Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_93


__ADS_3

"Mama ada-ada aja deh, tapi kasian juga sih Arka,ya udah deh entar coba aku bahas dulu sama Rio Bagus nya di jenguk apa enggak"gumam Nadia.


"hai sayang"sapa Rio yang sudah menunggu Nadia di depan gerbang rumah Nadia.


"hai bebh,kamu beneran udah sehat dan mau kerja...?"tanya Nadia.


"bener dong,silahkan masuk tuan putri ku"ucap Rio membuka pintu mobil.


"terimakasih my prince"ucap Nadia lalu masuk ke dalam mobil.


Lalu Rio menjalankan mobil nya.


"sayang kamu kenapa...? seperti ada yang kamu pikirin ya...? "tanya Rio.


"iya nih, kata Mama Arka masuk rs gara-gara berantem sama kamu, terus Papa nya si Arka minta aku buat jenguk dan jagain Arka di rs, kalau gak dia mau nuntut kamu sayang ke polisi"jelas Nadia.


"ya ampun segitu nya nyari kesempatan, biar aja aku di tuntut, aku gak takut sayang, kamu kan tau aku gak salah"ucap Rio.


"iya aku tau, aku juga gak peduli malahan aku siap jadi saksi kamu, cctv di depan rumah juga bisa kok aku jadiin bukti"ucap Nadia pula.


"iya kan dia duluan yang mulai"ucap Rio.


"tapi sayang, kalau bener Arka di rs mau gak pulang ngantor nanti kita jengukin dia, buat pastiin aja gimana keadaan nya sekarang. Kamu tenang aja gak lebih dari rasa kasian kok, karena hati aku cuma buat kamu"ucap Nadia.


"iya sayang aku mau kok, makasih ya sayang"ucap Rio.


"loh kok makasih, makasih buat apa...?"tanya Nadia.


"makasih karena kamu udah selalu dukung aku dan selalu ada buat aku"ungkap Rio.


"iya dong sayang, sama-sama. Kamu juga begitu kan buat aku"ucap Nadia tersenyum.


Rio membalas senyuman Nadia dan melajukan mobilnya hingga mereka tiba di kantor.


...


"sayang pulang ngantor mampir dong,kangen nih"isi pesan wathsap dari Leo.


Ara hanya tersenyum dan membalas pesan watshap dari Leo.


"sebelum ke rumah Leo aku jengukin Arka dulu kali ya, kira-kira udah pulang belum ya dia, mending aku tanya dulu deh"gumam Ara.


Sepulang dari kerja Ara bergegas menuju ke rumah sakit untuk menjenguk Arka.


Setibanya di rumah sakit...

__ADS_1


Saat Ara akan memasuki rumah sakit, Nadia dan Rio juga baru tiba di rumah sakit dan melihat Ara tidak jauh dari posisi mereka.


"sayang itu Ara kan...? "tanya Nadia kepada Rio.


"mana...?"tanya Rio.


"itu lho"tunjuk Nadia.


"oh iya sayang"ungkap Rio.


"Ara..."panggil Nadia.


Ara berhenti berjalan dan menoleh ke arah sumber suara. Nadia dan Rio berjalan mendekati Ara.


"loh Nadia, Rio ,kalian di sini juga ngapain..?"tanya Nadia.


"aneh banget pertanyaan kamu Ra, ya mau jenguk orang sakit lah"jawab Rio.


"yee....ya kan bisa aja kalian yang sakit dan mau berobat"gerutu Ara.


"kita gak sakit kok, kita mau jenguk cowok yang semalam berantem sama Rio, kamu sendiri ngapain Ra...?"jelas Nadia dan bertanya pula.


"hah seriusan...? cowok yang mau di jodohin sama kamu itu kan, ya sama sih mau jenguk temen juga sakit"jawab Ara.


"sebenar nya malas banget Ra tapi ya udah demi kemanusiaan"ungkap Rio.


"iya sayang"jawab Rio.


"wah.. Bagus sih, ya udah yuk bareng aja kita masuk dalam"ajak Ara.


"ya Ra, tapi kita belum tau dimana ruangan nya jadi mau nanya dulu ke lobi"ucap Nadia.


"oh.. kalau gitu aku duluan ya,entar kabar-kabarin aja"ucap Ara.


"oke Ra"jawab Nadia dan Rio.


Saat Ara tiba di kamar pasien, Suster mengatakan bahwa Arka sudah pulang mendadak ke rumah tadi siang, Ara belum sempat melihat pesan watshap dari Arka yang memberitahu nya.


...


tok.. tok.. tok.. suara ketukan pintu rumah Leo.


Leo dengan semangat membuka pintu karena ia berfikir yang datang adalah Ara.


"Ara aku udah...."ucapan Leo terputus saat ia membuka pintu.

__ADS_1


"hai Leo, maaf ya gak sesuai harapan. Pasti kamu mau nya yang datang Ara ya"ucap Irene.


"kamu mau ngapain ke sini...?"tanya Leo.


"boleh aku masuk dulu gak biar enak ngobrol nya"pinta Irene.


"iya silahkan"jawab Leo.


Irene dan Leo duduk berjauhan di ruang tamu.


"Mami kamu mana...?"tanya Irene.


"Mami lagi ada urusan"jawab Leo.


"kamu janjian sama Ara ya...?"tanya Irene lagi.


"to the point aja deh ,kamu ke sini ada apa...?"tanya Leo.


"oke, aku kesini mau bilang kalau aku masih sayang dan cinta sama kamu ,aku mau kita sama-sama kayak dulu lagi.Aku udah pikirin ini semalaman hingga aku mutusin untuk kesini dan ngomong sama kamu sekarang"ungkap Irene.


"wah udah gak waras,itu gak mungkin Ren, kita gak mungkin bisa sama-sama"ucap Leo.


"kenapa gak bisa...?"tanya Irene.


"kamu udah punya suami dan aku udah punya Ara sekarang"jawab Leo.


"aku sama suami aku hanya terpaksa Yo, itu semata hanya biar aku bisa lupain kamu, aku menderita selama ini Yo, aku gak bisa lupain kamu, apa lagi setelah aku tau kamu masih hidup,aku sadar rasa cinta yang besar masih ada buat kamu ,aku juga yakin kok kamu masih cinta kan sama aku,Ara itu cuma pelampiasan kamu aja"terang Irene.


"jaga ya ucapan kamu ,aku sama sekali udah gak ada perasaan apa-apa sama kamu dan sekarang cinta aku tulus buat Ara bukan pelampiasan. Lagian kamu itu udah punya suami jangan mimpi mau sama laki-laki lain"ucap Leo.


"tapi aku gak cinta sama suami aku, aku bisa minta cerai dan kita bisa sama-sama lagi kayak dulu"ucap Irene.


"dasar cewek gila, mendingan kamu sekarang pulang ,kemas barang-barang kamu di rumah dan besok kamu balik ke luar negeri temui suami kamu, minta maaf atas apa yang udah kamu lakuin"ucap Leo.


"minta maaf untuk apa,aku gak ngerasa salah atas apa yang aku lakuin.Aku hanya memperjuangkan yang harus nya aku perjuangkan"ungkap Irene.


"Irene dengar ya,antara kita berdua udah gak ada hubungan apa-apa lagi,udah end"ucap Leo.


Leo beranjak dari tempat duduk nya dan keluar meninggalkan Irene. Akan tetapi Irene bergegas mengejar Leo dan langsung memeluk nya dari belakang.


Tepat saat itu Ara yang baru saja tiba di rumah Leo melihat pemandangan yang tidak enak di depan nya. Ara terkejut dan tidak sengaja menjatuhkan buah-buahan yang ia bawa sehingga membuat Irene dan Leo tersadar akan kedatangan Ara dan menatap ke arah Ara.


"Ara... "ucap Irene.


"sayang ini gak seperti yang kamu pikirkan"ucap Leo.

__ADS_1


***


__ADS_2