
"Leo... "gumam Arka.
"Leo.. "gumam Rolan pula.
"jadi loe yang udah buat Ara jam segini masih berada di rumah sakit"ucap Leo penuh amarah dan berjalan menghampiri Rolan.
"apaan sih loe, justru gue sampai di rawat gini karena udah nolongin Ara,jadi wajar aja kali Ara masih di sini karena mau mastiin keadaan gue"terang Rolan.
"alah ini pasti akal-akalan loe kan, loe yang udah buat sandiwara ini semua, licik loe"bentak Leo.
"Leo loe jangan marah-marah gitu lah, ini di rumah sakit,lagian loe gak kasian apa sama Ara, dia lagi tidur nanti malah kebangun"ucap Arka dan menunjuk ke arah Ara yang ternyata memang sudah terbangun karena suara keributan.
"Ara, sayang kita pulang ya sekarang"ajak Leo mendekati Ara.
Ara tidak menggubris ajakan Leo dan malah menghampiri Rolan.
"Rolan maaf ya istirahat kamu jadi terganggu padahal kamu lagi sakit"ucap Ara.
"gak papa Ra, aku belum tidur kok. Justru istirahat kamu yang ke ganggu"jawab Rolan.
"Ra, ayo kita pulang"Leo menarik tangan Ara secara paksa.
"lepasin"Ara melepaskan tarikan tangan Leo.
"sayang, kamu harus pulang"ucap Leo.
"kamu gak ada hak buat ngatur-ngatur aku"ucap Ara pelan.
"gimana gak ada hak coba, aku ini tunangan kamu loh"ucap Leo.
"oh tunangan ya, apa pantas seseorang yang udah punya tunangan malah bermesraan dengan wanita lain"ucap Ara.
"ternyata benar Ara lagi ada masalah sama Leo"gumam Arka dalam hati.
Arka yang sejak awal memperhatikan sikap Ara curiga bahwa Ara sedang ada masalah dengan Leo, terbukti saat Leo datang menghampirinya Ara tidak menggubris Leo.
"Bagus berantem aja terus"gumam Rolan dalam hati sambil tersenyum puas.
"Ra kamu salah paham"ucap Leo.
"udah lah Leo, aku lagi gak mau dengar apa pun penjelasan kamu, ini udah tengah malam di rumah sakit, semua butuh istirahat, apa lagi Rolan dia pasien yang terluka karena aku"ucap Ara.
"aku yakin ini semua rencana Rolan"ucap Leo.
"maksud kamu, Rolan sengaja gitu buat diri dia celaka"ucap Ara.
"bisa aja kan, orang licik seperti Rolan bisa melakukan apa aja"ucap Leo.
"Leo udah lah, loe juga gak berhak nuduh sepupu gue macam-macam"ucap Arka.
"loe belain dia karena dia sepupu loe"ucap Leo.
__ADS_1
"Leo kamu pulang sekarang"usir Ara.
"kalau kamu gak pulang, aku gak akan pulang"bantah Leo.
Akhirnya Leo dan Ara tidur bersandar di sofa yang sama tapi menjaga jarak, sementara Arka tidur bersandar di kursi samping Rolan.
Keesokan hari mereka tidak lagi menemukan Ara di ruang rawat inap Rolan. Leo bergegas menuju ke rumah Ara.
...
"sayang kamu kemana aja sih baru angkat telpon aku...?"tanya Rio lewat telfon.
"maaf sayang, aku sibuk banget bolak balik ke kampus ,jadwal juga padat"jawab Nadia.
"iya sayang aku ngerti kok, aku kangen banget sama kamu"ungkap Rio.
"aku juga, padahal baru seminggu kan"ucap Nadia.
"jangankan seminggu, sehari aja aku udah kangen banget sama kamu"ungkap Rio.
"aku juga, gimana kerjaan kamu baik-baik aja kan,kabar temen-temen gimana...?"tanya Nadia.
"kerjaan aku lancar-lancar aja,kabar temen-temen juga baik.Ya sibuk sama urusan masing-masing seperti biasa sayang"jawab Rio.
"syukurlah,kamu juga baik-baik aja kan sayang.Jaga kesehatan ya,jangan lupa makan meskipun lagi banyak kerjaan"ucap Nadia.
"iya sayang kamu tenang aja,kamu juga ya"ucap Rio.
"ha..ha..ha..bagus dong sayang,aku jadi tenang.Oh ya sayang bentar lagi aku ada meting,entar malam kita vc ya"ucap Rio.
"iya sayang,aku juga mau jalan dulu ke kampus.Ingat jangan macam-macam, jagan hati jaga mata"ucap Nadia.
"iya kamu juga ya sayang, i love you sayang"ucap Rio.
"iya sayang, i love you too"balas Nadia.
"bye sayang"ucap Rio.
"bye juga sayang"balas Nadia.
Lalu panggilan telfon terputus.
...
"Kayla mamam dulu ya Mama suapin"ucap Sarah.
Kayla anak Sarah dan Bryan yang sudah menginjak usia 1 tahun itu sedang lucu-lucunya belajar jalan dan belajar bicara, Sarah sangat senang karena sekarang ia bisa menghabiskan waktu bersama anaknya di rumah selama 24 jam.
"ma.. mam"ucap Kayla.
"iya sayang kita Mamam dulu ya"jawab Sarah.
__ADS_1
Ting.. tung.. (suara bel rumah Sarah)
Sarah membawa Kayla bergegas membuka pintu untuk tamunya yang ternyata adalah Ara.
"Ara..."ucap Sarah.
"hai Sar, Kayla sayang"ucap Ara tersenyum lalu menggendong Kayla.
Kayla yang sudah akrab dengan sahabat-sahabat Mama nya itu sangat senang jika di gendong.
"ayo masuk Ra"ajak Sarah.
Lalu Ara masuk ke dalam rumah Sarah dan duduk di ruang televisi.
"Ra aku sambil suapin Kayla makan ya, kamu udah makan...?"ucap Sarah dan bertanya.
"iya Sar lanjut aja, aku belum laper kok"jawab Ara.
Sarah menyuapi Kayla yang duduk di pangkuan Ara sambil mengobrol santai.
"ada apa Ra..? kusut banget muka"tanya Sarah.
"hm... biasa lah Leo, tolong jangan kasih tau dia ya kalau aku disini"pinta Ara.
"kenapa lagi sih, masalah pernikahan lagi, lagian kenapa sih gak nikah aja"ucap Sarah.
"ya gak bisa sekarang dong, lagian bukan itu masalahnya"bantah Ara.
"terus apa...?"tanya Sarah.
"Leo selingkuh"jawab Ara.
"hah gak mungkin Ra, coba jelasin dulu gimana ceritanya kamu bisa bilang Leo selingkuh"pinta Sarah.
Ara menceritakan tentang kesalahpahaman nya terhadap Leo, begitu juga soal kejadian yang menimpa Rolan dan tentang Leo yang menuduh Rolan macam-macam di rumah sakit.
"kalau orang udah ketahuan salah pasti dia akan cari-cari kesalahan orang lain"ucap Ara.
"Ra, ini udah kedua kalinya loh kamu mengalami kejadian ini, ingat dulu Rio sama Nadia yang buat kamu salah paham juga"ucap Sarah mengingatkan.
"tapi emang benar kan mereka ada hubungan"ucap Ara membela diri.
"tapi kan mantan, dan sekarang karena kamu sama Rio gak ada hubungan apa-apa lagi Ra" terang Sarah.
"apa jangan-jangan cewek itu mantan Leo dan nantinya Leo bakalan balikan lagi sama dia"terka Ara penuh kekhawatiran.
"bisa jadi, apa lagi kalau kamu menghindar gini dari Leo"ucap Sarah sengaja membuat Ara bertambah khawatir.
"Sarah, kok malah dukung mereka sih"ucap Ara kesal.
"bercanda Ra, lagian kamu kenapa sih Ra, gak kayak Ara yang biasa aku kenal deh"ungkap Sarah.
__ADS_1
...***************...