
"sayang..... "gumam Nadia lalu memeluk Rio dengan erat.
Rio tidak dapat lagi menahan air matanya yang sejak tadi ia tahan,air matanya menetes hingga membasahi pipi tampannya.
"sayang kamu jangan nangis dong, aku jadi berat mau ninggalin kamu"pinta Nadia yang juga menangis.
"Nadia, ayo kita masuk nanti kita ketinggalan pesawat"ajak Bu Jasmine.
"Nadia,Tante hati-hati ya"ucap Ara dan juga yang lain.
Bu Jasmine mengantar Nadia ke Amerika,Bu Jasmine akan memastikan segala keperluan Nadia di sana sudah terjamin dan aman baru setelah itu ia akan pulang ke Indonesia.
"jaga diri baik-baik ya Nad"ucap Sarah.
"iya,bye....semua nya......"ucap Nadia dan di balas oleh sahabat-sabatnya itu.
Lalu pesawat yang Nadia tumpangi terbang dan menjauh dari pandangan mereka.
"Rio kamu baik-baik aja kan...?"tanya Ara.
"iya Ra,aku baik kok"jawab Rio.
"ya udah kita balik yuk"ajak Sarah.
"hm...aku sama Leo masih ada urusan sih gak balik"ucap Ara.
"ya terserah kalian deh yang penting kita pergi dari bandara ini"ucap Sarah.
"Sherin kamu pulang naik apa...?"tanya Arka.
"naik taxi sih tadi"jawab Sherin.
"ya udah aku antarin kamu pulang ya"tawar Arka.
"ehem..ehem...cieh..."ledek Beni.
Ara dan yang lainnya tersenyum sehingga membuat wajah Arka serta Sherin memerah.
"boleh"jawab Sherin malu-malu.
"ya udah yuk pulang,hati-hati ya Ka bawa anak orang"ucap Leo.
"loe juga bawa anak orang kali"ucap Arka pula.
"ya udah yuk Ta"ajak Beni.
"yuk"jawab Cinta.
Lalu mereka semua pun pergi meninggalkan bandara.
__ADS_1
...
"Ben kamu yakin mau nikah sama aku...?"tanya Cinta saat dalam di dalam perjalanan pulang.
"iya sayang, aku yakin"jawab Beni.
Setelah Cinta memberitahu kepada Beni bahwa ia hamil, Beni memutuskan untuk menikahkan Cinta dan mereka memulai menjalin hubungan.
Beni memegang tangan Cinta, lalu mencium punggung telapak tangan kekasihnya itu.Cinta menatap Beni yang sedang fokus menyetir, ia tidak menyangka setelah banyak hal yang terjadi, Beni masih mau menerima dirinya apa ada nya.
"sayang kamu kenapa liatin aku kayak gitu, aku jadi gak fokus nih nyetirnya"tanya Beni.
"Ben, orang tua kamu gak suka sama aku, apa lagi kalau sampai mereka tau aku hamil sama orang lain pasti mereka makin gak setuju"ucap Cinta.
"Ta, ini jalan hidup aku,kamu pilihan aku,mereka juga selalu sibuk sama urusan mereka sendiri,jadi mereka gak bisa tiba-tiba ngelarang aku buat bahagia,kamu tenang aja ya"ucap Beni.
Cinta mengangguk dan tersenyum manis untuk Beni,Beni membalas senyuman itu lalu kembali mencium punggung telapak tangan Cinta.
"yang penting kamu bersedia hidup sama aku,aku janji akan selalu jagain kamu dan anak kita"ucap Beni.
"Ben makasih ya,padahal ini anak Rolan,tapi Rolan gak mau tanggung jawab bahkan gak anggap ini anaknya,tapi kamu malah bilang dengan mudah ini anak kita"ucap Cinta.
"anak itu gak ada salah,dia kan anak kamu,aku akan nikahin kamu dan itu artinya akan jadi anak aku juga dong"ungkap Beni.
"iya bener,makasih sekali lagi Ben"ucap Cinta.
"sama-sama sayang"jawab Beni.
...
"iya sayang sebentar,kamu lihat jam tangan aku gak ya...?"jawab Bryan lalu bertanya.
"ada di meja sudut sayang"jawab Sarah.
Sarah sudah tidak lagi bekerja, kini hari-harinya sibuk dengan mengurus Kayla dan Bryan. Semenjak Sarah ada di rumah,Bryan yang biasa nya mandiri kini terbiasa segala sesuatunya di urus oleh Sarah, bukan karena Bryan yang manja, tetapi keinginan Sarah untuk mengurus semuanya.
"ini dasinya berantakan"ucap Sarah sembari membenarkan dasi Bryan yang miring.
"makasih ya sayang"ucap Bryan.
"iya sama-sama, ya udah kamu sarapan dulu ya, aku lagi nyambil cuci baju mumpung Kayla belum bangun"ucap Bryan.
"sayang duduk dulu deh, temenin aku sarapan sekalian aku mau ngomong"pinta Bryan.
Lalu Sarah duduk berhadapan dengan Bryan.
"kamu mau ngomong apa...?"tanya Sarah.
"sayang udah 1 bulan kamu di rumah, aku liat kerjaan kamu di rumah lebih banyak dari pada di kantor. kamu urus aku, Kayla, beresin rumah, cuci baju, masak,kamu pasti capek banget kan, kita cari pembantu ya"ucap Bryan.
__ADS_1
Sarah menghela nafas panjang lalu tersenyum menatap suaminya itu.
"sayang gak perlu, aku menikmatinya kok. Aku senang bisa ngelakuin ini semua"ungkap Sarah.
"tapi sayang aku gak mau kamu kecapean,aku bantuin kerjain pekerjaan rumah kamu gak boleh, kita panggil aja ya lagi baby sister nya Kayla,pakaian kita juga bawa aja ke loundry lagi seperti biasa,atau kita cari pembantu buat nyuci baju dan masak"ucap Bryan.
"enggak, kalau Kayla di urus baby sister, terus baju di bawa ke loundry atau di cuci pembantu,terus masak juga pembantu,jadi kerjaan aku di rumah apa dong"protes Sarah.
"kamu cukup istirahat aja d rumah, main sama kayla"ucap Bryan.
"kamu tenang aja ya, aku gak bakalan kecapean kok,kalau aku capek dan butuh pembantu,aku pasti bilang ke kamu"ucap Sarah.
"beneran ya"ucap Bryan.
"iya benar,ya udah kamu cepetan pergi ke kantor,entar telat loh"ucap Sarah.
"iya sayang aku pergi dulu ya"pamit Bryan.
"hati-hati ya Pa"ucap Sarah.
Sarah mencium tangan suaminya dan Bryan mencium kening istrinya itu,lalu Bryan pergi meninggalkan rumah menuju ke Kantor.
...
"Hai Leo...."sapa seorang wanita yang tiba-tiba masuk ke dalam ruang kerja nya.
"Karina, kamu kok bisa di sini..?"tanya Leo.
"supraise.... aku udah mutusin untuk pindah ke Indonesia lagi"ucap Karina.
"oh ya tapi aku gak peduli"ucap Leo ketus.
"Leo kamu masih marah ya sama aku, maafin aku ya, aku janji bakalan minta maaf juga ke Ara, aku akan lakuin apa aja supaya kamu mau jadi sahabat aku lagi"ucap Karina.
"maaf Karin, aku lagi banyak kerjaan"ucap Leo.
Bukannya pergi, akan tetapi Karina malah mendekati Leo .
"kamu mau ngapain...?"tanya Leo.
"ini udah jam istirahat siang, aku cuma mau ajak kamu makan siang bareng aja kok"jawab Karina.
"kalau kamu lapar, kamu bisa pergi makan sendiri,aku lagi banyak kerjaan"ucap Leo.
"ayo lah Leo,cuma makan siang bareng aja kok,gak mungkinkan tunangan kamu marah"ajak Karina.
Saat itu Karina berjalan semakin mendekati Leo,tidak sengaja kaki Karina tetabrak kaki meja sehingga ia terjatuh tepat di atas pangkuan Leo,kepalanya tersandar pada dada bidang milik Leo yang membuat jantung Karina berdetak lebih kencang.
"supraise...."ucap Ara.
__ADS_1
Ara datang ingin memberi kejutan untuk Leo,akan tetapi Ara ia tidak menyangkan akan mendapat kejutan juga dari Leo.Mata Ara terbelalak melihat pemandangan yang ada di depan matanya.
...****************...