Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Pergi Dari Rumah


__ADS_3

"Ara udah ya, aku yakin kok ini semua untuk kebaikan kamu, harus nya kita sadar kalau kita emang gak bisa bersatu, gak akan pernah bisa" ucap Leo.


"Tapi Leo ,yang Mami lakuin itu keterlaluan, dulu dia selalu sibuk dengan pekerjaan nya dan gak peduli apa pun tentang aku, kenapa sekarang jadi sok peduli dan urus hidup aku" ucap Ara dengan Amarah nya.


"akhhhhh...aku benci Mami......" teriak Ara menangis dan membentangkan tangan nya di atas bukit.


Leo yang tidak tahan melihat kesedihan Ara sangat ingin memeluk Ara dan menenangkan kekasih nya itu.Leo mencoba sekuat tenaga dan akhirnya ia bisa memeluk Ara dari belakang.


Ara kaget tapi sangat senang, Ara membalikkan badan nya hingga berhadapan dengan Leo,Mereka berpelukan erat hingga membuat Ara tenang karena berada di pelukan Leo.


"Sayang, mumpung kita bisa bersentuhan aku boleh gak minta sesuatu" tanya Leo.


" mau minta apa...? " Tanya Ara pula.


"boleh gak kalau aku cium kamu....?" pinta Leo.


"boleh" jawab Ara tanpa ragu.


Lalu Leo mencium kening Ara , lalu mencium bibir Ara dan di sambut hangat oleh Ara.Mereka bercumbu mesra di atas bukit tanpa ada satupun orang yang melihat mereka.


Setelah itu mereka berdua saling bercanda mesra , Leo berbaring di pangkuan Ara dan Ara mengelus-elus rambut Leo hingga pada akhirnya mereka tidak lagi dapat bersentuhan.


"aduhhh.... kenapa bentar banget udah kembali lagi sih keadaan nya " keluh Leo.


" iya padahal kan belum puas pacaran nya,masih kangen, masih mau mesra-mesraan sama kamu " keluh Ara pula.


" kita harus tau gimana cara nya supaya kita bisa terus bersentuhan" ucap Leo.


"tapi gimana cara nya...?" tanya Ara.


"sekarang aku belum tau, tapi entar kita cari tau ya " jawab Leo.


Ara dan Leo menghabiskan waktu di atas bukit itu hingga malam hari tiba, Ara mendirikan tenda set yang selalu ia bawa kemana-kemana di dalam bagasi mobil nya.Ara menghidupkan Api unggun dan memakan cemilan seada nya yang tersedia di dalam mobil.


Ara yang suka ngemil memang selalu menyiapkan cemilan di dalam mobil nya.

__ADS_1


Tempat itu sangat menyeramkan terlihat di malam hari, jauh dari keramaian dan hanya di temani suara burung hantu ,tetapi Ara tidak takut karena di temani oleh Leo.


Ara dan Leo tidur di dalam tenda, saat mereka sedang tidur, tiba- tiba Ara terbangun karena ingin buang air kecil,Ara memberanikan diri untuk turun sendirian, ia tidak tega membangunkan Leo yang sedang tidur nyenyak,Ara turun karena di bawah bukit ada sungai yang mengalir .


Saat itu ternyata Ara di ikuti oleh Frans hantu jahat yang selalu ingin mengganggu dan mencelakai nya.


"aaaaaaaa...... "teriak Ara karena melihat Frans muncul di depan nya.


"berisik tau, entar budek telinga aku " ucap Frans.


"biarin, budek aja sekalian, aaaaaaa...... " teriak Ara lagi.


"eh manusia jangan mentang-mentang kamu selalu di lindungi Leo, kamu jadi gak takut ya sama aku" kata Frans.


"eh hantu aku gak peduli yang jelas aku emang gak takut sama kamu" balas Ara memberanikan diri.


Lalu Frans mulai mendekati Ara, Frans tiba-tiba berubah menjadi amat menyeramkan dengan muka penuh darah. Ara mulai ketakutan, tetapi ia ingat akan pesan Leo bahwa Ara harus melawan rasa takut itu agar kekuatan Frans tidak berfungsi, karena hantu hanya bisa menyakiti manusia yang takut.


"hahahhahaha sini hantu jelek, kamu pikir aku takut sama kamu, muka kamu itu bikin lucu ,bukan bikin aku takut" ucap Ara yang tertawa terbahak-bahak.


"Leo....... " Teriak Ara.


Lalu Leo muncul tepat di depan Ara dan langsung berkelahi dengan Frans, Frans kalah dan kabur pergi jauh dari pandangan mereka.


"kamu gak papa kan sayang, kamu dari mana, kenapa gak bilang dan ajak aku...?" tanya Leo.


"iya maaf aku abis pipis,gak enak mau bangunin kamu yang lagi tidur nyenyak" jawab Ara.


" ya udah yang penting kamu gak kenapa-kenapa" ucap Leo.


Ara dan Leo berjalan balik ke tenda sambil Ara menceritakan kejadian nya tadi dengan Frans.


"hahahaha.... kamu hebat juga ya ngadepin Frans" puji Leo.


Sementara itu, Papi dan Mami Ara sangat khawatir karena Ara tidak pulang ke rumah. mereka sudah mencari kemana-mana, bahkan Papi Ara mengerahkan anak buah untuk mencari Ara tapi belum ketemu.

__ADS_1


" ini semua salah Mami tau gak, mami gak mikir dampak dari apa yang udah Mami perbuat" bentak Papi.


"kenapa jadi Mami yang Papi salahkan ,Mami melakukan ini semua untuk kebaikan Ara Pi, sementara Papi apa yang udah Papi perbuat hah...? ada gak... ? "ucap Mami membela diri.


"lebih baik tidak berbuat apa-apa dari pada dampak nya konyol seperti ini. Papi lebih memilih percaya sama Ara, buktinya Ara bahagia dan tidak terluka" jawab Papi.


Mami Ara terdiam dan masih panik, sementara Papi Ara menelpon semua anak buah nya tetapi belum ada yang menemukan Ara.


Mami menangis dan sangat panik karena belum bisa menemukan Ara.


Keesokan Pagi nya anak buah dari Papi Ara juga mencari Ara di Kampus tetapi tidak juga ketemu.


Ara dan Leo masih tetap berada di atas bukit.


"Ara, kamu gak mau pulang...? gak kuliah...?" tanya Leo.


"gak ah males, pokok nya aku gak mau pulang kalau Mami gak ngelepas pagar-pagar gaib nya itu, dan bisa nerima kamu" jawab Ara.


" itu gak gampang Ra, pasti sulit buat mereka" ucap Leo.


"harus bisa, aku aja bisa nerima kamu" jelas Ara.


"tapi Ara, kenyataan nya gak semudah itu,apa lagi mereka gak bisa liat aku, kamu gak bisa gini Ara, kamu butuh makan ,tempat tinggal, fasilitas,seandai nya ada sesuatu yang bisa aku buat untuk kamu pasti akan aku lakuin" ucap Leo lagi .


"Leo stop...aku cuma mau kamu untuk sekarang ini" teriak Ara.


Cuaca menjadi hening seketika.Ara terdiam dan mengeluarkan air mata.


"Ara... maafin aku ya, aku gak bermaksud buay kamu sedih, aku sayang sama kamu.aku juga mau yang terbaik buat kamu, sama seperti apa yang orang tua kamu inginkan " ucap Leo lirih.


"iya Leo, di sini aku yang terlalu egois. Aku gak memikirkan perasaan orang tua aku, mungkin sekarang Mami lagi panik dan khawatir cari aku, aku mau pulang dan aku akan bicarain ini semua sama Mami" ucap Ara tersenyum.


" Nah itu baru pacar aku" ucap Leo tersenyum.


***

__ADS_1


__ADS_2