Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_142


__ADS_3

"oh iya, hp Ara mana Mi...?"tanya Ara.


"tidak di bawa sayang,Mami juga tidak bawa hp"jawab Mami Ara.


"Ara maaf ya aku panik jadi gak sempat kabarin Leo tadi"ucap Arka.


"gak papa Ka, hp kamu mana"ucap Ara dan meminjam ponsel Arka.


Arka memberikan ponselnya kepada Ara untuk menghubungi Leo.


"sayang"ucap Leo yang baru saja tiba dengan nafas ngos-ngosan.


"sayang, kamu gak jadi ke Bandung...?"tanya Ara.


Leo mendekati Ara dan memeluknya.


"tadi aku udah di jalan, tapi mana bisa sih aku meeting dengan tenang sementara keadaan kamu lagi kayak gini"jawab Leo.


"sayang, entar apa kata Papi kamu"ucap Ara.


"Papi yang suruh aku balik dan langsung temuin kamu"jelas Leo.


"makasih ya sayang"ucap Ara.


"gak perlu makasih, ini memang udah seharusnya aku lakuin"ucap Leo.


Bu Maria, Arka, Aria,Sarah dan Bryan sangat terharu melihat keromantisan Ara dan Leo.


"ehem ,Tante kayaknya kita udah gak di perluin nih sama Ara, pulang aja yuk Tan"ucap Sarah memecah suasana.


Bu Maria dan lainnya tersenyum mendengar ucapan Sarah. Ara dan Leo melepaskan pelukan mereka.


"Tante, maaf ya Leo khawatir banget sama Ara sampai..."ucapan Leo terpotong.


"sudah, tidak apa-apa kok Leo, Tante ngerti"jawab Mami Ara.


"tante panggil Dika Leo...?"tanya Leo.


"iya habisnya Tante canggung banget semua panggil Leo, Tante sendiri yang panggil Dika"jawab Mami Ara.


"wah berarti Mami udah gak ada temennya nih panggil Dika, ha.. ha.. ha.. "ungkap Leo tertawa.


Bu Maria, Ara dan yang lainnya ikut tertawa.


"makasih ya semuanya udah khawatirin aku, bukan gak di butuhin kok, cuma ya gitu lah"ucap Ara tersenyum malu.


"iya aku cuma bercanda kok"ungkap Sarah.


"Sar, Nadia udah di kasih tau..?"tanya Arka.


"udah,tapi ya itu Nadia minta maaf gak bisa datang karena masih kurang sehat"ucap Sarah.

__ADS_1


"Sarah, lagian ngapain di kasih tau ke Nadia sih. Pasti sekarang Nadia khawatir banget deh, padahal dia haris istirahat"ucap Ara.


"gimana Ara refleks, di antara kita kalau ada apa-apa kan langsung di kasih tau"ungkap Sarah.


"ya udah lah sayang gak papa, Nadia pasti baik-baik aja kok"ucap Leo.


"iya, lagian ada Rio juga tadi. Katanya nunggu Nadia tidur baru Rio kesini"terang Sarah.


"eh bilang sama Rio gak usah ke sini, jaga Nadia aja Sar"pinta Ara.


"oke baiklah"jawab Sarah.


...


"Rio aku gak tenang kalau cuma terbaring aja di sini"ucap Nadia.


"terus kamu mau ngapain..?kamu sendiri lagi sakit kan"ucap Rio.


"iya tapi paling gak kamu aja yang ke sana buat liat kondisi Ara dan kasih info ke aku"ucap Nadia.


"Sayang, Sarah udah kasih tau ke kita kan tadi, Ara cuma demam biasa dan kondisinya udah stabil. Di sana ada Mami nya, Leo, Arka dan adiknya, ada Bryan, Sarah, sementara di sini kamu cuma sendirian, Mama kamu lagi keluar belanja sebentar, aku gak mungkinlah ninggalin kamu sendirian demi cewek lain"ungkap Rio.


"kok cewek lain, dia sahabat kita"ucap Nadia.


"iya aku tau Ara sahabat kita, udah lah sayang kamu itu sekarang juga lagi sakit. Kamu istirahat tidur, kalau Mama kamu udah pulang, aku janji bakalan ke sana liat kondisi Ara langsung biar kamu tenang"ucap Rio.


"janji ya"pinta Nadia.


Nadia mengangguk tersenyum,tidak lama kemudian Nadia terlelap karena efek obat yang ia minum menyebabkan ngantuk.


Setelah pulang dari belanja, Bu Jasmine masuk ke kamar Nadia menghampiri Rio dan anaknya.


"Rio, Nadia nya tidur...?"tanya Bu Jasmine.


"iya Tan katanya tadi malam gak bisa tidur, ini efek obat juga jadi Nadia bisa tidur"Jawab Rio.


"iya Rio terima kasih ya sudah jaga Nadia, oh ya Tante mau masak dulu, nanti kamu ikut makan ya di sini"ucap Bu Jasmine.


"sama-sama Tante, tapi Tante Rio gak bisa makan di sini"ucap Rio.


"loh kenapa, kamu ada urusan ya mau pergi...?"tanya Bu Jasmine.


"ini Tante Ara masuk rumah sakit, demam tinggi. Nadia gak tenang karena gak bisa datang k Rs, jadi dia mau Rio yang ke Rs"terang Rio.


"kasian sekali Ara, ya sudah kamu hati-hati ya. Salam buat Ara dan keluarganya"ucap Bu Jasmine.


"iya Tante nanti Rio sampaikan ya, Rio pamit dulu Tante"ucap Rio.


"hati-hati Rio"ucap Bu Jasmine.


"iya Tan"jawab Rio.

__ADS_1


Rio melajukan mobil dari rumah Nadia menuju Rumah sakit.


...


"Arka kalian mau pulang atau gimana...?"tanya Sarah.


"aku masih mau di sini"jawab Arka.


"Ka, makasih banget ya loe udah bawa Ara ke sini dengan tepat waktu, gue gak tau gimana balasnya"ucap Leo.


"loe cukup jaga Ara dan bahagiain Ara"ucap Arka.


"tanpa loe minta gue juga bakalan lakuin itu"ungkap Leo.


"ya Bagus lah, ngapain juga loe makasih sama gue, Ara itu sahabat gue"ucap Arka.


"iya gue tau, ini adik loe...?"tanya Leo menunjuk wanita di samping Arka.


"iya adik gue"jawab Arka.


"kok gak mirip loe Ar"ledek Bryan.


"biarin aja lah, yang penting adik kandung gue asli"jelas Arka.


"udah.. udah... ini di Rs jangan ribut"ucap Leo.


"sory Yo"ucap Bryan.


"Ka kalau loe mau pulang bareng adek loe pulang aja, loe juga Sar, Bry kalian pulang aja, kasian tuh Kayla sampai tidur begitu"ucap Leo.


"iya Yo rencana nya kita emang mau pulang duluan,kasian Kayla belum makan"ungkap Sarah.


"ya udah gak papa, biar aku yang jaga Ara, entar gimana-gimana nya aku kabarin"ucap Leo.


"ya udah kita mau pamit dulu sama Tante dan Ara di dalam"ucap Nadia.


Bryan dan Sarah masuk ke dalam untuk berpamitan dengan Ara dan Mami nya. Arka dan Aria belum mau pulang ke rumah, lalu mereka juga masuk ke ruang rawat inap Ara setelah Nadia dan Bryan pulang.


"kalian gak pulang juga...?"tanya Ara.


"aku dan Aria masih mau jaga kamu Ra"jawab Rio.


"aku gak akan ninggalin kamu sampai kamu keluar dari Rs ini"terang Leo.


Tidak lama kemudian Rio telah sampai ke Rumah sakit, ia langsung menuju ke ruang rawat inap Ara.


"Kak, aku ke toilet sebentar ya"ucap Aria.


"iya dek"jawab Arka.


Saat Aria akan membuka pintu, Rio terlebih dahulu membuka pintunya, Aria dan Rio saling berpandangan dan terkejut.

__ADS_1


***


__ADS_2