Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_170


__ADS_3

"maksud Bapak apa ya...?"tanya Bu Jasmine.


"kamu memang tidak mengerti atau pura-pura tidak mengerti, kamu saya pecat"jawab Pak Handoko.


"tapi Pak, tolong Pak jangan lakukan ini ke saya, saya sangat membutuhkan pekerjaan ini, anak saya sakit Pak,bagaimana biaya berobat nya,bagaimana kami mau makan Pak,tolong kasih saya kesempatan lagi Pak"pinta Bu Jasmine memohon.


"itu bukan urusan saya, silahkan kamu keluar,di dalam amplop ini ada surat pemberhentian kamu serta gaji dan pesangon kamu"ucap Pak Handoko.


Bu Jasmine tertunduk dan ingin menangis, akan tetapi dia berusaha kuat demi Nadia,lalu Bu Jasmine membereskan barangnya dan pergi meninggalkan perusahaan.


"apa yang harus aku katakan sama Nadia, pasti dia akan sedih kalau tahu Ibu nya di pecat"gumam Bu Jasmine dalam hati.


Bu Jasmine tidak berani untuk pulang ke rumah ,karena ia yakin Nadia akan bertanya kenapa ia pulang lebih cepat, akan tetapi Bu Jasmine bingung akan pergi kemana. Hingga saat ia sedang berdiri di depan Perusahaan menunggu taxi,tampak sebuah mobil mewah bermerk Ferrari berwarna hitam yang di kendarai seorang pria tampan berhenti tepat di depan Bu Jasmine.


"Tante Jasmine"gumam Arka.


Arka keluar dari mobil lalu menghampiri Bu Jasmine.


"Tante Jasmine ngapain di sini, kenapa bawa kotak...?"tanya Arka.


"Nak Arka"ucap Bu Jasmine dengan wajah datar nya.


"Tante mau kemana...?"tanya Arka.


"entahlah Arka Tante tidak tahu"jawab bu Jasmine.


"Tante masuk mobil aku dulu ya"pinta Arka sembari membukakan pintu mobil untuk Bu Jasmine.


Bu Jasmine mengikuti Arka,Arka membawa Bu Jasmine ke sebuah restauran agar Bu Jasmine bisa dengan santai menceritakan masalahnya sembari mereka sarapan bersama.


"Tante Arka bisa bantu Tante"ucap Arka setelah Bu Jasmine menceritakan semuanya.


"maksud kamu...?"tanya Bu Jasmine.


"Tante kerja di Perusahaan Arka aja ya, sekarang kita ke sana, kebetulan Papa hari ini juga ke kantor"jawab Arka.


"kamu bercanda Arka, mana mungkin di usia Tante yang sekarang dan Tante hanya mantan karyawan rendahan bisa bekerja di Perusahaan yang elit dan terkenal seperti perusahaan kamu"ucap Bu Jasmine.

__ADS_1


"Tante gak boleh ngomong kayak gitu, karyawan rendahan apa nya Tante, Tante udah lama banget kerja di Perusahaan kecil itu, mengabdikan diri Tante tapi lihat apa yang udah mereka lakukan ke Tante, Arka yakin Tante mereka akan menyesal kehilangan karyawan terbaik seperti Tante dan Perusahaan Arka akan senang menerima Tante, mau ya Tante"pujuk Arka.


"nak Arka terima kasih banyak ya,Tapi maaf Tante tidak bisa menerima tawaran kamu,kamu sudah terlalu banyak membantu keluarga Tante.Tante harap kamu bisa mengerti"ucap Bu Jasmine tersenyum.


"iya Tante,tapi kalau ada apa-apa dan butuh Arka,Tante bilang ya"ucap Arka.


"iya nak Arka"jawab Bu Jasmine.


...


"loe yakin udah nutup pintu dengan rapat...?"tanya Rolan.


"gak yakin sih karena gue juga buru-buru"jawab Joe.


"gila ya loe, ini semua gara-gara loe tau gak"ucap Rolan.


"kenapa loe nyalahin gue,salah loe sendiri lah sampai mabuk berat kayak gitu,pake sebut nama Ara lagi,cinta pertama loe itu kan si Ara"ungkap Joe.


"loe serius gue nyebut nama Ara..?"tanya Rolan tidak percaya.


"iya,atau jangan-jangan loe bisa tidur sama tu cewek gara-gara loe ngebayangin nya cewek itu Ara kan"tebak Joe.


"hah serius loe...?tapi ngapain dia sampai ada di club malam..?"tanya Joe.


"serius lah, gak semua cewek yang ada di club itu rusak Joe, mungkin dia sama kayak gue stres karena ada problem"jawab Rolan.


"cantik gak cewek itu...?"tanya Joe.


"lebih cantik Ara"jawab Rolan.


"berarti cantik, udahlah mendingan loe tanggung jawab aja nikahin dia"ucap Joe.


"hah gila loe...?itu bukan salah gue, dia sendiri yang datang dan nyerahin diri ke gue"bantah Rolan.


"tapi gimana pun juga loe udah ambil virgin nya dia Lan, gue yakin pasti cewek itu lagi kecewa sekarang"ucap Joe.


Rolan tampak berfikir keras memikirkan ucapan sahabatnya itu.

__ADS_1


...


"sayang... sayang... "panggil Leo membuyarkan Ara dari lamunannya.


"iya sayang maaf, kamu ngomong apa...?"ucap Ara dan bertanya.


"aku gak ada ngomong apa-apa kok"jawab Leo.


"oh.. iya udah"ucap Ara.


"Ra, ada apa sih sama kamu sebenarnya...?semenjak kamu ketemu sama cowok di restauran itu kamu jadi berbeda, ada yang kamu sembunyiin kan dari aku..?"tanya Leo.


"apaan sih, aku gak kenapa-napa Leo"jawab Ara.


"kamu masih gak mau ngaku juga,aku sengaja ajak kamu ketemu sore ini supaya kamu mau cerita sama aku, ada apa sebenarnya...?"tanya Leo.


"oh jadi itu tujuan kamu, mendingan kamu gak usah ajak aku ketemu lagi kalau tujuan kamu hanya untuk itu, karena aku gak kenapa-napa" ucap Ara.


"Sayang, aku kenal kamu bukan baru 1 atau 2 hari, aku ini juga tunangan kamu, harusnya kamu bisa jujur apa pun itu ke aku"ucap Leo dengan lemah lembut yang membuat Ara luluh.


"hm.... kamu mau tau siapa cowok semalam itu...?"tanya Ara.


"iya, dia siapa...?"tanya Leo.


"mantan aku, cinta pertama aku"jawab Ara.


"jadi itu yang udah ganggu pikiran kamu karena dia cinta pertama kamu, kamu masih cinta sama dia?"tanya Leo.


"bukan, bukan karena aku masih cinta, aku gak nyangka aja selama hampir 8 tahun gak ketemu aku ketemu dia lagi, hubungan kami gak baik sejak saat itu, tapi kenyataan yang sebenarnya aku tau setelah dia pindah keluar Negeri"jelas Ara.


"kenyataan apa..?"tanya Leo.


"kenyataan kalau sebenarnya dia gak salah, aku yang udah salah paham, aku sama sekali udah gak cinta sama dia, semenjak aku putus sama dia aku belajar mencintai Bryan dan berhasil melupakannya,apa lagi sekarang, aku benar-benar cinta sama kamu, jadi gak mungkin perasaan ini masih ada hanya untuk seorang mantan. Aku cuma ngerasa bersalah aja"terang Ara.


"kalau kamu memang gak ada perasaan apa-apa lagi sama cowok itu, aku harap kamu jangan mikirin dia lagi, kamu gak perlu merasa bersalah, itu hanya masa lalu. Aku gak suka tunangan aku malah mikirin cowok lain"ucap Leo.


"maafin aku ya sayang, ia aku janji gak akan ingat cowok lain kok selain kamu"ucap Ara tersenyum.

__ADS_1


***


__ADS_2