Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_129


__ADS_3

"mana Sar....?"tanya Nadia.


"sabar dong, Ara nya aja sabar"pinta Sarah.


"tau nih Nadia"gumam Ara.


"sorry kan aku kepo, he.. he.. he.. "ucap Nadia nyengir.


"duh.. mana ya, kok gak ada. Aku ingat kok masih di simpan"ucap Sarah.


Bryan dan Leo saling memandang dan tersenyum, tanpa sengaja Rio melihat mereka berdua dan menaruh curiga.


"sayang kamu gak sengaja hapus kali"ucap Bryan.


"enggak, jangan-jangan kamu yang hapus ya...?"tanya Sarah.


"aku, ya gak lah, emang apa untung nya juga buat aku"jawab Bryan.


"oh iya bener juga"gumam Sarah.


"emang nya di restauran mana sih waktu itu, aku lupa deh, soal nya Leo emang suka pegang tangan aku"ungkap Ara tersenyum.


"yeh malah pamer"teriak Rio.


"siapa yang pamer"ucap Ara.


"di restauran..... "ucapan Sarah terpotong.


"ehm sayang kayak nya kita harus cepat pulang deh, kasian Kayla pasti udah kangen"ajak Bryan.


"oh iya juga ya,gak papa kan guys kalau kita pulang duluan"ucap Sarah.


"aku sama Leo juga mau pulang deh kayak nya, ada yang mau kita urus"ungkap Ara.


"kalau gitu kita bubar aja, next kita ngumpul lagi"ucap Leo


"nah iya bener"sahut Rio.


"tapi aku mau ke toilet dulu ya sayang sebentar"ucap Ara.


"iya sayang"jawab Leo.


"aku ikut"ucap Sarah.


"aku juga ya tiba-tiba kebelet"ucap Nadia pula.


"mumpung cewek-cewek di toilet kalian cerita deh ada apa, aku ngeliat ada yang mencurigakan di antara kalian"ucap Rio.


"apaan sih maksud loe"ucap Bryan.


"jujur aja napa sih"pinta Rio.


"iya gue cerita, awas loe ember"ucap Leo.


Flash back isi pesan watshap antara Bryan dan Leo.


"bro jadi ini foto yang di maksud Sarah"Bryan mengirim foto Leo dan Karina.

__ADS_1


"wah gawat kalau sampai Ara tau, please tolong hapus di hp Sarah tapi jangan sampai Sarah tau pinta Leo.


"memang kenapa...?"tanya Bryan.


"itu sahabat lama gue, dia yang pegang tangan gue buat ungkapin rasa suka nya, tapi gue tolak karena gue cinta sama Ara, sekarang cewek itu udah balik ke Amrik"jelas Leo.


"kenapa loe gak jujur aja sama Ara...?"tanya Byan.


"loe tau kan cewek ribet, jadi tolong banget ya"pinta Leo.


"oh iya, oke gue tolong"jawab Bryan.


"makasih ya Bro"ucap Leo.


"oh jadi gitu,ya gue paham sih"ucap Rio.


"jangan bilang ke Nadia ya loe"pinta Bryan.


"ya gak lah"jawab Rio.


"hust diam ada cewek-cewek tuh"ucap Leo.


...


"mau ngapain loe kesini...?"tanya Arka kepada Beni.


"gue mau ketemu sama loe Ka"jawab Beni.


"buat apa...? tau dari mana lagi gue ada di sini"tanya Arka lagi.


"gue tau dari pembantu loe tadi pas gue ke rumah loe, kata nya Bokap loe masuk Rs maka nya gue langsung ke sini, gimana keadaan Om Boby..?"jawab Beni dan bertanya pula.


"Ka, gue tau gue salah, gue minta maaf Ka. Gue udah bodoh di butakan cinta sama cewek brengsek itu, andaikan dulu gue gak tergoda sama rayuan nya, ini semua gak akan terjadi, maafin mulut gue yang udah lancang jelek-jelekin loe kemaren, tapi siapa lagi yang peduli sama gue selain loe Ka"ucap Beni.


"maksud loe ngomong kayak gini apa...?"tanya Arka.


"setiap manusia punya kekurangan, gue juga gak sempurna. Gue sadar kalau gue udah kehilangan sahabat sebaik loe, loe yang selalu bantu gue di saat keadaan gue susah, meskipun kadang loe suka merintah gue sesuka hati loe,loe resek, tapi loe gak pernah mau liat gue sedih dan menderita, gue masih ingat pertama kali loe nolong gue di keroyok sama anak berandalan, gue yang dulu cupu gak akan bisa seperti sekarang kalau bukan karena loe, loe juga sering bantu keluarga gue di saat keuangan keluarga gue lagi terpuruk"ungkap Beni.


"langsung ke inti nya aja"pinta Arka.


"maafin gue Ka, please gue mau nebus semua kesalahan gue. Gue udah gak peduli lagi sama cewek yang nama nya Cinta"ucap Beni.


"loe yakin sama ucapan loe barusan...?"tanya Arka.


"gue yakin Ka, gue mau jadi sahabat loe lagi"jawab Beni.


"gue gak yakin, tapi oke lah gue kasih loe kesempatan"ucap Arka.


"loe serius Ka...?"tanya Beni tidak percaya.


"mau gak nih sebelum gue berubah pikiran"ucap Arka.


"mau lah, thank's ya Bro"ucap Beni dan hendak memeluk Arka.


"eh mau ngapain nih, gue bukan cewek ya. Lagian gue juga gak punya sahabat yang bisa di tindas selain loe, ha.. ha.. ha.. "ungkap Arka tertawa.


"gue rela mau loe tindas kayak mana pun, ha.. ha.. ha.. "ungkap Beni dan juga tertawa.

__ADS_1


"ya udah yok masuk liat Bokap"ajak Arka.


...


H-2 menjelang hari Pertunangan Ara dan Leo.


"pagi sayang"sapa Leo lewat telfon.


"pagi, tumben nelpon pagi-pagi banget kayak gini"ucap Ara.


"pagi banget apaan, ini udah jam 8 sayang"ungkap Leo.


"hah, masak iya"ucap Ara.


Ara bergegas melihat jam di ponsel nya dan sangat panik karena kesiangan.


"duh gawat aku kesiangan, aku matiin dulu ya sayang harus buru-buru siap-siap nih, Mami gak bangunin lagi"ucap Ara.


"ha.. ha.. ha.. kamu lucu banget sih sayang"ucap Leo.


"apanya yang lucu sih, bye"ucap Ara dan memutuskan panggilan telfon.


"halo sayang, halo, Ara... "panggil Leo.


"di matiin lagi"gumam Leo dan tersenyum.


Lalu Leo mengirim sebuah pesan wathshap ke Ara.


"sayang kamu kan cuti"isi pesan watshap dari Leo.


Akan tetapi Ara tidak sempat membaca nya sampai ia turun ke bawah dan hendak berpamitan kepada Mami nya.


"pagi Mam, Ara pergi dulu ya"sapa Ara dan berpamitan.


"pagi sayang, kamu mau kemana...?"tanya Mami Ara.


"mau ke Kantor lah Mi, udah telat nih. Mami juga tumben gak bangunin"jawab Ara.


"sayang"ucapan Mami Ara di potong oleh Ara.


"Ara sarapan di Kantor aja Mi"ucap Ara.


"bukan itu maksud Mami"Mami Ara mencoba menjelaskan.


"Ara pergi dulu ya Mi, bye..."pamit Ara lalu mencium Pipi Mami nya.


Ara berjalan terburu-buru menuju ke mobil nya.


"sayang bukan nya hari ini kamu udah mulai cuti ya"teriak Mami Ara.


langkah Ara terhenti sebelum selangkah lagi kaki nya sudah berada di luar rumah, lalu Ara menoleh ke arah Mami nya.


"oh iya ya"gumam Ara menepuk dahi nya.


"Ara.. Ara... "gumam Mami Ara sambil geleng-geleng kepala.


"he.. he.. he.. "cengir Ara.

__ADS_1


***


__ADS_2