lagi menemui Arka, akan tetapi ia meminta orang untuk memata-matai setiap gerak gerik Arka dan Pak Boby.
...
"gak kerasa udah sore aja dan kita harus pulang ke Jakarta"ucap Sarah.
"iya sayang, aku tarok barang-barang kita dulu ya ke mobil"ucap Bryan.
Sarah hanya mengangguk.
"Oma kita pulang dulu ya, next kita bakalan datang lagi kalau Mama dan Papa libur kerja"pamit Sarah.
"iya sayang, kamu pikirkan lagi ya yang Ibu bilang, ingat Kayla butuh kamu di rumah"ucap Ibu Bryan.
"iya Buk, Sarah akan pikirkan ini"jawab Sarah.
"Kayla cucu Oma sayang, nanti kalau Oma ada waktu Oma main ya ke sana,ke rumah Kayla"ucap Ibu Bryan.
"iya Oma, Kayla tunggu ya"jawab Sarah seolah anak nya.
"sayang yuk jalan"ajak Bryan.
__ADS_1
"iya yuk"jawab Sarah.
"Buk, kita pulang dulu ya. Ibu sehat-sehat ya dan baik-baik di rumah"pamit Bryan lalu mencium tangan dan pipi Ibu nya.
"iya kalian hati-hati ya, Bryan jaga anak dan istri kamu dengan baik ya, jangan tinggalkan mereka di rumah kalau bukan karena urusan penting"pesan Ibu Bryan.
"iya Buk, itu gak akan mungkin. Bryan udah terlalu lama meninggalkan mereka jadi Bryan pastikan itu gak akan pernah terjadi lagi"ucap Bryan.
"iya bagus lah,Ibu percaya sama kamu, kamu benar-benar sudah berubah"jawab Ibu Bryan.
Sarah pun tersenyum mendengar ucapan dari suami nya itu.
"Buk Ibu beneran gak mau tinggal sama kita aja...?"tanya Sarah.
"iya Buk, kan Ibu bisa dekat terus sama Kayla"ucap Bryan.
"untuk saat ini Ibu belum bisa sayang, kasian pelanggan-pelanggan ketring Ibu di sini"jawab Ibu Bryan.
"iya juga ya Buk karena kalau urusan ketring Jakarta-Bogor jauh juga ya"ucap Sarah.
"nah itu kamu tahu kan"ucap Ibu Bryan.
"tapi Buk maksud Sarah kalau Ibu tinggal sama kita Ibu gak perlu kerja lagi, kita bisa kok kasih Ibu kehidupan yang layak"ucap Sarah.
"Ibu tahu niat baik kalian,Ibu juga yakin kalian bisa kasih Ibu kehidupan yang layak buat Ibu, tapi untuk sekarang Ibu belum bisa sayang. Ketring ini adalah bisnis yang sudah lama Ibu jalankan bersama almarhum suami Ibu dari sebelum Bryan lahir hingga Ibu menjadi seorang janda"ungkap Ibu Bryan.
"iya Sarah, terima kasih ya sudah sangat peduli dengan Ibu"ucap Ibu Bryan.
"iya Buk karena Ibu itu adalah orang tua satu-satu nya yang Sarah punya sekarang. Sarah gak mau Ibu kenapa-kenapa, Sarah sayang sama Ibu"ungkap Sarah.
"Ibu juga sayang sama kamu seperti Ibu sayang sama Bryan sayang"ungkap Ibu Bryan pula.
"iya Buk, kita pamit pulang dulu ya kalau"pamit Sarah.
Sarah mencium tangan dan pipi lalu memeluk Ibu mertua nya.
"Buk, ingat ya jangan capek-capek ,jaga kesehatan"ucap Bryan.
"iya sayang, hati-hati bawa mobil nya ya"ucap Ibu Bryan.
"iya Buk"jawab Bryan.
Bryan, Sarah dan Kayla meninggalkan Bogor dan pulang ke Jakarta.
__ADS_1
...
"Mama aja yang atur semua nya, pertunangan ini juga mau nya Mama nya kan. Jadi untuk apa Mama tanya sama Nadia mau pakai gaun apa, dekorasi nya gimana, mau pakai ketring yang mana ,itu bukan urusan Nadia"ucap Nadia.
"Nadia apa maksud kamu ngomong seperti itu sama Mama...?di sini juga ada Arka ,Mama tanya ini sama kalian berdua agar konsep nya sesuai sama yang kalian inginkan"jelas Mama Nadia.
"hm konsep yang kita inginkan, Nadia gak menginginkan pertunangan ini Ma, jadi gak ada konsep yang Nadia inginkan"ucap Nadia.
"Nadia jaga mulut kamu, hargai dong Arka yang ada di sini. Lagian bukan nya jamu sudah setuju buat bertunangan dengan Arka"ucap Mama Nadia.
"Tante udah, gak papa kok. Kita buat apa ada nya aja. Arka aja yang pilih kalau Nadia gak mau"ucap Arka.
"nah itu bagus, Mama urus aja ya ini semua sama Arka. Nadia mau keluar"ucap Nadia.
"Nadia jangan pergi kamu, ini masih ada tamu ,calon suami kamu"teriak Mama Nadia.
"itu tamu Mama bukan tamu Nadia"ucap Nadia lalu keluar dari rumah.
"Nadia..."panggil Mama Nadia.
"Tante biar aja, kita siapin ini aja dulu"ucap Arka.
"kamu benar-benar tidak apa-apa Arka...?"tanya Mama Nadia.
"iya Tante ,Arka gak papa kok"jawab Arka.
"maafin Nadia ya"ucap Mama Nadia.
"gak papa Tante, gak ada yang perlu di maafin"ucap Arka.
"bikin stress aja di rumah,liburan mau nya istirahat di rumah, jalan sama pacar,sama teman-teman, ini pacar gak bisa di andalin, di rumah malah ada yang gak di harapin cuma ganggu istirahat aku aja, teman-teman juga punya urusan masing-masing"gerutu Nadia.
Lalu Nadia memanggil taxi dan masuk ke dalam taxi. Sementara itu dari kejauhan ada yang memerhatikan Nadia sejak tadi dan mengikuti nya.
...
"sudah sampai Mbak"ucap Supir taxi.
"terima kasih ya Pak"ucap Nadia lalu membayar nya dan turun dari taxi.
Nadia turun di depan rumah Ara dan akan memasuki pagar rumah Ara, tapi tiba-tiba ada seseorang yang menarik rambut nya dan membuat Nadia terkejut.
"aw sakit"teriak Nadia.
__ADS_1
plak.. sebuah tamparan mendarat di pipi Nadia.
***