Pria Tampan Dari Dunia Lain

Pria Tampan Dari Dunia Lain
Bab_128


__ADS_3

"iya harus dong, kalau kamu berani sakiti hati Nadia lagi, tidak akan ada lagi kesempatan buat kamu"ucap Mama Nadia.


"Mama"gumam Nadia.


"iya Tante Rio janji"ucap Rio.


"iya Tante percaya sama kamu, oh ya Orang tua kamu kenapa tidak ikut kesini...?"tanya Mama Nadia.


"Maaf Tante, Papa dan Mama udah pulang tadi karena ada urusan mendadak,salam buat Tante kata nya"jawab Rio.


"Rio kenapa kamu tidak kabarin Tante tadi"ucap Mama Nadia.


"maaf Tante Rio juga baru tau nya pulang kerja tadi, Mama sama Papa udah gak ada di rumah"terang Rio.


"oh begitu, ya sudah salam kembali ya buat Orang tua kamu Rio"ucap Mama Nadia.


"iya Tante entar Rio sampaikan"jawab Rio.


"ya sudah kalian lanjut saja ngobrol nya ya, Tante istirahat dulu"ucap Mama Nadia.


"iya Ma, good night Ma"ucap Nadia.


"iya sayang"jawab Mama Nadia.


"selamat istirahat ya Tante"ucap Rio.


"iya Rio"jawab Mama Nadia lalu beranjak pergi menuju ke kamar nya.


...


"papa,dari mana Papa tau Arka ada di sini...?"tanya Arka.


plak.. sebuah tamparan mendarat di pipi Arka.


"dasar anak tidak tahu diri ,tidak tahu di untung. Berani nya kamu mempermalukan Papa kamu sendiri ,ini balasan kamu setelah apa yang sudah Papa lakukan buat kamu selama ini"ucap Papa Arka.


"Arka heran ya sebenar nya Papa itu orang tua kandung Arka atau bukan sih...?"tanya Arka.


"apa maksud kamu...?"tanya Papa Arka.


"kok ada ya orang tua yang selalu mengungkit-ungkit apa yang udah di lakukan untuk anak nya, bukan nya itu wajar ya, ini malah di tuntut balasan, harus ngelakuin hal yang salah yang jelas-jelas gak mau anak nya lakuin. Apa jangan-jangan Arka ini bukan anak kandung Papa ya"jawab Arka.


"kamu itu benar-benar...."ucapan Papa Arka terputus.


"akh..akh...."rintih Papa Arka.


Tiba-tiba saja Pak Boby merasakan jantung nya sakit lalu ia pun pingsan.

__ADS_1


"Papa... Papa kenapa Pa"teriak Arka khawatir.


Arka membawa Papa nya keluar dari hotel lalu bergegas pergi menuju ke rumah sakit.


"Pa jangan buat Arka khawatir, bangun Pa"pinta Arka saat tiba di Rs.


"maaf Mas silahkan tunggu di luar, biar pasien segera di tangani oleh Dokter"ucap Suster .


Pak Boby di bawa masuk ke ruang UGD, sedangkan Arka menunggu di luar ruangan.


"Pa maafin Arka Pa, ini semua salah Arka"gumam Arka lalu menangis tersedu-sedu.


...


"kamu tu mau ngapain sih malam-malam kesini, datang ke rumah aku... ?"tanya Cinta kepada Beni.


"aku mau nagih janji kamu Cinta"jawab Beni.


"janji, janji apa....?"Cinta bertanya dengan ekspresi kebingungan.


"kamu gak usah pura-pura lupa, pertunangan Arka dan Nadia batal. Aku kesini mau nagih janji kamu untuk meresmikan hubungan kita"terang Beni.


"oh soal itu, ha.. ha.. ha.. jangan mimpi kamu Ben"ucap Cinta dan tertawa.


"apa maksud kamu Cinta...?"tanya Beni.


"jangan mimpi buat jadi pacar aku, Arka dan Nadia gak jadi tunangan bukan karena rencana kamu, tapi karena Arka sendiri yang batalin, jadi ini gak masuk dalam perjanjian"terang Cinta.


"enggak, udahlah Beni jangan pernah mimpi. Mendingan sekarang kamu pergi dan jangan pernah temui aku lagi"pinta Cinta.


"dasar cewek licik, tega ya kamu cuma jadiin aku seorang penjahat yang kamu manfaatin terus kamu campak aku gitu aja"ucap Beni.


"kamu aja yang begok gak pernah sadar kalau dari awal aku gak pernah serius sama kamu,jadi sampai kapanpun gak akan pernah"ungkap Cinta.


"heh oke lah aku akan pergi dari hidup kamu, tapi ingat Cinta kamu gak akan bisa hidup tanpa orang-orang yang peduli sama kamu ,setelah aku menjauh, kamu pasti akan sadar siapa yang benar-benar sayang dan tulus sama kamu ,kamu pasti akan menyesal ,tapi sayangnya penyesalan itu udah terlambat"ucap Beni.


"hah emang kamu siapa...? gak usah ngomong panjang lebar urusin hidup orang, yang kamu ucapkan barusan itu gak akan pernah terjadi"ucap Cinta.


"aku benar-benar gak nyangka"ucap Beni.


"udah lah Ben, pergi sana"usir Cinta.


"tanpa kamu suruh, aku juga bakalan pergi kok dari sini"ucap Beni.


Dengan rasa kesal dan penuh amarah, Beni pergi meninggalkan rumah Cinta dan melajukan mobilnya menuju ke rumah Arka.


"aku harus cari Arka dan minta maaf ke dia, ini semua gara-gara cewek brengsek itu"gumam Arka.

__ADS_1


...


keesokan hari setelah pulang kerja,Ara dan sahabat-sahabatnya beserta pasangan masing-masing bertemu di sebuah cafe favorit mereka.


"seneng banget akhirnya kita bisa ngumpul kayak gini tanpa harus sembunyi- sembunyi lagi dari Mama karena aku keluar nya sama Rio"ungkap Nadia.


"iya syukurlah sekarang kalian udah di restui dan udah tunangan pula"ucap Ara.


"Minggu depan tinggal pasangan sahabat kita yang satu ini nih yang bakalan ganti status"sambung Sarah melirik Ara dan Leo.


"kita...?"tanya Leo.


"ya iya lah bro siapa lagi"jawab Bryan.


"tau nih, jelas-jelas hari Sabtu ini kalian yang gantian tunangan"sambung Rio.


"emang iya ya sayang...?"tanya Leo tersenyum kepada Ara.


"gak tau"jawab Ara tersenyum.


"gak boleh gitu dong, entar gak jadi beneran loh"ucap Nadia.


"Nadia...... "gumam Sarah.


"bercanda aja kok, maaf ya"ucap Nadia.


"kita juga bercanda kok, doain ya guys mudah-mudahan lancar"ucap Ara.


"pasti dong Ra kita doain"sahut Sarah.


"iya kita akan selalu doain yang terbaik buat sahabat kita"sambung Nadia.


"makasih ya guys"ucap Ara.


"iya sama-sama"jawab Sarah dan Nadia.


"oh ya ngomong-ngomong ingat gak Ra ada yang mau aku tunjukkin ke kamu waktu kita di danau kemarin tapi gak jadi...?"tanya Sarah.


"ingat, emang apa sih,bisa kasih tau sekarang gak...?"pinta Ara.


"iya jadi kemaren tu aku sama Bryan sempat ngeliat kalian, kamu dan Leo, kita makan di restauran yang sama, cuma kalian gak liat kita kayak nya, dan di situ aku liat kalian lagi mesra pegangan tangan jadi aku foto deh, kali aja mau kalian jadiin kenang-kenangan kan momen terpenting ini"jelas Sarah.


"oh ya kapan, dimana...?liat dong mana foto nya"tanya Ara.


"aku juga mau liat dong"pinta Nadia.


"oh ya bentar ini aku liatin ya foto nya"ucap Sarah.

__ADS_1


Seketika itu wajah Leo dan Bryan menjadi terlihat pucat.


***


__ADS_2