
"yang sabar ya Ra, pasti nanti ada jalan nya"ucap Sarah lalu memeluk Ara.
Nadia juga menghampiri Ara dan memeluk Ara serta Sarah.
"makasih ya kalian udah selalu ada buat aku"ucap Ara terharu
"sama-sama, kan itu gunanya sahabat"jawab Sarah yang juga terharu.
"kok jadi pada mewek gini sih, aku ikutan ni"ucap Nadia.
"yeh..."ejek Sarah lalu mereka bertiga tertawa.
"yang penting sekarang kamu cukup sabar aja dulu ya Ra, seiring berjalan nya waktu semua akan terungkap kok, tenang aja kita akan selalu ada buat kamu dan bantuin kamu"ucap Sarah.
"nah bener tu kata Sarah,pokok nya kita akan dukung apa pun yang terbaik buat bestie kita"sambung Nadia.
"emm.... bahagia nya punya kalian"ucap Ara.
"ya udah guys kalau gitu aku pulang duluan ya, soal nya Mbak kata nya mau izin ke rumah saudara nya malam ini, jadi malam ini aku juga gak bisa ikutan jagain Leo, gak papa kan... ?" ungkap Sarah.
"iya gak papa kok, kayak nya malam ini aku mau sendiri aja deh jaga Leo"ucap Ara tersenyum.
"hmmm iya deh iya"ledek Nadia.
"oh iya ngomong-ngomong kalian belum jelasin soal tadi malam, jelasin dong"pinta Ara.
"eh.. aku pamit dulu ya guys, itu biar Nadia aja ya Ra yang jelasin, bye.... "pamit Sarah dan bergegas pergi.
"iya.. bye... hati-hati ya Sar"ucap Ara.
"iya"jawab Sarah berteriak.
"jadi Ra tadi malam waktu mau pulang kita sempat makan mie ayam dulu Ra di depan Rs"jelas Nadia.
"mie Ayam gerobak mamang itu ya...? "tanya Ara.
"iya ,sebenar nya kita semua kan udah makan, tapi gara-gara my boy Rio pengen jadi ikut makan semua deh. Dan singkat cerita setelah makan kita pesen 1 di bungkus buat kamu ,kita juga memutuskan buat temenin kamu jaga Leo, eh gak tau nya kamu udah tidur" sambung Nadia menjelaskan.
"oh gitu,terus mie ayam nya... ?" tanya Ara.
"di makan Rio Ra, maka nya dia gak bisa tidur sampai jam setengah 4 kekenyangan kata nya"jawab Nadia
"ha.. ha.. ha..ada-ada aja deh"tawa Ara.
__ADS_1
"ih Ara kok malah ketawa sih"ucap Nadia manyun.
...
"Ayah besok bisa jemput anak kita kan, luangkan waktu ya Yah"pinta Bu Risa.
"Iya Bun, Ayah juga entar coba ajak Ara ya. Kata nya Ara ingin sekali bertemu dengan Irene"ungkap Pak Haris.
"oh ya Bagus dong Yah, Irene juga pasti seneng sekali bisa ketemu dengan Ara, ya soal nya Bunda udah cerita soal Ara"ucap Bu Risa.
"iya Bun, gak sabar ya udah lama sekali Irene gak pulang ke Indonesia dan sekarang dia pulang sendiri, mudah-mudahan memang tidak karena sedang ada masalah dengan Bram"ucap Pak Haris.
"Ayah, Bunda yakin kok Irene pulang itu memang karena rindu aja sama kita. Ayah juga tau gimana bisnis mereka sedang berkembang, jadi gak bisa di tinggal begitu saja Yah"ucap Bu Risa lagi.
"iya semoga saja ya Bun"ucap Pak Haris dan merangkul istri nya tersebut.
"kita makan malam dulu ya Yah, Mbak Lastri sudah siapkan makan malam"ajak Bu Risa.
"Iya Bun"jawab Pak Haris.
...
"kamu masih berhubungan sama Rio...? "tanya Mama Nadia tiba-tiba saat Nadia baru masuk ke dalam rumah nya.
"Nadia jawab Mama"pinta Mama Nadia dengan suara meninggi.
"Ma, sabar ya jangan marah-marah.Sini kita duduk dulu ya"pinta Nadia dan membawa Mama nya duduk.
Mama Nadia menghela nafas dan duduk di sofa bersama anak nya.
"sekarang kamu jawab dengan jujur pertanyaan Mama tadi"pinta Mama Nadia.
"Ma, maafin Nadia ya, Nadia sama Rio cuma temenan kok. Kita satu kantor Ma sekarang, dan tadi Nadia dari rumah Ara udah malam jadi di jemput Rio, Sarah sih pulang duluan"jelas Nadia.
"kamu bisa naik taxi online, alasan kamu saja"ucap Mama Nadia.
"hehehe... jangan marah ya Ma, please.... "pinta Nadia memelas sambil memegang tangan dan menatap mata Mama nya.
"kamu ini bisa saja buat Mama luluh, ya sudah sana mandi. Mama tunggu makan malam ya"ucap Mama Nadia.
"oke Ma, love u" ucap Nadia kegirangan dan bergegas ke kamar nya lalu mandi.
...
__ADS_1
"Tante pulang dulu ya Ra, kamu beneran gak papa jaga Dika lagi malam ini, sendirian pula"ucap Bu Amara.
"beneran gak papa Tante, lagian besok kan weekend"jawab Ara.
"terima kasih ya Ra, kamu benar-benar anak yang baik"ucap Bu Amara lagi.
"sama-sama Tante, Ara seneng kok"jawab Ara.
"Dika kamu istirahat yang cukup ya, Mami pulang dulu"pamit Bu Amara kepada anak nya.
"iya Mi, hati-hati ya dan Mami juga harus istirahat yang cukup"ucap Leo.
"iya sayang"jawab Mami Leo.
"hati-hati Tante, Om jemput kan..? "ucap Ara dan bertanya.
"iya Ra, tadi Om ada urusan tapi sudah jemput Tante kok, Tante titip Dika ya"ucap Bu Amara.
Ara mengangguk ,Bu Risa keluar dari ruangan Leo dan pulang ke rumah.
"kamu boleh pulang, aku bisa sendiri kok. Lagian ada Suster juga di sini"ucap Leo.
"kok kamu ngomong nya gitu, aku cuma mau bantuin Tante Amara aja jagain kamu"jelas Ara.
"sebenar nya di antara kita ada hubungan apa sampai kamu bela-belain tiap malam jagain aku...? "tanya Leo.
"kamu tau kan orang tua kita udah sahabatan dari zaman sekolah, kita udah di jodohin dari sebelum mereka nikah, tapi waktu itu orang tua kita sempat pisah dan sekarang mereka ketemu lagi mau melanjutkan janji mereka itu"jelas Ara.
"gak masuk akal"ucap Leo.
"ya kamu bener semua ini memang terdengar gak masuk akal, tapi ini kenyataan nya. Awal nya aku juga sulit terima Leo"ungkap Ara.
"bahkan kamu tau nama panggilan aku Leo, padahal kalau cuma kenal dari Mama, pasti kamu tau nya nama aku Dika. Jujur apa kita udah pernah kenal sebelum nya....?"tanya Leo.
"kalau aku cerita ke kamu, kamu juga gak akan percaya"ucap Ara.
"apa.... ? jelasin "tanya Leo meminta penjelasan.
"udah lah mendingan sekarang kamu istirahat, aku duduk di sofa aja biar kamu gak ngerasa terganggu"ucap Ara dan akan berbalik badan berjalan menuju sofa.
Akan tetapi sebelum Ara membalikkan badan nya, Leo dengan cepat menarik tangan Ara sehingga tidak sengaja Ara jatuh dan menimpa badan Leo.Ara dan Leo saling berpandangan.
***
__ADS_1