
Belum sempat memulai pertukaran cincin, para tamu undangan di perlihatkan terlebih dahulu pertengkaran antara Bu Jasmine dan Pak Boby.
"maksud kamu apa...?"tanya Pak Boby.
"kamu mau tahu apa maksud nya, oke saya akan jelasin semua nya kepada semua orang yang ada di sini"ucap Bu Jasmine.
"silahkan"teriak Pak Boby.
"saya sudah tahu semua nya, semua rencana kamu yang mau balas dendam dengan menjodohkan anak kita,setelah anak saya benar-benar mencintai anak kamu, kamu akan suruh anak kamu buat meninggalkan anak saya agar anak saya sakit hati dan saya juga ikut menderita, itu kan rencana kamu"ucap Bu Jasmine.
Para tamu undangan di buat tercengang oleh ucapan Bu Jasmine.
"diam kamu,omong kosong apa yang kamu ucapkan"bentak Pak Boby.
"ini bukan omong kosong, kamu dendam sama saya karena sudah 2 kali saya menolak cinta kamu. Pertama saat kita masih kuliah, dan kedua saat saya sudah menjadi janda"terang Bu Jasmine.
"jangan sembarangan bicara kamu"ucap Pak Boby dengan amarah nya.
"saya tidak sembarangan bicara, anak kamu sendiri yang bilang sama saya.Untung lah Arka tidak punya sifat buruk seperti Papa nya, ini semua juga rencana Arka, kamu lihat apa Arka ada di sini, dia tidak akan hadir. Mungkin dia malu punya orang tua seperti kamu"ucap Bu Jasmine lagi.
Dengan penuh amarah nya Pak Boby mengangkat tangan kanan nya dan hendak menampar Bu Jasmine, akan tetapi Rio dengan sigap menahan nya.
"ups maaf Pak, kalau Bapak tidak sopan sama calon mertua saya, Bapak akan berhadapan sama saya"ucap Rio.
Pak Boby yang merasa di permalukan pergi meninggalkan acara pertunangan.Pertunangan Nadia dan Rio kembali di lanjutkan dan berjalan dengan lancar.
...
Sementara itu Arka baru saja tiba di Bandara dengan menggunakan taxi online dan hendak pergi ke Luar Negeri, tidak sengaja saat dalam perjalanan ke Bandara, Cinta melihat Arka di jalan sehingga mengikuti nya.
"Arka"panggil Cinta.
Arka menoleh ke arah sumber suara dan betapa terkejut nya saat melihat Cinta yang ada di depan mata nya.Cinta pun berjalan mendekati Arka.
"Arka kamu mau kemana..?bukan nya seharus nya kamu bertunangan hari ini...?"tanya Cinta.
"bukan urusan kamu"ucap Arka ketus.
"Arka kamu kenapa sih, aku kan tanya nya baik-baik. Memang gak bisa ya kamu anggap aku sebagai teman biasa aja, gak jutek-jutek sama aku"ucap Cinta.
"gak bisa"jawab Arka.
__ADS_1
Arka berjalan hendak meninggalkan Cinta.
"Arka, kamu mau kemana...?aku ikut ya.
"jangan ikutin aku, aku harus segera pergi"ucap Arka.
"Arka kamu kenapa sih, kenapa kamu harus pergi, kamu ada masalah...?kalau kamu ada masalah harus nya kamu hadapi, bukan malah jadi pengecut dan melarikan diri, mana Arka yang aku kenal"ucap Ara yang baru saja tiba dan berdiri di belakang Cinta.
Langkah Arka terhenti karena mendengar suara yang tidak asing, begitu juga dengan Cinta yang langsung membalikkan badan nya.
"Ara"gumam Arka.
Ara dan Arka berjalan saling mendekati.
"Ara kamu kok bisa tau aku ada di sini...?"tanya Arka.
"Arka acara pertunangan Nadia dan Rio berjalan lancar berkat kamu, kamu udah berkorban buat mereka, selepas mereka tukaran cincin aku berusaha hubungin kamu tapi ponsel kamu gak aktif, kamu sengaja kan matiin hp, terus aku ke hotel yang waktu itu sempat kamu bilang tapi kamu udah check out setengah jam yang lalu bawa koper, aku punya feeling aja pasti kamu ke Bandara, ternyata aku bener kan dan belum terlambat"jelas Ara.
"syukur lah kalau Nadia dan Rio udah tunangan, udah seharus nya kan yang saling mencintai bertunangan dan menikah"ucap Arka.
"terus kamu kenapa mau pergi...?kamu takut sama Papa kamu, terus kalau kamu jadi pergi gimana dengan pertunangan aku Minggu depan...? kamu tega gak datang ke pertunangan sahabat kamu yang udah lama gak ketemu...?"tanya Ara sambil menatap mata Arka.
"Ra aku gak takut sama Papa, cuma buat apa aku di sini, lebih baik aku balik lagi ke luar Negeri"ucap Arka.
"aku gak bisa pergi ke luar Negeri Ra"ucap Arka.
"hah... "ucap Ara.
"udah telad, pesawat nya udah berangkat"ungkap Arka.
Arka dan Ara tersenyum, lalu Arka memeluk Ara. Meskipun Cinta menyaksikannya dengan rasa cemburu, akan tetapi ia senang karena Arka tidak jadi keluar Negeri. Cinta pun membiarkan dan pergi meninggalkan Bandara.
...
"selamat ya buat kalian berdua, gak nyangka ya kalian bisa tunangan secepat ini"ucap Sarah.
"iya Sar makasih ya,aku juga gak nyangka, tadi nya aku pikir hari ini akan jadi hari terburuk aku karena akan tunangan sama cowok yang gak aku cinta, tapi ternyata aku malah tunangan sama cowok yang aku cintai, aku bahagia banget"ungkap Nadia.
"iya sayang, aku juga ngerasain hal yang sama, ini semua berkat Arka juga"ucap Rio.
"iya kamu bener sayang,hm..akhirnya selesai juga nih acara, padahal baru tunangan doang tapi capek banget, gimana kalau nikah ya"ucap Nadia.
__ADS_1
"lebih capek lagi"sahut Sarah.
"apa lagi nikah 2 kali kayak kita kan sayang"bisik Bryan di telinga Sarah.
"hust... "ucap Sarah.
"hayo... bisik-bisik apaan...?"tanya Nadia.
"kepo... "ledek Sarah.
"oh ya Ara sama Leo mana ya kok belum balik juga..?"tanya Rio.
"oh iya ya, mereka udah ketemu belum ya sama Arka, coba aku telfon Ara dulu deh"ucap Sarah.
"hai semua..."sapa Ara tiba-tiba.
"Ara baru aja aku mau nelfon"ucap Sarah.
"sory ya kita lama"ucap Ara.
"terus Arka mana,kalian ketemu...?"tanya Nadia.
"oh kita udah ketemu kok,tapi dia gak mau udah kita ajak ke sini, jadi kita antar ke hotel lagi"jawab Leo.
"ke hotel...?"tanya Rio.
"iya, jadi Arka sempat bilang ke aku kalau udah beberapa hari dia di hotel dan Papa nya gak tau"jawab Ara.
"aku jadi ngerasa bersalah sama Arka dan berhutang sama dia"ucap Rio.
"eeh aku juga sayang"sambung Nadia.
"udah dong yang penting kalian udah tau kan siapa Arka, Arka itu orang baik"ucap Ara.
"hm...di puji terus"ucap Leo.
"bukan memuji sayang, aku cuma mau kalian tu anggap Arka sahabat kalian juga sama kayak aku"terang Ara.
"iya tapi aku tetap gak suka ya kalau kamu terlalu dekat sama sahabat kamu yang itu,apa lagi sampai peluk-pelukan kayak tadi"ungkap Leo.
"ups"ucap Bryan spontan.
__ADS_1
***