Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_40


__ADS_3

"Loh Ara mana?" tanya Leo kepada Nadia.


"aku juga gak tau Leo, tadi malam waktu kita pulang dari rumah Rio, kita bertiga masih sama-sama ada di balkon rumah sakit ini" jawab Nadia.


"Ara.... " panggil Leo panik dan mencari Ara bersama Nadia.


...


"Mami.... " panggil Ara menggerakkan tangan nya sehingga Bu Maria yang tidur di samping Ara pun terbangun.


"sayang, kamu udah bangun "ucap Mami Ara terharu bahagia.


Ara mengangguk dan tersenyum.


"Papi....Papi... " teriak Bu Maria membangunkan suami nya yang tidur di sofa.


Pak Jackson berlari mendekati anak dan istri nya karena terkejut mendengar teriakan dari Bu Maria.


"ada apa Mi...?" tanya Papi Ara Panik.


"Papi" panggil Ara.


wajah panik Pak Jackson berubah menjadi sangat bahagia.


"Ara, Ara sayang kamu udah sadar sayang" ucap Papi Ara lalu memeluk anak dan istri nya.


"Ara kenapa Mi, Pi...? "tanya Ara.


"kamu kemarin kehujanan di hutan,tubuh kamu gak kuat dan sempat koma sayang" jawab Mami Ara.


"oh iya Ara ingat, Nadia dan Rio gimana...? " tanya Ara lagi.


"Rio sempat di rawat di sini dua hari, tapi udah pulang. Sementara Nadia udah 3 hari koma sama seperti kamu.Hari ini kita belum tau keadaan nya" jawab Mami Ara lagi.


"syukurlah kalau Rio udah Baikan. Ara mau tau keadaan Nadia sekarang" ucap Ara.


"sayang,kamu tenang aja ya, Papi akan cari tahu gimana keadaan Nadia saat ini" ucap Papi Ara .


"Makasih ya Pi" ucap Ara.


"sama-sama sayang" jawab Papi Ara. Lalu mencium kening Ara dan pergi.


Sementara itu Nadia dan Leo menghampiri Ara yang masih terbaring lemah. Mami Ara sedang ke toilet sebentar sehingga Ara sendirian.


"Ara kamu udah balik lagi ke raga kamu" ucap Nadia.


"sayang ,aku panik cari kamu kemana-mana .Syukur lah kamu udah sadar" ucap Leo bahagia.


"Nadia, Leo... kalian ngomong apaan sih..? iya aku memang baru aja siuman. Tapi aku gak ngerti kalian lagi ngomongin apaan.Terus Nadia kenapa kamu bisa sama Leo, wujud kamu juga sama dengan Leo.Kamu udah sadar juga sama seperti aku kan..? " tanya Ara kebingungan.

__ADS_1


Nadia dan Leo saling bertatapan dan heran akan pertanyaan dari Raina.


"kamu beneran gak ingat apa-apa sayang...?" tanya Leo.


Ara menggelengkan kepala nya.


"ada apa...? " tanya Ara lirih.


Saat Leo akan bercerita, tiba-tiba Mami Ara keluar dari toilet yang membuat Leo terdiam.


"Leo kan Mami Ara gak bisa denger ucapan kita kenapa kamu diam..?"tanya Nadia.


"iya sih,nama nya juga reflek. Lagian Ara juga gak bisa nyimak ucapan kita kalau ada Mami nya" jelas Leo.


"iya juga ya"ucap Nadia.


Ara hanya melirik ke arah Nadia dan Leo.


"sayang kamu masih lemah ,kamu istirahat lagi ya. Aku mau kamu cepet sembuh.Aku janji bakalan ceritain ini semua sama kamu. Kita tunggu waktu yang pas ya" bisik Leo di telinga Ara.


Ara mengangguk dan tersenyum dan tidak di lihat oleh Mami nya.


"Ara aku pinjam Leo dulu ya, kita mau liat gimana kondisi aku sekarang" pamit Nadia.


"aku akan segera kembali" janji Leo.


...


Dua bulan kemudian...


"Ara, kamu mau kemana..? kamu gak magang kan hari ini sayang... ?" tanya Mami Ara.


"gak Mam, tapi Ara ada janji sama temen mau keluar" jawab Ara.


"ya udah hati-hati ya, jangan pulang kesorean"pinta Mami Ara.


"Iya Mami sayang" jawab Ara dan pergi dengan mengendarai mobil nya.


"Hai....."sapa Ara kepada dua teman nya yang sudah menunggu nya di caffe Rainbow.


"Hai Ra.. " balas Nadia.


"Hai Ra.. " balas Sarah dan mereka bertiga cipika cipiki.


Sebulan telah berlalu, Nadia telah sadar dari koma nya dan menjadi teman baik Ara.Ia sama sekali tidak mengingat kejadian yang ia alami saat koma bersama dengan Leo dan Ara, sama hal nya dengan Ara hanya mendengar cerita dari Leo. Sedang kan Sarah sudah resmi bercerai dengan Bryan dan sudah melahirkan anak nya. Kini mereka bertiga bersahabat dan menjadi sangat akrab.


"eh jadi gimana kamu sama Bryan...? "tanya Ara kepada Sarah.


"ya gitu lah dia ngejar-ngejar aku terus katanya nyesel, mau lihat anak dia. Tapi aku gak peduli dan gak izinin dia buat nyentuh anak aku" jawab Sarah.

__ADS_1


"hmmm Bagus tu ,biar kapok " ucap Ara.


"iya bener" sambung Nadia.


"terus kamu sendiri gimana sama Rio Nad... ?" tanya Sarah.


"Jujur aku belum bisa lupain Rio walaupun udah dua bulan kita gak ketemu dan gak ada kabar, bukan nya move on malah kangen" jawab Nadia.


"cinta itu rumit ya, meski aku sama Leo baik-baik aja, tapi gak tau apa kita bisa bersatu" ucap Ara bersedih


"Ara.... " gumam Sarah yang juga ikut bersedih dan memeluk Ara.


Lalu Nadia juga ikut memeluk Ara.


"terus sekarang kabar nya Rio gimana ya...?" tanya Sarah.


"Dengar dari Papi, Rio sekarang memulai buka perusahaan kecil sendiri modal dari sisa perusahaan nya yang bangkrut.Sedangkan kedua orang tua nya pindah ke Bandung,nerusin usaha pertanian dari alm. Kakek nya Rio" jawab Ara.


"sebenar nya kasian juga sama Rio.Ini semua karena keegoisan orang tua nya"ucap Nadia.


"cieh.... yang belum bisa move on" ledek Sarah.


"apaan sih Sarah"ucap Nadia malu.


"tapi Nadia emang bener sih, sebenar nya Papi aku juga bilang kalau ini bukan salah Rio sepenuh nya. Papi juga sempat ajak Rio gabung di Perusahaan ,tapi Rio gak mau Kata nya dia mau mencoba usaha sendiri dulu dengan membuka perusahaan travel" ucap Ara.


"yah aku cuma bisa doain mudah-mudahan Rio bisa jadi pengusaha sukses" doa Nadia.


...


Malam hari Ara terlihat sangat gelisah menanti kehadiran Leo.


"Leo kemana sih, tumben banget ngilang seharian. Kata nya cuma bentaran doang ada perlu kok gak balik-balik " gumam Ara dalam hati dan mengkhawatirkan Leo.


tok..tok..tok.. Mami mengetuk pintu kamar Ara dan langsung masuk karena tidak di kunci.


"kamu belum tidur sayang...? "tanya Mami Ara.


"belum ngantuk, ada apa Mi...?"tanya Ara pula.


"gini lho sayang, kamu masih ingat kan sama Tante Amara teman lama Mami yang kemarin jenguk kamu di rumah sakit... ?"tanya Mami Ara.


"iya masih ,terus kenapa" jawab Ara dan bertanya lagi.


"Tante Amara punya anak yang sedang koma udah mau 2 tahun. Dari di luar negeri akhir nya di bawa pulang dan di rawat di rumah karena emang gak ada perubahan di sana" jelas Mami Ara.


"koma 2 tahun,kok bisa selama itu Mi...? " tanya Ara terkejut.


***

__ADS_1


__ADS_2