Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_83


__ADS_3

Mobil Rio berlalu dari pandangan Arka. Arka masuk ke mobil dan pergi menuju ke rumah kekasih nya.


Sesampai nya di rumah Cinta pacar Arka, Arka tidak sengaja melihat dari jendela Cinta sedang bercumbu mesra dengan Beni sahabat Arka.


"sialan... "teriak Arka dengan amarah nya dan menendang pintu.


"Arka"ucap Cinta gugup.


"Bro, gue bisa jelasin sama loe"ucap Beni.


"gak ada yang perlu loe jelasin bangsat"teriak Arka dan memukul Beni.


"Beni stop.. stop.. stop Beni"teriak cinta.


Cinta berusaha memisahkan perkelahian antara Beni dan Arka. Dan tanpa sengaja Cinta terkena pukulan dari Arka sehingga membuat nya pingsan.Dengan kejadian itu membuat Beni berkesempatan melarikan diri.


"Cinta... bangun Cinta... "teriak Arka lalu membawa cinta ke rumah sakit.


Tiba di rumah sakit, Cinta langsung di bawa ke UGD dan di lakukan pemeriksaan.


"apa kah Anda teman nya...?"tanya Dokter saat keluar dari UGD.


"iya Dok, gimana keadaan Cinta..?"tanya Arka.


"Saudari Cinta tidak kenapa-napa, dia cuma syok karena pukulan itu. luka kecil nya juga sudah di obati.Sekarang Cinta sudah sadar dan mau ketemu kamu. Setelah menyelesaikan administrasi kamu boleh langsung membawa nya pulang"jelas Dokter.


"syukur lah Dok, baik terima kasih banyak Dok"ucap Arka.


"sama-sama"jawab Dokter.


Setelah menyelesaikan administrasi Arka mengirim pesan wathshap untuk seseorang,lalu Arka langsung pulang dan meninggalkan Cinta di rumah sakit.


...


"sayang badan kamu kenapa panas gini sih"ucap Sarah panik.


"maaf Buk saya gak tau tiba-tiba Kayla rewel dan badan nya mulai hangat, maka dari itu saya langsung menghubungi Ibu"ucap Suster.


"gak papa ini bukan salah kamu kok Sus, makasih ya udah cepat kabarin saya, ayo Sus kita langsung bawa Kayla ke Dokter spesialis anak"ajak Sarah.


"iya Buk"jawab Suster.


Saat dalam perjalanan menuju klinik, Bryan menghubungi Sarah melalui telpon watshap.


"hallo Bry ada apa...?"tanya Sarah.

__ADS_1


"hallo Sarah, kamu lagi dimana, kenapa suara kamu kedengaran nya panik...? "tanya Bryan balik.


"owek.. owek.. "suara tangisan Kayla.


"cup.. cup.. cup... sabar ya sayang"ucap Sarah menenangkan Kayla.


"itu Kayla kenapa...? "tanya Bryan lagi.


"Bry aku lagi di jalan mau ke Dokter spesialis anak langganan Kayla, Kayla badan nya panas Bry, aku mau fokus nyetir dulu ya"ucap Sarah.


"ya udah hati-hati Sar, entar aku nyusul"ucap Bryan.


"iya "jawab Sarah dan memutuskan panggilan.


Setiba nya di Klinik anak..


"Bu Sarah, Kayla gak kenapa-napa kok ini wajar terjadi di saat perkembangan anak, lihat tu Kayla nya nambah besar, ada gigi yang mau tumbuh"jelas Bu Dokter sambil menunjukkan Gusi Kayla.


"ya Ampun, maklum Dok saya baru pertama kali jadi Ibu dan saya sibuk kerja jadi saya kurang paham.Suster Kayla juga baru pertama kali jaga anak bayi dan belum menikah Dok"ungkap Sarah.


"iya tidak apa-apa kok itu hal yang wajar "ucap Dokter.


"syukur lah Dok kalau tidak kenapa-napa"ucap Sarah.


"ini obat nya, setelah di beri obat Kayla akan baik-baik saja"jelas Dokter.


"sama-sama, cepat sembuh ya Kayla manis"ucap Dokter.


"terima kasih Dokter"ucap Sarah lalu keluar dari ruang periksa.


Saat keluar dari klinik,Bryan baru tiba dan menghampiri mereka.


"Sarah Kayla gimana...? "tanya Bryan panik.


"jadi kata Dokter Kayla mau tambah besar, mau tumbuh gigi maka nya rewel"jawab Sarah.


"ya ampun sayang, kamu buat Papa khawatir aja sih"ucap Bryan kepada Kayla.


"ya udah kita pulang aja yuk Sus"ajak Sarah.


"aku ikut ya"ucap Bryan.


"iya"jawab Sarah tersenyum.


...

__ADS_1


"Om, Tante hm... Dika boleh tanya sesuatu gak...? "tanya Leo.


"kamu mau tanya apa Dika,jangan yang macam-macam ya"tegas Mami Leo.


"Amara biarin saja dong Dika bertanya"ucap Bu Maria.


"Dika kamu bebas bertanya, silahkan"ucap Pak Jackson.


"Dika cuma mau tanya, apa Ara ada bilang sama kalian kalau dia benar-benar menerima perjodohannya dengan Dika, Dika tau yang nama nya perjodohan itu ya pasti gak cinta apa lagi dengan orang yang awal nya belum di kenal sama sekali, tapi Dika gak mau ada keterpaksaan Om, Tante.Apa lagi waktu itu Dika koma belum tentu juga bakalan sadar kayak sekarang"tanya Leo.


"Dika, Tante kira kamu mau tanya apa, awal nya Ara memang syok, dia marah sama Tante bahkan gak mau Tante ajak jenguk kamu, ada aja alasan nya kalau Tante ajak.Tapi Tante terus pujuk dan Tante bilang coba dulu. Dan akhirnya Ara mau, setelah melihat kamu Tante juga bingung tiba-tiba Ara langsung bilang mau di jodohin sama kamu dan mau mencoba nya"jelas Bu Maria.


"ya jelas lah mau di jodohin sama pria tampan"ucap Pak Jackson.


Bu Amara dan Bu Maria tersenyum dan Leo pun tersenyum malu.


"kok bisa gitu ya Tante...? "tanya Leo lagi.


"Tante juga kurang tahu ,Ara bilang demi janji persahabatan antara Tante dan Mami kamu juga. Ara mau coba buat dekat sama kamu mesipun waktu itu kamu belum sadarkan diri"jelas Bu Maria lagi.


"ya sejak itu Ara jadi rajin jenguk kamu dan bahkan kamu di Rs pun Ara yang merawat kamu dengan tulus.Kamu juga lihat sendiri kan"sambung Bu Amara.


"kalau menurut Tante sih ya Ara sudah mulai mencintai kamu"ungkap Bu Maria.


"oh ya, masak sih Tante..? "tanya Leo malu.


"iya, sekarang kamu nya mau gak di jodohin sama Ara...?"tanya Bu Amara pula.


"Dika mau Tante, masak nolak sih. Ara kan cantik, baik lagi kayak Mami nya"ungkap Leo.


"wah.. sudah pandai muji Tante ya sekarang.Tante senang sekali sama jawaban kamu Dika"ucap Bu Maria.


"ehem.. ehem... punya Om itu"ucap Pak Jackson berdehem.


"he... he.. he"muji calon mertua Om"ucap Dika.


"ha.. ha.. ha.. "gelak tawa Bu Maria dan Bu Amara.


"bisa saja ya kamu,Tapi Mami senang dengar nya"ungkap Bu Amara.


"Tapi Dika boleh gak minta tolong jangan kasih tau ini dulu ke Ara, Dika mau kasih tau sendiri nanti tunggu waktu nya udah pas"pinta Dika dan semua menyetujui nya.


...


"Beni... jadi kamu yang bawa aku ke rumah sakit...? "tanya Cinta saat melihat Beni menghampiri nya di ruang UGD.

__ADS_1


"berarti Cinta memang gak tau dan belum sempat ketemu sama Arka, pantesan aja Arka minta aku cepat kesini dan jangan ngomong apa-apa ke Cinta"gumam Beni dalam hati.


***


__ADS_2