
"ini dia pasangan kita yang baru aja tunangan"ucap Sarah.
"wah...selamat ya buat kalian, mudah-mudahan cepat merit"ucap Nadia.
"makasih ya guys"ucap Ara.
"kayaknya kalian duluan yang merit Nad"ucap Leo.
"kenapa gitu...?"tanya Nadia.
"iya kan kalian dulu yang tunangan"jawab Leo.
"kalau itu gak menjamin siapa yang duluan tunangan dan dia yang akan nikah duluan, siapa tau entar kalian nikah nya bareng"ucap Sarah.
"nah ide Bagus itu, jadi gak perlu biaya banyak"ucap Rio.
"jadi maksud nya kalian mau numpang gitu di acara pernikahan kita...?"tanya Leo.
"iya dong, kenapa enggak"jawab Rio.
"yeh... gak modal banget"ledek Ara.
"iya Bro modal dikit lah"ledek Bryan pula.
"sayang kamu malu-maluin deh"ungkap Nadia.
"lihat tuh tunangan loe aja malu"ucap Leo.
"bercanda gue"ucap Rio.
"ha.. ha.. ha.. "gelak tawa mereka.
Sementara itu dari jauh Arka hanya dapat melihat keseruan Ara dan tunangannya beserta sahabat-sahabatnya itu. Tanpa Arka sadari Beni memperhatikannya dari tadi.
"ngeliat kamu tertawa lepas dan bahagia seperti itu udah buat aku ikut bahagia Ra"gumam Arka dalam hati.
"Ka, loe gak mau gabung sama mereka...?"tanya Beni menunjuk ke arah Ara.
"gak lah, kita pulang aja kasian Bokap lagi gak sehat"jawab Arka.
"tapi Ka"ucap Beni.
"udah ayok"ajak Arka.
"gak pamit dulu sama Ara...?"tanya Beni.
"gue gak mau ganggu Ara ,entar gue WA aja"jawab Arka.
"oh ya udah"jawab Beni.
__ADS_1
Arka dan Beni hanya berpamitan dengan kedua orang tua Ara,setelah itu mereka pergi meninggalkan lokasi acara pertunangan.
...
"seharusnya kamu tidak perlu repot-repot bawa makanan ini Cinta, kalau ketahuan Arka bisa gawat"ucap Pak Boby.
"iya Om, Cinta tau kok Cinta udah banyak salah, maka nya Cinta kesini buat menebus semua kesalahan Cinta,hanya sebagai teman Arka kok Om gak lebih. Apa lagi Cinta udah anggap Om seperti orang tua Kandung Cinta sendiri, Om kan tau sendiri kalau orang tua Cinta gak ada di sini, mereka sibuk sendiri"ungkap Cinta dan pura-pura sedih.
"kamu kenapa jadi sedih, bukan itu maksud Om"ucap Pak Boby.
"hah....?"Cinta tercengang melihat Pak Boby.
"maksud Om, kalau Arka tau Om makan ini semua bisa di marah Om sama dia. Om hanya boleh makan bubur dan buah-buahan untuk sementara ini"terang Pak Boby.
"oh... maaf ya Om Cinta gak tau, kalau gitu Cinta ambilin bubur ya buat Om"ucap Cinta.
"sudah Cinta tidak apa-apa sedikit saja, lagian Arka juga tidak ada di rumah. Om juga bosan makan bubur terus"ucap Pak Boby.
"oh ya udah Om, Cinta ambilin dulu ya nasi dan rendang nya"ucap Cinta.
Tidak berapa lama Cinta datang membawakan nasi dari dapur dan rendang yang ia bawa.
"ini Om silahkan di makan, atau mau Cinta suapin...?"ucap Cinta bertanya.
"tidak usah Cinta, Om bisa makan sendiri. Terimakasih ya"jawab Pak Boby.
"ya udah Om ,iya sama-sama"jawab Cinta.
"hm.. ini Om, Cinta tau kalau Arka udah baikan sama Beni, kira-kira Om merestui gak ya kalau Cinta balikan sama Arka, bisa gak Om pujuk Arka untuk terima Cinta lagi,kasih Cinta kesempatan sekali lagi.Cinta juga tau kok Om kalau cewek yang di jodohin sama Arka udah tunangan sama pacarnya"ucap Cinta.
"jadi ini yang mau kamu omongin...?"tanya Pak Boby.
"iya Om, maaf kalau Cinta lancang"jawab Cinta.
"Cinta, Om sudah tidak mau ikut campur lagi tentang dunia percintaan Arka,jika memang kamu pilihan Arka dan menurutnya yang terbaik,Om akan dukung.Tapi maaf Om tidak bisa bantu apa-apa, itu hak Arka mau berhubungan dengan siapa"ucap Pak Boby.
"iya Om Cinta ngerti kok, yang penting Om merestui. Sekarang tinggal gimana cara nya Cinta ambil hatinya Arka lagi dan mau balikan lagi sama Cinta"ucap Cinta.
"itu gak akan pernah terjadi"ucap Arka yang tiba-tiba masuk.
"Arka"ucap Pak Boby
"Arka kamu udah pulang...?"tanya Cinta terkejut.
"apa-apaan ini, Pa udah di bilang jangan makan yang macam-macam dulu"ucap Arka.
"Papa bosan Ka makan bubur terus"ungkap Papa Arka.
"Ben titip Bokap, gue urus ni cewek dulu"ucap Arka lalu menarik tangan Cinta keluar.
__ADS_1
"Arka maaf, tadi nya aku gak tau kalau Om Boby gak boleh makan rendang. Niat aku baik kok cuma mau jenguk dan bawain makanan kesukaan Om Boby"terang Cinta.
"makanya kalau gak tau apa-apa gak usah sok tau"bentak Arka.
"ya aku minta maaf Ka"ucap Cinta.
"satu lagi jangan pernah lagi loe datang ke rumah gue, ketemu Bokap dan ngomong hal konyol kayak tadi. Jangankan buat balikan sama loe, buat jadi teman loe aja gue udah gak sudi"ucap Arka.
"segitu jijik nya aku di mata kamu"gumam Cinta.
"iya"teriak Arka.
...
"lega banget rasanya semua berjalan lancar"ucap Ara.
"iya sayang, aku juga lega"ucap Leo pula.
"iya sayang, semua udah pulang tinggal keluarga kita aja"ungkap Ara.
"sayang ayo kita pulang, Dika dan keluarganya juga harus pulang"ajak Mami Ara.
Saat itu juga Mami dan Papi leo datang menghampiri mereka.
"Dika ayo kita pulang juga"ajak Mami Leo.
"Mami, Papi, Om, Tante, Dika kan bawa mobil sendiri, boleh gak kalau Dika pulangnya sama Ara, Dika antar sampai rumah dengan selamat"ucap Dika.
"oh anak Papi, baru juga tunangan sudah berat mau pisah"ucap Papi Leo.
"persis kayak Papi nya"ungkap Mami Leo.
"kan emang keturunan Papi Mi"ucap Leo.
"iya silahkan saja Leo, tapi ini sudah malam, jadi langsung pulang ya"ucap Papi Ara.
"iya Om siap, langsung Leo antar pulang"jawab Leo.
"ya sudah ayok kita semua pulang"ajak Mami Ara.
Setelah saling berpamitan, Orang tua Ara dan Orang tua Leo pulang ke rumah mereka, Leo mengantar Ara terlebih dahulu baru ia pulang ke rumah nya.
"bye sayang... hati-hati ya"ucap Ara saat tiba di rumahnya.
"sayang... "panggil Leo sembari memegang bibirnya.
Ara yang mengerti langsung mendekat mengecup bibir Leo,lalu Leo membalas kecupan Ara dengan mesra dan setelah itu mereka tersenyum bahagia.
"iya udah aku pulang ya sayang, bye... "ucap Leo melambaikan tangan.
__ADS_1
Ara juga melambaikan tangannya ,lalu Leo melajukan mobil dan hilang dari pandangan mata Ara.
***