
"ada apa dengan Dokter Herman Ma...?"tanya Nadia.
"Nadia"ucap Bu Jasmine dan mulai menangis.
"iya Ma ada apa, kenapa Mama nangis...?"tanya Nadia.
"Dokter Herman yang sudah donorin ginjal nya buat kamu"ungkap Mama Nadia.
Nadia dan Rio terkejut mendengar ungkapan Bu Jasmine.
"apa...? kok bisa...? Mama gak bohong kan...?"tanya Nadia.
"untuk apa Mama bohong soal orang yang sudah menolong kamu"jawab Mama Nadia.
"iya tapi kenapa Dokter Herman mau Ma, dan kenapa sekarang Dokter Herman malah terbaring gak berdaya kayak gini..?"tanya Nadia menangis.
Rio memeluk dan menenangkan Nadia.
"sayang, kamu tenang ya"ucap Rio.
"Karena cuma ginjal Dokter Herman yang cocok sama kamu,sebelum mendonorkan ginjal nya buat kamu, dia sudah tahu kalau kondisi nya tidak memungkinkan, akan tetapi Dokter Herman tetap nekat mau menolong kamu karena dia kasihan sama kamu sayang"jawab Bu Jasmine.
Nadia terus menangis tersedu, lalu Nadia mendekati Dokter Herman dan memegang tangannya.
"Dokter makasih ya udah ngorbanin nyawa Dokter untuk nolong Nadia yang bukan siapa-siapa Dokter, Dokter harus kuat, harus bangun, Nadia mau ucapin terima kasih langsung sama Dokter, sekarang kita sama cuma punya satu ginjal, kita harus saling suport Dok"ucap Nadia.
Tanpa sengaja air mata Nadia jatuh ke tangan Dokter Herman.Dan saat itu Bu Jasmine juga melihat Dokter Herman meneteskan air mata meski dalam keadaan koma.
"maafkan Mama Nad karena belum bisa kasih tahu ke kamu siapa Dokter Herman sebenarnya"gumam Bu Jasmine dalam hati.
Karena tidak tahan melihat pemandangan yang ada di depan mata nya, Bu Jasmine pun keluar dari ruang IGD.
...
"hm..Mbak aku boleh tanya sesuatu gak...?"tanya Cinta.
"mau tanya apa...?"tanya Sarah pula.
"hubungan Rio sama Nadia baik-baik aja kan, gak ada gangguan orang ketiga gitu...?"tanya Cinta.
Sarah terdiam lalu menarik nafas dan menghembuskan kembali sebelum ia menjawab pertanyaan Cinta .
"maksud kamu tanya seperti itu apa ya, kamu berharap hubungan mereka gak baik-baik aja atau gimana sih...?"tanya Sarah.
"ya gak gitu juga sih Mbak, cuma kepo aja"jawab Cinta.
"oke kalau kamu kepo akan aku kasih tau ya, namanya sebuah hubungan itu pasti akan ada masalah, yang penting gimana dari masing-masing pasangan itu menghadapi dan menyelesaikan masalah itu sendiri, ya untung nya Nadia sama Rio cukup dewasa untuk menghadapi setiap masalah dalam hubungan mereka"terang Sarah.
"duh... ini orang di tanya apa, malah ceramah lagi"gumam Cinta dalam hati.
__ADS_1
"intinya hubungan mereka baik-baik aja, gak ada gangguan orang ke tiga"lanjut Sarah.
"mampus deh situ, pasti bosen Kan denger aku ceramah. Lagian nanya nya macam-macam sih, gangguan orang ketiga, kalau ada juga kamu orang ke tiga nya"gumam Sarah dalam hati.
"oh.... gitu ya, ya syukur lah Mbak, terus Mbak tau gak,gak kembalinya Arka ke rumah apa ada hubungannya gak sama Nadia...?"tanya Cinta lagi.
"hm.... gak, kenapa sekarang gak kamu tanya langsung aja ke Arka, itupun kalau Arka mau ya ketemu sama kamu"ucap Sarah.
"maksud Mbak apa..?"tanya Cinta kesal.
"ups, maaf ya kalau salah ngomong. Cinta sekian dulu ya hari ini, besok pagi kamu lanjutkan sendiri. Saya mau pulang dulu"ucap Sarah.
Cinta hanya terdiam karena kesal, sementara itu Sarah dengan wajah tersenyum puas meninggalkan Cinta dan menghampiri Bryan.
"yuk pulang"ajak Sarah.
"sayang,tumben kamu duluan nyamperin aku, biasa nya agak telat karena ngajarin Cinta dulu"ucap Bryan.
"iya kebetulan udah siap, dan besok pagi Cinta udah bisa kok kerjain tugasnya sendiri"jawab Sarah.
"terus kamu kenapa senyum-senyum gitu...?"tanya Bryan.
"hm... gak papa, lagi seneng aja"jawab Sarah.
"kasih tau dong sayang"pinta Bryan.
Dalam perjalanan pulang, Sarah menceritakan kejadian yang membuat ia tersenyum puas kepada Bryan.
"ha.. ha.. ha... iya dong, siapa suruh nanya nya aneh-aneh"tawa Sarah.
"oh ya kita liat Nadia dulu gak...?"tanya Bryan.
"boleh, masih sempat juga kan sebelum suster Kayla pulang"jawab Sarah.
"oke"jawab Bryan.
"kalau gitu aku mau kabarin Ara juga, siapa tau mau bareng"ucap Sarah.
"iya kabarin aja sayang"jawan Bryan.
Lalu Sarah mengirim pesan wathsap untuk Ara.
"Ra, aku sama Bryan otw rumah sakit"isi pesan wathsap dari Sarah.
...
"hai honey"sapa Leo saat tiba di depan Perusahaan Ara bekerja.
"hai bebh"balas Ara tersenyum.
__ADS_1
Lalu Ara masuk ke dalam mobil dan Leo melajukan mobilnya.
"sayang kita jadi ke Rs kan...?"tanya Leo.
"jadi dong, Sarah juga WA tadi, mereka lagi otw ke Rs"jawab Ara.
"Bagus dong"ucap Ara.
"iya, oh ya gimana tadi...? menang gak tendernya...?"tanya Ara.
"hm... gak sayang, makanya pas kamu tanya tadi aku gak langsung kasih jawaban, lemes mau kasih tau kamu, bikin ngerusak mood kerjaan "jawab Leo berpura-pura sedih.
"sayang, kamu gak boleh gitu dong. Aku yakin kamu udah ngelakuin yang terbaik, menang atau kalah tender itu biasa,gagal ya di coba lagi. Aku yakin kok kamu pasti udah melakukan yang terbaik tadi, emang belum rezeki aja"ucap Ara.
Leo tersenyum karena menahan tawa.
"kamu kenapa sayang...?"tanya Ara.
"ha.. ha.. ha.. sayang maaf ya aku ngerjain kamu"ucap Leo tertawa.
"ih.. kamu resek banget sih, tapi itu artinya kamu berhasil kan...?"tanya Ara.
"iya dong, aku gitu loh, tunangannya Arabella"jawab Leo.
"hm.. syukur lah, selamat ya sayang, aku bangga deh sama kamu, kita harus rayain ini"ucap Ara.
"makasih ya sayang ini semua karena dukungan dari kamu juga ,kamu yang selalu mensuport aku"ungkap Leo.
"iya sayang sama-sama, tapi ini semua juga karena kamu nya yg hebat"ucap Ara lalu mencium pipi Leo.
"lagi dong"pinta Leo tersenyum.
"apaan sih, fokus nyetirnya"ucap Ara
"nanti ya kalau gak nyetir lagi,oh ya malam ini ya kita rayain, dinner"ucap Leo.
"boleh,oh ya aku mau kasih tau Mami sama Papi, pasti mereka seneng banget dengar kabar ini"ucap Ara.
"sayangnya kamu terlambat"ucap Leo.
"maksudnya...?"tanya Ara.
"tadi siang aku sama Papi ketemu sama Papi dan Mami kamu di restauran, jadi mereka udah tau deh"ungkap Leo.
"ih.. curang deh, gak ajak-ajak terus gak kasih tau aku"ucap Ara ngambek.
Ara dan Leo tiba di rumah sakit,Leo memarkirkan mobilnya tepat di samping mobil Bryan yang juga baru tiba di rumah sakit .
Leo mendekati wajah Ara dan langsung saja mencium bibirnya yang membuat Ara terkejut, lalu Ara memejamkan matanya dan membalas ciuman dari Leo.
__ADS_1
***