
Ara terkejut dan segera melihat siapa yang telah memeluk nya dengan erat.
"sayang.. maafin aku ya"ucap Leo.
"Leo, sayang kamu udah balik...?"tanya Ara dan membalikkan tubuh nya sehingga berhadapan dengan Leo.
"em.. "jawab Leo mengangguk dan menangis.
Ara yang tadi nya juga menangis berubah menjadi tersenyum bahagia dan langsung memeluk erat tubuh Leo.
"ini udah kesekian kali nya kamu ninggalin aku. Hobi banget ya kamu"ungkap Ara.
"maaf deh sayang, tadi nya niat aku cuma mau nenangin diri tapi aku juga ada urusan mendadak dan gak sempat mau ngomong ke kamu"jelas Leo.
"jadi kamu masih marah sama aku..? "tanya Ara.
"gak kok ,jadi waktu itu aku sempat ngeliat Rio ke rumah sakit dan aku tau kok Rio dan Nadia udah balikan, kenapa kamu gak ngomong sih sama aku"jawab Leo.
"belum sempat mau ngomong kamu nya udah pergi duluan"ungkap Ara.
"maaf ya, tapi aku ada kabar gembira buat kamu"ucap Leo .
"oh ya, apa...? "tanya Ara.
"ih.. mau tau apa mau tau banget.... "ledek Leo.
"Leo..... "teriak Ara kesal.
"jangan jutek-jutek dong"ucap Leo.
"tau ah, bodo amat"ucap Ara kesal.
"iya deh aku kasih tau ni ,mau tau gak ni...? "tanya Leo sambil mencolek dagu Ara.
"kasih tau aja gak usah banyak nanya"ucap Ara jutek.
"jutek banget pacar aku, sini deh"ucap Leo memegang kedua bahu Ara dan menatap nya.
"sayang.... aku sekarang udah bisa sentuh kamu atau siapa pun dan apa pun itu"ungkap Leo.
"kamu serius, kamu gak bohong kan...?"tanya Ara terkejut.
"serius sayang"jawab Leo.
"tapi kok bisa...? "tanya Ara tidak percaya.
"iya tiba-tiba aja. Bukti nya aku dari tadi bisa sentuh kamu kan, jadi kamu seneng gak? "tanya Leo.
"seneng banget " jawab Ara tersenyum bahagia lalu mereka kembali berpelukan.
"sekarang aku bisa jagain kamu lebih ketat lagi kapanpun dan di manapun"ungkap Leo.
"iya, makasih ya sayang"ucap Ara.
"sama-sama sayang"jawab Leo.
...
"kangen deh sama Ara"ungkap Nadia.
__ADS_1
"iya nih aku juga kangen"ungkap Rio pula.
"apa, kamu juga kangen sama Ara..? "tanya Nadia kesal.
"idih gitu aja ngambek, aku cuma ngomong kangen juga tapi kan gak gak ngomong kangen sama Ara"ucap Leo.
"terus kangen sama siapa dong, kan tadi aku ngomong nya kangen sama Ara lalu You said i'm too,berarti kau juga kangen Ara"ucap Nadia.
"iya, aku juga kangen. Aku juga kangen sama seseorang tapi bukan Ara "jelas Rio.
"terus siapa...? "tanya Nadia.
"ya kamu lah"jawab Rio.
"gombal... "ucap Nadia tersipu malu.
"cieh...ada yang malu"Rio meledek Nadia.
"apaan sih kamu Rio"ucap Nadia membuang wajah.
"jangan buang muka gitu dong sayang, memang kenapa kalau aku kangen sama Ara juga kan dia itu sahabat kita. Kamu tenang aja sayang, aku udah gak ada rasa apa-apa kok sama Ara, aku sadar rasa itu hanya sebatas kagum, sementara dari dulu aku cuma Cinta nya sama kamu kan"ungkap Rio.
"iya gak papa sih,beneran kamu cuma Cinta sama aku...?"tanya Nadia.
"bener lah, aku mau kamu jadi yang terakhir di hidup aku. Aku janji sama kamu kalau aku akan buat orang tua kamu percaya lagi sama aku, jadi kita gak perlu backstreet lagi kayak gini"ucap Rio.
"iya, aku percaya dan aku yakin kok kamu bisa"ucap Nadia tersenyum.
"kamu yang sabar ya tungguin aku sampai berhasil"pinta Rio.
"iya..."jawab Nadia .
"kalau gitu malam ini kita ajak Ara ketemuan gimana...? "ucap Nadia meminta persetujuan Rio.
"boleh, oh ya tapi Ara nya udah ketemu lagi belum sama Leo...? kalau udah ajakin sekalian"ucap Rio.
"gak tau deh, entar aku tanyain ya sekalian mau ajak Sarah juga"ucap Nadia lagi.
"ya udah sekarang kita pulang yuk, entar Mama kamu cariin lho pulang kerja bukan nya langsung pulang malah keluyuran"ajak Rio.
"yehh.... aku kan bukan anak kecil lagi Rio"ungkap Nadia.
"iya deh iya, yuk pulang"ajak Rio lagi.
"tapi masih kangen"ungkap Nadia yang masih memeluk Rio.
"entar malam kan ketemu lagi, gini aja entar malam kamu pakai taxi online dan pulang nya aku yang antar gimana...? "ucap Rio.
"mau.... "jawab Nadia menganggukkan kepala.
Lalu Nadia dan Rio pun pulang ke rumah dengan membawa kendaraan masing-masing.
...
"mau kemana sayang...? "tanya Bu Maria Mami nya Ara saat melihat Ara yang sudah rapi.
"janjian sama Nadia dan Sarah udah lama gak ngumpul"jawab Ara.
"oh gitu, jadi Mami di tinggal sendiri lagi ni"ucap Mami Ara.
__ADS_1
"hm... Mami sayang, jangan ngomong gitu dong.Kan Ara cuma pergi bentar, Ara janji weekend besok buat Mami kita jalan-jalan gimana...? "ucap Ara.
"beneran kan...? "tanya Mami Ara cemberut.
"please Mam jangan cemberut gitu dong, i'm promise "ucap Ara dan mengacungkan jari kelingking nya.
Bu Maria pun mengaitkan jari kelingking nya ke jari Ara dan tersenyum.
"gitu dong, Ara pergi dulu ya Mam, muach"ucap Ara dan mencium pipi Mami nya.
"hati-hati ya sayang"pesan Mami.
"iya Mam, jangan tungguin Ara ya. Mami tidur aja duluan.Bye.... "ucap Ara.
"iya sayang"jawab Mami Ara.
Ara dan Leo pergi ke suatu Coffe shop yang menjadi tempat untuk bertemu dengan sahabat-sahabat nya tersebut.
Setibanya di Coffe shop itu, Nadia, Sarah dan Rio sudah terlebih dahulu tiba dan sedang menunggu Ara.
"hai guys... maaf ya telat, biasa Mami drama-drama dulu "ungkap Ara.
"hai darling, gak papa kok kita juga baru sampai, iya kan guys"ungkap Sarah yang meminta pndapat Nadia dan juga Rio.
"iya kita baru sampai juga"jawab Nadia.
Sedangkan Rio hanya mengangguk.
"kamu sendirian aja Ra...? "tanya Nadia.
"siapa bilang itu ada yang ngekorin Ara sayang"ucap Rio.
"emang iya Ra...? "tanya Sarah pula.
"he.. he.. he.. "Ara cengengesan.
"apa loe"ucap Leo karena Rio terus melihat ke Arah Leo.
"apaan sih loe"ucap Rio pula.
"Leo, Rio udah deh. Gak bisa ya kalian itu akur"pinta Ara.
"maaf sayang"ucap Leo.
"iya maaf Ra"ucap Rio pula.
"syukur deh udah baikan, Leo aku tau kamu hantu tapi jangan suka ilang tiba-tiba dong kasian Ara tau"ucap Nadia dan melihat ke sebelah kiri Ara seolah menatap Leo.
"liat apaan Nad....? "tanya Ara.
"liat...liat Leo lah"jawab Nadia.
"Leo di sebelah kanan nya Ara sayang"ungkap Rio.
"oh salah ya, maaf"ucap Nadia malu.
Dan semua hanya geleng-geleng melihat kepolosan Nadia itu.
***
__ADS_1