Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_107


__ADS_3

Arka sendiri di buat bingung, karena yang ia tahu hanya akan bertemu dengan Ara dan Leo. Tetapi ternyata ada Nadia dan Rio juga Sarah dan Bryan.


"Rio kamu apa-apaan sih suruh Arka ke sini...?"tanya Nadia.


"apaan sih, aku gak nyuruh kok"jawab Rio.


"terus siapa...?"tanya Nadia lagi.


"Leo yang suruh gue ke sini"ungkap Arka.


"beneran kamu..? "tanya Ara kepada Leo.


Leo hanya mengangguk menandakan iya benar ada nya.


"Ara, Leo kalian kenal Arka...? "tanya Nadia.


"aku juga mau nanya hal yang sama Nad"ucap Ara.


"cowok yang di jodohin sama aku"terang Nadia.


"sahabat aku dari jaman sekolah"terang Ara pula.


"aduh ini aku yang jadi pusing karena gak tau apa-apa"ucap Sarah sambil memegang kepala nya.


"plok..plok..plok..wow luar biasa ya jadi ternyata benar Arka yang sama"ucap Bryan menepuk tangan.


"maksud kalian apa sih..?"tanya Ara.


"selamat datang Arka"ucap Rio.


"apa maksud kalian suruh gue datang kesini...?"tanya Arka.


"santai aja lah Bro, kita juga gak mungkin cari keributan depan cewek-cewek kok, duduk aja dulu"ucap Rio.


"Leo aku gak suka ya cara kamu"ungkap Ara.


"kenapa gak suka, aku suruh Arka ke sini karena aku tau dia sahabat kamu. Apa salah nya kalau aku juga mau kenal Arka begitu juga dengan sahabat-sahabat kamu. Dan ternyata Arka sahabat kamu itu sama dengan Arka yang di jodohin sama Nadia, musuh nya Rio"terang Leo.


"apa pun alasan kamu, aku tetap gak suka dengan cara ini"ucap Ara lalu beranjak dari tempat duduk nya.


Ara menarik tangan Arka dan mengajak nya untuk pergi. Akan tetapi saat itu Leo juga menarik tangan Ara meminta nya untuk tidak pergi, Leo juga melepaskan pegangan tangan Ara dari tangan Arka karena cemburu.


"sayang, aku minta maaf kalau aku salah, tapi tujuan nya gak mau cari ribut kok.Kamu duduk dulu, kita cuma mau cari damai"ucap Leo.


"iya Ra, kita gak ada maksud apa-apa kok"ucap Bryan pula.


Lalu Ara pun duduk kembali, begitu juga dengan Arka.


...


Keesokan hari Ara menghampiri Pak Haris yang sudah 3 hari tidak datang ke Kantor.


Tok.. tok.. tok.. Ara mengetuk pintu ruang kerja Pak Haris.

__ADS_1


"silahkan masuk"ucap Pak Haris.


Ara membuka pintu dan masuk ke dalam.


"pagi pak"sapa Ara.


"Pagi Ara, ada apa...?"tanya Pak Haris.


"boleh duduk...?"tanya Ara.


"oh iya maaf Ara Om lupa, silahkan duduk Ara"ucap Pak Haris.


"terima kasih Om"ucap Ara.


"ada apa Ara...?"tanya Pak Haris lagi.


"Om, maaf ya soal Kak Irene.Om dan Tante pasti marah banget kan sama Ara"ucap Ara.


"kenapa Om dan Tante harus marah sama kamu, kamu tidak ada salah apa-apa Ara,yang salah itu Irene. Sudah ya masalah Irene jangan kamu pikirkan lagi, sekarang Irene sudah pulang ke luar Negeri, di sana juga ada Tante Risa sementara waktu yang menemani sampai kondisi Irene tenang seperti semula.Justru Om yang mau minta maaf sama kamu atas sikap Irene"terang Pak Haris.


"kalau masalah itu Ara gak papa kok Om, tapi gara-gara Ara juga Om harus pisah sama Tante Risa"ucap Ara tertunduk.


"Ara, Om dan Tante seperti ini sudah biasa. Kamu juga tau Om sering dinas ke luar Kota bahkan ke luar Negeri dan meninggalkan Tante Risa. Semua baik-baik saja Ara, Om juga bisa nyusul Tante Risa di saat kerjaan lagi tidak banyak"terang Pak Haris lagi.


"jadi Om beneran gak marah kan sama Ara..?"tanya Ara.


"tidak Ara, Om maupun Tante tidak ada yang marah sama kamu. Semua baik-baik saja, oke "jawab Pak Haris.


"Ara lega Om dengar nya, makasih ya Om. Ara mau balik kerja lagi, maaf Ara ganggu"ucap Ara.


"Ya udah permisi Om"pamit Ara.


"silahkan Ra"jawab Pak Haris.


Ara beranjak dari tempat duduk dan kembali ke meja kerja nya.


"huft...setidak nya udah sedikit lega dan bisa bekerja dengan tenang"gumam Ara menarik nafas lega.


...


"Leo kamu kan bilang mau mulai kembali lagi di perusahaan Papi, kalau begitu bagaimana di mulai dari siang ini kamu ikut Papi meeting di luar"ucap Pak Ardi lewat telpon.


"boleh Pi, dimana..?"tanya Leo.


"nanti Papi share lock ya"ucap Papi Leo.


Lalu panggilan telfon terputus dan Pak Ardi mengirim lokasi kepada Leo melalui pesan wathsap.


"Oke Leo udah saat nya mulai lagi dari nol, kerja biar bisa dapat uang sendiri terus nikahin Ara dan punya anak-anak yang lucu"gumam Leo sembari tersenyum.


Tepat jam 10 pagi, Leo dan Pak Ardi masih menunggu klien mereka dari luar Negeri untuk Rapat soal pekerjaan di sebuah restauran.


"Pi, kenapa gak on time banget sih klien nya. Kita aja udah setengah jam yang lalu di sini Pi"ucap Leo.

__ADS_1


" kemungkinan macet, kamu yang sabar dong Dika" ucap Pak Ardi.


"iya Pi"jawab Leo.


Tidak lama kemudian datang seorang wanita yang tidak asing bagi Leo.


"Aca"gumam Leo.


"Hai Om, Dika, maaf ya Karin terlambat"ucap Karina.


"Hai Karina, tidak kok kita juga baru sampai, iya kan Dika"ucap Pak Ardi dan bertanya kepada anak nya.


"iya Pi"jawab Leo.


"Hai Dika kamu kenapa...?"tanya Karina.


"hai, kamu beneran Aca...?"tanya Leo tidak percaya.


"ya bener lah Dik, supraise buat kamu"jawab Karina tersenyum.


"ya ampun Aca sekarang cantik banget, tapi tetap cantik Ara baik di hati aku atau pun kenyataan nya"gumam Leo dalam hati.


"Dika, kan bengong lagi"ucap Karina.


"kaget mungkin.Tidak percaya bisa ketemu kamu lagi"ucap Papi Leo.


"bukan gitu kok, Aca gimana kabar kamu ,kok bisa ada di sini...?"tanya Leo.


"aku baik Dik, aku di sini mewakili Perusahaan Papi ,kan masih ada urusan sama perusahaan Papi kamu"jawab Karina.


"oh.. gitu"gumam Leo.


"kamu sendiri gimana, udah baikan..?"tanya Karina pula.


"iya baik seperti yang kamu lihat sekarang"jawab Leo.


"syukur lah"ucap Karina.


"ya sudah sekarang kita mulai dulu meeting nya dan bahas soal pekerjaan, setelah itu Om masih ada urusan ,kalian lanjut deh makan siang sambil bernostalgia"ucap Papi Leo.


"oke Om"jawab Karina tersenyum.


Meeting berjalan lancar, hingga saat nya Pak Ardi harus pergi meninggalkan Karina dan Leo.


"Om gak makan dulu...?"tanya Karina.


"Om makan bareng klien nanti saja, karena dia buru-buru mau ke Singapur"jawab Papi Leo.


"oh ya udah Om, hati-hati ya"ucap Karina.


"Dika Papi pergi dulu ya"pamit Papi Leo.


"iya Pi hati-hati ya"ucap Leo.

__ADS_1


Pak Ardi hanya mengangguk tersenyum lalu pergi meninggalkan restauran.


***


__ADS_2